0
I Love Papua @love_papua
Judul skiripsinya. ๐Ÿ˜‚ Kalo di balik di Papua gmn? "Ancaman org Papua dari invasi penjajah Indonesia" pic.twitter.com/QUuurD9dFV
Expand pic
โ™‚๐’ฒ๐’พ๐’ฟ๐’ถ๐“Ž๐’ถ โ™‚ @shiwie6
@reddishaine @cokiegig88 Min @love_papua ,itu thesis kan sdh ada linknya, kenapa tdk dipost linknya? Biar orang bisa baca isinya, bukan cuma judulnya
Rafflesia Arnoldi @reddishaine
Hai, you guys please read the whole thesis first before. I guarantee you'll find many different things there. Thank you. twitter.com/love_papua/staโ€ฆ
Rafflesia Arnoldi @reddishaine
Masih banyak yang ga ngerti esensi dan aturan penulisan judul karya ilmiah. Bagaimana itu disebut netral atau tidak. Ya kalau belum baca isinya, minimal tidak perlu mengumpat dulu.
Rafflesia Arnoldi @reddishaine
Membela? Tidak juga. Krn saya pernah membaca seluruh isi karya ilmiah tersebut. Karya ilmiah yang sesuai kaidah penulisan yang benar itu ga kayak karya ilmiah kalian-kalian yang tinggal bayar orang buat ngerjain. NO.
Rafflesia Arnoldi @reddishaine
Jadi, ayolah. Sebagai sesama pengguna, pembaca, dan penikmat yang pintar.. jangan hanya pintar membaca karya ilmiah dari judulnya saja. Jangan menurunkan level pendidikan kalian serendah itulah โ˜บ
Tiyo @tiyowprasetyo
@reddishaine Ada link ke isi skripsi tsb? Mau baca dong..
Rafflesia Arnoldi @reddishaine
Silakan DM saya alamat email kalian yang BENAR-BENAR INGIN MEMBACA DENGAN CERMAT, bukan untuk disalahgunakan apalagi untuk memprovokasi pihak tertentu. I'm open my DM.
Rafflesia Arnoldi @reddishaine
Saya kirim email sekalian ya nanti, mohon sabar.
KITA vs OLIGARKI @toroisme
@love_papua Dari judulnya begitu tendensius. Naifnya, judul seperti itu semakin memperlebar jarak persatuan yang konon ini adalah "NKRI". Sehingga lupa siapa yang terancam dan mengancam. Beri saja kemerdekaan kalo memang merasa terancam. Semoga isinya lebih baik dan menyimpang dari judul ๐Ÿ˜‡
KITA vs OLIGARKI @toroisme
@reddishaine @love_papua Berkat Mbak @reddishaine saya sudah baca skripsinya. Terimakasih sebelumnya Mbak. Hemat saya, isinya begitu subjektif, sesuai dengan judulnya dan itu tak masalah dalam sebuah karya ilmiah. Memang manusia tak ada yang sempurna, sepembacaan saya, si Penulis begitu mendiskreditkan
KITA vs OLIGARKI @toroisme
@reddishaine @love_papua kelompok yang dimaksud. Hal tersebut dapat dilihat dari kuisioner dan penggunaan beberapa diksi dalam tulisan itu. Penggunaan metode penelitiannya tidak ada yang salah, hanya saja masih jauh dari baik. Semoga penelitian berikutnya dapat memberikan pencerahan bagi semuanya ๐Ÿ˜‡
Sarah๐Ÿ’๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ @makIqal
@reddishaine Itu judulnya dah kyk bensin nyiram api ๐Ÿ˜… org lom baca dah ngejugde
Vico Pradipta @vicopradipta
@reddishaine Sedih aku tu Ren :(. Ini bukan judul berita yang clickbait. Ini penelitian yang orang harus baca dari awal sampai akhir. Yang ada metode, hasil dan kesimpulan. Bukan asumsi doang. Tapi ilmiah (diuji). Tapi kok responnya kayak baca judul berita.
Rafflesia Arnoldi @reddishaine
@vicopradipta Lah sama. Kok nyama-nyamain judul karya ilmiah sama judul berita yg clickbait. Wong kalopun clickbait gini juga orang males baca kan. Yakin. Gapaham tp provokatif banget.
Vico Pradipta @vicopradipta
@reddishaine Haa bener. Spt cuitanmu tadi. Banyak akademisi yang rela nuruin level pendidikannya dengan ngetwit pisuhan tanpa tahu isi di dalamnya. Tanpa mengkritisi dalamnya. Tapi gencar mengkritisi kulitnya. Lha buat apa.
Rafflesia Arnoldi @reddishaine
@vicopradipta Akademisi pipa bocor. Lantang koar seakan paling tau dunia ilmiah seperti apa. Kritis aja ga mau, kok mau disebut akademisi.
Bajaj Tohari @Adamsiapa
@reddishaine Kita ga boleh menghakimi judul yg klikbait sensitif dan profokatif tapi harus baca dulu puluhan/ratusan halaman tesisnya. Gitu kak?

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.