0
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Assalamualaikum tweeps. Ketemu lagi dengan serial #NgajiHikam. Hari ini akan membahas hikmah ke-292. Baca picture berikut ini yah. Bismillah~>> pic.twitter.com/MG5NiEjkjm
Expand pic
Pesantren Sidogiri @sidogiri
He has abligated you to serve Him but in doing so, He has only obligated you to enter His paradise. “Tidaklah Dia (Allah) mewajibkanmu untuk berkhidmah (ibadah) kepada-Nya, melainkan sebenarnya Dia mengharuskanmu masuk ke dalam surga-Nya (kelak di akhirat).”
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Secara lahiriah, ketika memahami tujuan syariat berupa perintah & larangan-Nya, sepertinya Allah menuntut pelayanan (khidmah) dari hamba-Nya. Kosa kata “khidmah” memang terdengar familiar bagi mereka yang suka pelayan & ingin dilayani. Biasanya kalangan kaya & orang terhormat.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Padahal bagi Allah tidaklah demikian. Diantara sekian nama yang menyiratkan keagungan-Nya (Asmaul-Husna) ialah “al-Ghani”, yang berarti Sang Maha Kaya. Dalam QS Fathir [35]: 15, Allah berfirman mendaulatkan Dzat-Nya;~>> pic.twitter.com/3pA7wif1Yr
Expand pic
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Muslim yang mengerti makna penghambaan, pasti tahu kaidah-kaidah ketuhanan yang benar. Maka, dengan demikian syariat Allah yang berkonotasi “memerintah”, harus diterjemahkan sebagai ajakan Allah pada hamba untuk menuju jalan surgawi, meski terdengar seperti paksaan.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Begitu pula sebaliknya, syariat yang konotasinya “melarang”, maka sejatinya ia adalah larangan hamba agar tidak merusak tatanan hidup, apalagi gegabah dalam bersikap, yang dapat berakibat menghalangi dirinya dari surga. Hikmah ilahi jangan dilihat di satu sisi.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Perintah kebaikan & larangan berbuat buruk sebenarnya bukanlah ditujukan untuk-Nya. Dua opsi tersebut sejatinya diperuntukkah bagi hamba. Bahwa undang-undang tatanan hidup yang terlahir dari diskusi buah pikiran manusia, tidaklah cukup untuk membangun peradaban yang ideal.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Harus ada aturan-aturan khusus yang universal & dapat menaungi hak-hak seluruh komunitas, serta tidak ada bias. Maka, sangat dianjurkan memasukkan unsur aturan-aturan ilahi dalam perundangan manusia, yakni melalui premis al-Quran & Hadis Nabawi. Agar terjadi kesesuaian.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Andaikan suatu ketika ada oknum yang nakal atau kelewat batas, maka peraturan syariat yang akan membetulkannya. Jika kebebasan berekspresi dapat merubah manusia jadi seliar binatang, maka aturan Allah berfungsi sebagai pengerem yang membunuh nafsu manusiawinya.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Dengan demikian, secara tidak langsung aturan syariat merupakan solusi hidup. Seakan Allah ingin mengajarkan hubungan sosial yang baik & benar sesuai dengan norma manusiawi normal. Dalam QS an-Nahl [16]: 97, Allah berfirman~>> pic.twitter.com/9njEzDc0BZ
Expand pic
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Aturan ilahi sebagai prinsip hidup, tidak boleh dinyatakan bahwa Tuhan “ikut campur” urusan manusia. Allah adalah pencipta manusia, sudah seharusnya pula Allah yang mengatur kehidupan makhluk-Nya. Sangat tidak layak makhluk (ciptaan) mengkritisi Khaliq-nya (Sang Pencipta).
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Sebagai hamba, jangan pernah bersikap angkuh menimbang takdir Allah. Inilah instruksi dari QS al-Anbiya’ [21]: 23~>> pic.twitter.com/05ZAMeNpw5
Expand pic
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Islam tidak semenakutkan “inkuisisi” dalam sejarah doktrin agama kuno di Barat, yang hingga kini menyebabkan penganutnya membenci agama. Islam tidak pernah mengekang, tapi justru menjunjung tinggi kebebasan hamba. Adakah bukti yang menyatakan demikian?
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Jawabannya, tentu saja ada! Hikmah manusia hidup di muka bumi, sebenarnya telah menjawab pertanyaan ini, dalam QS al-Baqarah [20]: 30~>> pic.twitter.com/8FHdyFgI4h
Expand pic
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Agar ada manusia yang dapat mengeksploitasi segala ciptaan Allah secara benar. Agar ada seorang diantara mereka yang memimpin komunitasnya menuju kemajuan peradaban yang positif. Agar dapat dicetuskan seperangkat syariat dengan sistem tatanan kehidupan terbaik.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Seorang khalifah seperti menerjemahkan kehendak Allah, yang ia pahami lewat instruksi ayat-ayat al-Quran & pesan-pesan Hadis Nabawi. Terutama yang berkaitan erat dengan cara membangun manajemen sumber daya manusia Islami, yang berkesesuaian dengan aturan ilahi.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Maka, memilih pemimpin bangsa semestinya didasari oleh prinsip maslahah lil ummah, yang mengayomi semua kalangan & mewakili seluruh komponen masyarakat. Sangat tidak baik memilih pemimpin dengan kecenderungan tertentu & hanya melihat hidup berbangsa secara parsial.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Hidup damai jangan dilihat sebagai satu hak, sebab ia merupakan milik semua orang. Jika semut bisa membangan koloni yang besar untuk melindungi komunitasnya, kenapa masyarakat manusia yang dibekali kecerdasan akal tidak bisa membangun sistem yang lebih hebat dari itu?
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Kesimpulan akhirnya, Allah memeritah hamba untuk menyembah-Nya, menentukan batasan-batasan syariat & melarang segala perbuatan buruk, tak lain demi kebaikan hamba itu sendiri. Hamba yang istikamah mengikuti jalan-Nya, insyaallah, akan dilimpahi nikmat surga kelak.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Sebaliknya, hamba yang tega mendurhakai Allah, ia akan di guyur siksa pedih neraka kelak di akhirat. Bahwa ketaatan & maksiat hamba, tidak pernah berpengaruh signifikan bagi Dzat-Nya. Setiap takdir baik atau buruk, semuanya bertujuan demi menempa keteguhan jiwa hamba-Nya.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Sabarkah ia di dunia, atau tidakkah? Ingin sukses, atau tidakkah? Semua keputusan hidup ada di tangan hamba. Semakin ia mengemis kepada-Nya, semakin Dia mengasihi hamba itu. Maka, berbahagialah bila Anda menjadi bagian hamba Allah yang terpilih.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Demikian kultwit #NgajiHikam sore ini. Selamat beraktivitas kembali, semoga esok hari dimudahkan segala urusan; dicerahkan jalan kemuliaan. Ada banyak cara menghadapi cobaan hidup, begitupun ada banyak cara menuju kesuksesan hidup. Semoga sukses, wassalamu'alaikum tweeps...

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.