0
Swaramerah @swaramerah
Budiman Sudjatmiko adalah seorang aktivis dan politisi dari Partai Rakyat Demokratik. Publik mengenalnya ketika dituduh mendalangi gerakan menentang Orde Baru. #Swaramerah #SwaraTokoh #PDIPerjuangan #Budimansudjatiko #Orba #Parlemen pic.twitter.com/PmOD0rxfNH
Expand pic
Swaramerah @swaramerah
Budiman dituduh bertanggung jawab dalam Peristiwa 27 Juli 1996 dalam penyerbuan kantor Partai Demokrasi Indonesia dan kemudian divonis dengan hukuman 13 tahun penjara. #Swaramerah #SwaraTokoh #PDIPerjuangan
Swaramerah @swaramerah
Budiman hanya menjalani hukuman selama 3,5 tahun setelah diberi amnesti oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada 10/12/1999. Selepas dari penjara, Budiman kembali menempuh pendidikan Ilmu Politik di Universitas London & Master Hubungan Internasional di Universitas Cambridge, Inggris.
Swaramerah @swaramerah
Setelah kembali ke Indonesia, pada 2004 bergabung ke PDI Perjuangan, dan membentuk REPDEM (Relawan Perjuangan Demokrasi), sebuah organisasi sayap partai. #Swaramerah #SwaraTokoh #PDIPerjuangan
Swaramerah @swaramerah
Saat ini, Budiman menjabat sebagai anggota DPR RI dari PDI Perjuangan (dari Dapil Jawa Tengah VIII & duduk di komisi II yg membidangi pemerintahan dlm negeri, otonomi daerah, aparatur negara, & agraria dan juga merupakan Wakil Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Desa.
Swaramerah @swaramerah
Budiman merupakan orang yg aktif dlm menggalakkan demokrasi di negeri dan tahu betul apa yg terjadi di masyarakat karena ia sering melawat ke sejumlah daerah di Indonesia bukan hanya dapil yg ia pegang. Semangatnya ini membuahkan nya menjadi Timses Jokowi-Amin untuk Pilpres 2019.
Swaramerah @swaramerah
Apa yang terjadi dengannya dulu itu merupakan pembelajaran bagi semua orang, bahwa demokrasi di negeri ini masih ada kuasa dari pihak tertentu, sementara rakyat masih dalam ambang kebingungan. Itulah yang ia perjuangkan selama menjadi Anggota DPR RI. #Swaramerah #SwaraTokoh
Chairul @Chairul1210
@ILC_tvOnenews @budimandjatmiko @karniilyas Tokoh PRD (Partai Rakyat Demokratik) yg hanya ikut Pemilu 1x saja thn 1999, krn ndak laku dijual, maklum aja
ichwan prasetyo @ichwan_prasetyo
Saya menikmati propaganda pada era Partai Rakyat Demokratik membangun sejarah melawan otoritarianisme dan militerisme Orde Baru. Propaganda dan agitasi yang mereka suguhkan mencerdaskan. Beda jauh dengan propaganda era kontestasi pemilihan presiden kali ini: nyebahi.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.