Pasca Kemenangan Trump, Elit Demokrat Amerika Serikat meninggalkan Jokowi by @IreneViena

Elit P Demokrat yg sebelumnya menjadi penguasa AS di bawah Presiden Obama, dgn mudah memanfaatkan pengaruh Gedung Putih utk mengerahkan sumber daya dan kekuatan utk mewujudkan kemenangan Jokowi Skrg PD tdk dapat mendukung Jokowi scra maksimal.
Party politician 2019GantiPresiden
0
Irene @IreneViena
1. Banyak kalangan memprediksi Prabowo-Sandiaga Uno akan menang besar pada Pilpres 2019 yad, terlepas dari tudingan ketidaknetralan KPU, Polri, TNI, media, birokrasi, kepala daerah dst. Keyakinan ini menguat karena dinamika politik global & domestik yg selama 3 tahun terakhir
Irene @IreneViena
2. Peta politik global bergeser, semula menguntungkan Jokowi, skrg untungkan Prabowo Setidaknya, kekuatan Global pendukung Jokowi tdk lagi signifikan seperti 2011-2014. Kekalahan Hillary Clinton, tampilnya Trump sbg POTUS jadi penyebab Tinggal China-Komintern di balik Jkwi
Irene @IreneViena
3. Elit P Demokrat yg sebelumnya menjadi penguasa AS di bawah Presiden Obama, dgn mudah memanfaatkan pengaruh Gedung Putih utk mengerahkan sumber daya dan kekuatan utk mewujudkan kemenangan Jokowi Skrg PD tdk dapat mendukung Jokowi scra maksimal. Terlebih setelah ahok tenggelam
Irene @IreneViena
4. Ahok adalah faktor penting karena dia adalah figur utama yg akan dijadikan presiden RI berdasarkan rencana dan kesepakatan PD AS - P Komunis China. Bukan Jokowi. Jokowi hanya target antara. Utk mengantar Ahok, The First China to be President of Indonesia. Skenari ini gagal
Irene @IreneViena
5. Ketika AS-China sepakat utk menjalankan agenda sekulerisasi (Islam) di Indonesia 11 Maret 2007, Ahok belum muncul sbg proksi AMHP-LBP cs usulkan Jokowi ke J Riady, utk diteruskan ke AS-China sbg proksi Usul disetujui, namun China-J Riady akan menentukan proksi sendiri
Irene @IreneViena
6. Sebelum nama ahok/Zhang Wan Xie (bahasa Indonesia=Pangeran Putra Mahkota) muncul, Jokow bolak balik Solo-China utk pembekalan politik di PKC China, ditemani mantan Ketua LBH Jakarta- agen BIN kader AMHP: Rudi Alfons (skrg Ketua Div Hukum P Golkar)
Irene @IreneViena
7. Jokowi adalah angkatan I mendapat pembekalan politik di PKC. Menyusul angkatan II dan III dari politisi2 PDIP. Lalu terhenti karena terungkap ke publik dan ditolak keras oleh alm Taufik Kemas
Irene @IreneViena
8. Nama ahok mencuat, setelah dia berhasil menunaikan agenda Trihatma Haliman (Agung Podomoro): menghapus kewajiban Podomoro kepada Pemda DKI sebesar Rp763 miliar (kasus Taman BMW) Ahok ditempatkan Trihatma sbg staf khusus Gub DKI Sutiyoso utk menjalankan misi korupsi itu
Irene @IreneViena
9. Ahok dibawa ke James Tjahja Riady, nama Basuki Indra diganti dgn Basuki Tjahja Riady, disusupkan ke Golkar, terpilih sbg agta DPR 2009-14, ditempatkan di Kom II (Pertanahan/Pemerintahan). Mengamankan agenda Cukong Sejak itu ahok resmi jadi proksi utama China-AS-Cukong
Irene @IreneViena
10. Kebangkitan umat Islam sebagai respon dari penindasan dan agenda sekulerisasi yg dilancarkan Ahok, selama menjabat wakil dan Gub DKI jakarta, menyeret Ahok ke penjara (?) Meskipun utk kasus2 korupsinya Ahok masih bisa dilindungi oleh KPK
Irene @IreneViena
11. Kebangkitan umat Islam di bawah komando Habib Riziq Shihab menjadi penyebab utama gagalnya Grand Scenario -China-AS-Cukong Peluang Ahok semakin tertutup akibat kekalahan Hillary Clinton dari Donald Trump pilpres pada 4 Nop 2016 Sejarah berulang kembali Seperti pada 2004
Irene @IreneViena
12. Pada pemilu 1999 PDIP bisa menang besar karena faktor James Riady-China-AS (Presiden Clinton) Ketika 2001 Al Gore - PD dikalahkan Bush-PR maka dukungan AS kepada rezim PDIP sirna Bush-PR mengendors SBY sebagai Presiden RI SBY-JK vs Mega-Hasyim Muzadi SBY-JK menang telak
Irene @IreneViena
13. Pada Pilpres 2019 Kembali duet PDIP-NU (Jokowi-Maruf) diusung menghadapi Prabowo-Sandi AS di bawah Trump bukan sekutu China Trump bukan Clinton yg adalah sahabat karib James Riady. Jokowi-Maruf hanya didukung China, Komitern-Elit Demokrat AS (Clinton, Obama cs)
Irene @IreneViena
14. Itu sebab kita tidak lagi menyaksikan para petinggi AS dan negara sekutunya bolak balik ke Jakarta seperti menjelang pilpres 2014 lalu Jokowi sdh kempes. China juga tdk bisa diharapkan full support karena lagi babak belur disikat Trump Adios Jokowi ! Welcome Home ...
Irene @IreneViena
15. Dinamika Politik Global yg merugikan Jokowi ini disadari oleh CSIS-Riady-Jend Merah, para Dewa dibalik Jokowi Konsolidasi kekuatan domestik jd andalan utk selamatkan posisi Jokowi yg di ujung tanduk Perampokan Sumber Daya Negara, BUMN, dll utk memaksimalkan logistik pilpres
Irene @IreneViena
16. Pencurangan pemilu pilpres menjadi tumpuan Mobilisasi jutaan pemilih ilegal (termasuk oleh WN China yg gunakan EKTP aspal): 1. Dgn mark up jumlah pemilih DPT 2. Penambahan 255 ribu TPS baru 3. Penambahan 7.120 Desa Baru 4. PKPU yg izinkan memilih di TPS hny dg bawa EKTP
Irene @IreneViena
17. Di samping itu, penggelontoran besar2an dana Bangdes akan jadi pintu masuk utk menjadikan kepala desa sbg sandera politik: harus bantu Jokowi menang atau jadi tersangka Modus ini terbukti efektif di Pilkada 2018 Skrg banyak Kepala Daerah, Agta DPR terpaksa jadi kader Nasdem
Irene @IreneViena
18. Modus seperti ini hanya puncak gunung es dari Ops Mafia Politik menyandera tokoh tertentu utk mendukung kemenangan di Pemilu dan Pilpres 2019 Cara2 seperti ini harus diketahui rakyat, dicegah, dilawan, dimusnahkan Partai dan tokoh boneka China-Cukong tidak boleh eksis di RI pic.twitter.com/Gv0eUOYwB4
Expand pic
Irene @IreneViena
19. Penambahan TPS 255 ribu dari 546 ribu menjadi 801 ribu TPS oleh KPU adalah absurd. Pada pemilu 2009 & 2014 jumlah TPS bertambah menjadi 546 ribu TPS didasarkan atas ALASAN yg sama: agar per DPT per TPS maks 300 pemilih Terlebih jumlah pemilih 2019 lebih kecil dari 2014
Irene @IreneViena
20. Setelah dikecam dan dikritik habis2an selama satu tahun penuh, KPU mengakui DPT 2014 terlalu besar. Rencana mark up DPT 2019 hingga mencapai 198 juta pemilih gagal. Penetapan DPT 185 juta juga masih mencantumkan 26-30 pemilih ganda/fiktif DPT 2019 ril hanya 159,6 juta
Irene @IreneViena
21. Kepada semua rakyat Indonesia, mari kita berjuang sekuat tenaga mewujudkan DPT akurat. Karena inilah prasyarat utama dan pertama agar pemilu-pilpres 2019 jurdil Agar demokrasi dan kedaulatan rakyat tdk dirampok Cukong-China-CSIS-Jend Merah-Bandit2 politik tengik !
Irene @IreneViena
22. Waspadai sabotase IT KPU Pada Pilpres 2014 IT KPU diduga keras disabot oleh JL pakar IT alumnus MIT antek James Riady Walau pun penetapan hasil pemilu/pilpres berdasarkan manual, namun hasil rekap IT dapat menggiring publik dgn opini sesat (hasil pilpres) yg mereka ciptakan
Irene @IreneViena
23. Rekayasa Opini sangat menentukan kemenangan pilpres karena memberi legitimasi atau justifikasi terhadap hasil pilpres yg sudah dicurangi. Pilkada 2018 lalu, khususnya Pilkada Jawa Barat, modus ini terbukti efektif mengubah hasil pilkada yg sebenarnya: Gubernur yg tertukar
Irene @IreneViena
24. Jika pilpres 2019 berlangsung jurdil, insya Allah Prabowo - Sandi pasti menang telak. Namun, Para Gubernur di propinsi2 yg Prabowo Sandi pasti menang besar, sdh disandera oleh institusi hukum utk kepentingan Jokowi
Irene @IreneViena
25. Hasil Survey Elektabilitas terakhir (20 Sept 2018) menunjukan: Prabowo-Sandiaga Uno menang di seluruh Indonesia kecuali: 1. NTT 2. Bali 3. Kaltara 4. Papua Seluruh Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, NTB, Maluku dimenangkan Prabowo Sandiaga Uno
Load Remaining (1)

Comment

Login and hide ads.