Memaafkan dan Meminta Maaf, Sebuah Sikap Teladan dari SBY

Chirpified
0
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

1. Sikap memaafkan adalah sikap kelapangan berfikir dan keluasan hati SBY. Sikap pribadi yang telah dewasa. Sikap seorang negarawan dan seorang Ayah dan kakek, dan seorang politisi lintas negara. pic.twitter.com/aOKLO8fT2b

02/10/2018 07:32:26 WIB
Expand pic
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

2. Sedangkan disisi hukum yang dilanggar, maka hukum tetap berlaku. Kedaulatan hukum menjadi panglima penegakan keadilan bagi pelanggar. Tidak memakai helem bagi pengendara mesti ditilang oleh Polisi lalu lintas. pic.twitter.com/8T7tOkmWYa

02/10/2018 07:33:38 WIB
Expand pic
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

3. Permainan isu, ujaran kebencian, hoaks, kampanye hitam. Apakah ini menjadi pembelajaran baik bagi demokrasi yang berideologikan Pancasila?. Mari kita bertanya kepada diri kita sendiri dan juga ajaran agama yang kita anut dan yakini.

02/10/2018 07:34:10 WIB
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

4. Adakah ini termasuk suruhan, atau larangan. Kenapa pikiran dan tangan bersepakat? Pertanyaan ini butuh kejujuran dalam diri kita. Kejujuran yang mesti menjadi benteng bagi setiap manusia Indonesia.

02/10/2018 07:35:04 WIB
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

5. Demokrasi yang kita gunakan hari ini, bukanlah demokrasi bebas sebebasnya. Tanpa memperdulikan hak orang lain. Berbeda pilihan adalah keniscayaan.

02/10/2018 07:35:30 WIB
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

6. Sedangkan menebar fitnah dan membongkar aib dan menjadi ladang pencarian adalah memelihara dan mengajarkan kerusakan akal budi yang menjadi ketidakelokan demokrasi yang menjadi budaya bangsa.

02/10/2018 07:36:00 WIB
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

7. Sikap seseorang pemimpin, setidaknya dapat didengar dari ucapan langsung, kebijakan yang digulirkan melalui UU, Peraturan Pemerintah, Program dan keberpihakan.

02/10/2018 07:36:18 WIB
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

8. Sikap kejujuran mengakui keadaan diri dan realitas masyarakat adalah modal pemimpin untuk memandu masyarakat ke arah yang lebih baik, lebih elok.

02/10/2018 07:36:41 WIB
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

9. Resonansi pikiran dapat dirasakan dan dimegerti bila nurani dan akal budi masih hidup. "Di negara manapun, termasuk di negara kita pemilihan umum sering melahirkan jarak.

02/10/2018 07:37:01 WIB
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

10. Ada kompetisi yang kadang-kadang keras, kadang-kadang saling menyerang dalam tanda kutip untuk kemenangan pemilihan umum."

02/10/2018 07:37:16 WIB
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

11. Inilah kejujuran membaca realitas dari Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. pic.twitter.com/b0AIcPWy3F

02/10/2018 07:39:09 WIB
Expand pic
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

12. Dari kejujuran, maka menggerakkan kesadaran untuk melakukan banyak hal dalam perbaikan berkesinambungan.

02/10/2018 07:39:47 WIB
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

13. Dari kejujuran, maka menggerakkan kesadaran untuk melakukan banyak hal dalam perbaikan berkesinambungan.

02/10/2018 07:40:20 WIB
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

14. Tuntunan yang secara sadar menjadi pemimpin masyarakat atau dianggap pemimpin oleh masyarakat melalui mekanisme politik, sosial mesti menyiapkan kelapangan hati, keluasan berfikir dan cita-cita yang menginspirasi lintas generasi.

02/10/2018 07:40:33 WIB
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

15. "Pemimpin baik pada tingkat nasional maupun tingkat pada tingkat daerah, baik pemimpin formal maupun pemimpin tidak formal harus lebih berkorban membimbing rakyat. pic.twitter.com/08uSvVZBvj

02/10/2018 07:41:47 WIB
Expand pic
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

16. menunjukkan arah kemudian dalam suka dan duka ia juga merasakan, memberi contoh bahkan dia harus mengorbankan waktunya, mengorbankan tenaganya, mengorbankan pikirannya untuk mencapai tujuan." pic.twitter.com/Lz2PRa9Je9

02/10/2018 07:42:34 WIB
Expand pic
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

17. Keniscayaan menuai kritik adalah pembentukan karakter pemimpin. Penempaan hidup untuk tetap berada dalam koridor moral dan etika. Bila pemimpin sedikit saja oleng dan tergelincir. Maka masyarakat akan ikut dan menjadikan legitimasi untuk mengikuti kesalahan.

02/10/2018 07:43:06 WIB
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

18. "Sebagai pemimpin, sebagai pejabat sering menghadapi kritik, kecaman di media massa, banyak tempat, itu juga menuntut ketegaran, kesabaran, karenanya kita tidak boleh berputus asa dengan semua itu.

02/10/2018 07:43:30 WIB
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

19. Saya kira itu juga merupakan bentuk pengorbanan yang mesti kita lakukan sebagai bagian untuk mencapai tujuan yang mulia."

02/10/2018 07:43:45 WIB
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

20. Maaf-memaafkan harus kita lakukan. Manusia bijak, manusia yang arif adalah mereka yang selalu membuka hatinya untuk memaafkan kepada yang lain. pic.twitter.com/QwH9NB4v0C

02/10/2018 07:44:28 WIB
Expand pic
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

21. Dengan memaafkan, ada kesadaran baru yang bisa menjadi awal bagi terbinanya persatuan yang lebih kuat yang pada akhirnya akan memperkuat tali persaudaraan anak bangsa. pic.twitter.com/40Jw3OzuWg

02/10/2018 07:45:00 WIB
Expand pic
Hendi Kusuma @hendikusumaaa

22. Indahnya bila pemimpin bangsa, penguasa negara mencontohkan sikap memaafkan dan meminta maaf. Supaya pemilu kita sejuk, damai sesuai dengan deklarasi pemilu 2019. pic.twitter.com/k5CpvqfiKr

02/10/2018 07:46:13 WIB
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!