0

Banyak hal-hal yang menyebabkan gesekan antar suporter bola contohnya: nyanyian rasis, kata-kata kotor Maaf seperti kata "Anj*ing, gestur tubuh dengan mengacungkan jari bahkan ada ajang untuk mempertunjukkan kehebatan di sosial media.

Yang pertama gesekkan-gesekan antar suporter ini bisa diatasi jika ada aturan tegas yang dibuat federasi dan diteruskan ke pihak operator dan pihak penyiaran bahwa didalam stadion harus bersih dari yang diatas. Di dalam stadion itu murni brand dari pihak sponsor ship. Dalam sisi broadcasting banyaknya tulisan membuat seperti umpatan atau sebagainya dalam siaran langsung (Live) terkesan kurang menarik.bahkan terkesan "JOROK". Apalagi kalau disaksikan oleh orang luar negeri melalui streaming, YouTube dsb.

Kita bisa mencontoh Liga Meksiko, yang diproyeksikan akan menjadi pesaing liga Top Eropa seperti Liga Inggris dan Spanyol di masa depan.

LIGA BBVA MX @LigaBBVAMX
Toda vez que la lluvia ha cesado, y que las condiciones en la cancha del Estadio Nou Camp son aptas para el desarrollo del partido, en este momento se reanuda el duelo entre @clubleonfc y @LobosBuapMX de la #Jornada10 #Apertura2018#SienteTuLiga#AbrazadosPorElFutbol pic.twitter.com/QzPRwL0rPE
Expand pic

Itu untuk di dalam stadion, kalau untuk diluar stadion mungkin cara yang tepat adalah seringnya berkumpul dan bertemu antar para suporter di Indonesia.

Saya pikir untuk yang benar-benar suporter sejati ataupun Para senior yang sudah lama pasti akan mengutuk keras terjadinya kekerasan antar suporter. Tapi bagi suporter -suporter yang ABG, yang jiwanya masih labil inilah yang sulit, karena mereka itu masih mencari jati diri, bahkan sering perang umpatan dan kata makian di sosial media. Anda bisa cek sendiri di sosial media mereka.

Inilah yang selalu menjadi gesekan dilapangan, bahkan selalu terjadi gesekan di perbatasan seperti pelemparan, sweeping, tawuran dan sebagainya. kita kembali lagi kepada kultur dan lingkungan sosial.

Untuk mengatasinya mungkin bisa dikasih teguran oleh pemimpin suporter, baik melalui lisan atau tulisan, bila tidak mau ya sudah coret dan banned dari anggota dan umumkan di media sosial fans klub atau suporter bahwa si Anak,alamat ini, akun media ini sudah tidak lagi menjadi suporter si A. Dan hal-hal yang dilakukan kedepan adalah bukan atas nama suporter tapi atas nama pribadi. Jadi pihak suporter khususnya benar-benar suporter sejati tidak akan dirugikan nama baiknya. Karena banyak sekarang pelaku hanya mengatasnamakan saja. Sehingga semua nama suporter tercoreng.

Kompetisi itu hanya 90 menit, hanya di dalam stadion di lapangan ketika diluar stadion kita kembali ke profesinya masing-masing.

Akan tetapi ketika mereka sudah disatukan dalam kostum Timnas (Garuda di dada) maka sifat fanatisme antar klub tersebut hilang dengan seketika. Jadi banggalah seorang yang menjadi suporter Timnas.Suporter Timnas Indonesia adalah suporter yang menyatukan kita semua.

Pesan saya jauhi permusuhan antar suporter, marilah kita berpegangan tangan dalam memajukan sepakbola Indonesia.Karena dalam Industri sepakbola suporter itu sangat berperan besar dalam kemajuan industri sepakbola. Tanpa suporter maka sepakbola itu terasa hambar.

Kita bisa memimpikan suatu saat Persib dan Persija dalam 1 stadion akur, Persebaya, Arema dan semua suporter bisa saling bahu membahu dalam membangun sepakbola.

Stop lah kekerasan sudah tidak zamannya lagi, mulai sekarang kita bisa.buktikan menjadi suporter yang beradab.

Kita akan bersama-sama dalam Satu kesatuan suporter yang terbesar di dunia yaitu suporter Timnas Indonesia.

Dan suatu saat kita akan bersama-sama, sambil berpegangan tangan mengawal Timnas kepuncak kompetisi dunia.

Amin..

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.