0
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
[ Closed Plot w/ Client #33 ] Partner: @/MisukaMashi Theme: h A u N t E d > At Host Club > Current Time . . . Tema kali ini kembali membuat dirinya harus bermain peran menjadi arwah yang bertugas menghantui gedung tempatnya bekerja. Mungkin karena musim panas identik —
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
dengan kegiatan uji keberanian; jadi hal tersebut menginspirasi para manajer untuk menjadikan itu sebagai tema minggu ini. Seperti tema Vampire yang pernah diadakan, di mana dia pergi ke salon untuk merias dirinya agar terkesan seperti Vampire sungguhan. Maka kali ini, dia —
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
pergi lagi ke sana agar memberikan kesan bahwa dia memang sedang menjadi hantu. Setidaknya membuat wajah, bibir, serta bagian tubuh yang terlihat tampak pucat. Sengaja agar kliennya merasa bahwa dia sedang bersama hantu. Namun, siapa sangka kalau kali ini dia mendapatkan —
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
dirimu lagi sebagai kliennya? Senang, namun dia memilih untuk In Character. Setahunya hantu kebanyakan akan menampilkan aura dingin dan tak memperlihatkan ekspresi tertentu, kehadiran mereka juga tiba-tiba. Dan karena itu, kali ini dia tidak akan muncul dan menampilkan diri —
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
di hadapanmu, tetapi dari belakang. Takaomi mendapati dirimu sedang duduk di kursi yang tersedia di lobi; pastinya dia amat kenal dengan warna rambut serta aura yang kau miliki. Dan dengan gerakan yang penuh hati-hati serta sebisa mungkin tak terdengar ketukan sepatunya, —
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
perlahan dia mendudukkan diri di samping dirimu. "Sendirian... saja, Kasumi-chan...?" [Tag: @MisukaMashi]
島花澄 @MisukaMashi
@Host_Takaomi Kasumi tahu tentang tema apa yang tengah digunakan oleh Host Club kali ini, tapi ia tak menyangka bahwa salah satu hostnya begitu bersemangat dan serius dalam mendalami perannya sebagai hantu. Hampir saja dirinya melompat dari sofa karena tiba-tiba mendengar suara Takaomi di —
島花澄 @MisukaMashi
— sebelahnya. "Goddammit, Takaomi!" Sontak tangannya melayangkan pukulan lemah di lengan pria yang entah datang darimana—karena tak terdengar langkah kakinya—itu Jujur saja, nona muda yang satu itu termasuk penakut meski ia tidak mau mengakuinya. { @Host_Takaomi }
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
@MisukaMashi Takaomi tadinya mengarahkan pandangan ke depan. Dan ketika merasakan pukulan lemah pada lengannya, dia menoleh ke arah dirimu dengan gerakan pelan. Tidak ada perubahan ekspresi pada wajah walaupun sebenarnya ingin tertawa. Dia tidak menyangka akan mendapat reaksi —
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
@MisukaMashi yang menarik darimu. "Aku dengar... ada yang menginginkan kehadiranku...," ucapnya sedikit pelan namun masih bisa di dengar oleh yang ada di dekatnya. "Makanya aku datang. Dan apa kau tau...? Aku selalu memperhatikanmu...~"
島花澄 @MisukaMashi
@Host_Takaomi Melihat sang host tidak bereaksi sesuai ekspektasinya, dimana ia mengira akan ditertawai karena benar-benar terkejut, Kasumi bisa merasakan bulu kuduknya merinding. Entah dari gerakan Takaomi yang terlalu lambat, wajah pucat pria itu, atau apa yang dikatakannya dengan lirih —
島花澄 @MisukaMashi
@Host_Takaomi — pada Kasumi. Yang jelas gadis itu sangat tidak menyukai suasana ini. Lebih tepatnya, dia takut. "Hentikan candaanmu, Takaomi. Cepat kirim aku ke mejaku." Meski mencoba terlihat berani, tapi terlihat jelas ia takut. Buktinya sampai salah menyebut 'antar' menjadi 'kirim'.
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
@MisukaMashi Rasanya dia ingin melepas topeng peran ini dan bersikap seperti biasa, namun dia tak ingin menjadikan tema kali ini sama saja seperti biasa. Walaupun mungkin saja, perlahan dia bersikap seperti biasanya. "Aku ini hantu... bukan penyihir," Takaomi bangkit dari —
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
posisi duduk. "Aku tidak bisa menjentikkan jari dan... membuatmu terkirim ke tempat... yang kau mau..." Setelah itu, tangan kanan dia gunakan untuk menarik dirimu agar ikut bangkit dari posisi duduk. "Ayo... ikut aku..." Matanya yang tadi menatap datar, —
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
kini dia lebarkan; melototi dirimu. Sementara hatinya sudah terkekeh kini. Astaga, kenapa dia jadi geli sendiri sekarang? Kemudian, dia melangkah menuju ke arah lift sembari terus menarik dirimu. "Kalau kau takut... aku semakin senang." [ @MisukaMashi ]
島花澄 @MisukaMashi
@Host_Takaomi Menyadari kesalahannya dalam memilih kalimat, gadis itu mengumpat dalam hati. Biasanya ia akan sangat berhati-hati dalam merangkai kalimat, apalagi jika tengah mengunjungi tempat seperti ini. Ia ingin memberikan impresi yang baik dan membuat —
島花澄 @MisukaMashi
— kesan flawless. Siapa sangka malah tema kekanakan seperti ini yang membuatnya knock out. Sikap nona muda yang kerap kali ditonjolkan kini seolah tidak pernah ada, gaya bicaranya yang tinggi pun lenyap. Kini ia hanya seperti gadis penakut biasa, yang —
島花澄 @MisukaMashi
— sepertinya salah memilih tempat untuk menghabiskan Sabtu malamnya. Ketika tangannya ditarik oleh sang host, Kasumi hanya bisa membiarkan tubuhnya mengikuti dengan patuh. Hey! Siapa yang berani membangkang jika dipelototi pria bertubuh tinggi besar yang —
島花澄 @MisukaMashi
— seram begitu!? Gadis itu mengejar langkah Takaomi, jantungnya seperti melompat-lompat dari tempatnya. Pasalnya bukan hanya sikap pria itu saja yang seram, tapi dekorasi tempat ini juga seram. "Aku tidak takut, jangan meremehkanku." Tukasnya dengan suara —
島花澄 @MisukaMashi
— sedikit lebih tinggi, bukti dari usahanya menyembunyikan kegugupan. Ayolah. Hadapkan saja dia dengan perampok bersenjata, Kasumi akan lebih berani menghadapinya dibanding begini. { @Host_Takaomi }
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
@MisukaMashi "Oh... begitu?" Demikian tanggapan darinya setelah mendengar balasan darimu. Tidak takut, huh? Padahal dia sangat menyadarinya dari gerak-gerik yang kau ciptakan. Namun, dia memilih untuk tidak memancingmu dahulu; nanti saja kalau sudah sampai —
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
di lantai dua. Akhirnya sampai di depan pintu lift, dia pun menekan tombol yang berada di samping pintu besi. Dan tak lama, pintu tersebut terbuka dengan cara berpisah. Takaomi kembali menarik dirimu untuk masuk ke dalam. Tidak lupa, dia menyentuh tombol —
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
angka dua. "Kasumi-chan... kau mau berada di bagian indoor... atau outdoor...?" Takaomi bertanya; kepala dia toleh ke arahmu, dengan muka yang masih tak memperlihatkan ekspresi. "Kalau di indoor..." Belum sempat menjelaskan hingga selesai, —
Gojou Takaomi @Host_Takaomi
pintu lift kembali terbuka; menandakan mereka sudah sampai di lantai dua. Takaomi kembali menarik dirimu keluar dari dalam sana. "..." Diam; dia memilih menunggu pilihanmu saja. [ @MisukaMashi ]
島花澄 @MisukaMashi
@Host_Takaomi Kali ini Kasumi memutuskan untuk membuang muka ke arah lain, meski ia sebenarnya paling suka memandangi sisi wajah pria. Alasannya sudah jelas karena ia tidak mau melihat wajah pucat pria di sebelahnya. Meski tangan yang memegangnya hangat —
Load Remaining (272)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.