Path Resmi Tutup, Berikut Kilas Balik Aplikasi Path Jelang Tutup

Path, aplikasi media sosial akhirnya telah resmi mengumumkan akan menutup operasinya. Pengumuman tersebut diunggah hari ini, Senin (17/9) melalui situs dan akun Twitternya.
Twitter aplikasi mediasosial viralnow dave morin Facebook path
0

Media sosial Path, yang memungkinkan penggunanya untuk berbagi gambar, pesan dan lagu yang kita dengar saat ini, resmi akan tutup.

Aplikasi yang diciptakan oleh Dave Morin itu mengumumkan kabar resminya yang ditulis di aplikasi itu sendiri dan Twitter.

Path mulai dibentuk pada tahun 2010, setelah sebelumnya, Morin, sempat bekerja selama empat tahun di Facebook. Selama bertahun-tahun aplikasi tersebut telah mencoba memberikan fitur terbaru ke pengguna, melalui teknologi dan desain. Namun, perjalanan Path kini telah resmi berhenti.

Path @path
It is with deep regret to announce that Path service will be discontinued. It has been a long journey and we sincerely thank each one of you for your years of love and support Path. Please visit here path.com/goodbye for more details. pic.twitter.com/rczKgx6ooW
Expand pic
Path @path
Thank you again for giving us the opportunity to serve you. For more details, please visit path.com/goodbye
URL path.com 185 users 5534 Path Simple, Personal Social Networking
URL akurat.co 1 Iptek | Bye, Path Resmi Tutup Begini ucapan perpisahan Path...

Aplikasi tersebut memang sempat berjaya dimasanya oleh para pengguna Indonesia.

Namun pernahkah kalian tahu sejarah aplikasi tersebut berdiri? Path berdiri pada tahun 2010. Mulanya, Path hanya memiliki 50 karyawan yang berbasis di San Francisco, California, AS. Kemudia aplikasi tersebut berkembang hingga membuka kantor cabang di Tokyo, Jepang, untuk memantau pasar Asia, yang di dalamnya terdapat banyak negara berkembang.

Sosok di balik aplikasi berlogo P adalah Dave Morin dan kini masih menjabat sebagai CEO. Sebelum menciptakan Path, Morin pernah bekerja di perusahaan Apple divisi marketing pada tahun 2003. Lalu ia pindah ke Facebook, menjabat sebagai Senior Platform Manager pada 2006. Pria lulusan University of Colorado Boulder pun sempat menyambangi Indonesia.

Saat itu, ia datang ketika Path tengah naik daun di Indonesia. Menurutnya, para pengguna Path di Indonesia ini sangat aktif dan setiap harinya menyumbang sekitar setengah dari keseluruhan aktivitas di Path. Artinya, 50 persen pengguna aktif harian Path berasal dari Indonesia. Lebih detilnya, Path lebih banyak diakses oleh pengguna Android yang mencapai 70 persen, sementara 30 persen sisanya berasal dari pengguna iOS.

Sementara dari sisi fitur, pengguna Indonesia lebih menyukai penggunaan fitur berbagi Musik dan Lokasi. Sedangkan secara global, fitur berbagi pikiran atau “update status” dan berbagi Foto menjadi favorit pengguna Path. Beberapa fitur yang telah disebutkan memang terbilang unik dari media sosial lainnya. Sayang, warganet kini telah berpaling ke media sosial lain.

URL akurat.co 1 Iptek | Kilas Balik Aplikasi Path Jelang Tutup Sosok di balik aplikasi berlogo P adalah Dave Morin...

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.