1
Zíα Ulhαq @zulhaq_

a part-time blogger and a full time father, yang setiap hari merayakan kehidupan dengan cara bersyukur; sesederhana itu kemewahan saya

https://t.co/ZKotqBOkdK
Zíα Ulhαq @zulhaq_
BERGURU SAMA PAK FA'AT Beliau adalah rider Gojek, usia 57 tahun, memiliki dua orang puteri. Puteri pertamanya lulusan Sastra Inggris UGM, puteri keduanya sedang kuliah semester 3 jurusan Hukum di Universitas Islam Indonesia (UII). pic.twitter.com/EioAYohTl7
Expand pic
Zíα Ulhαq @zulhaq_
Awal mula kami mengobrol adalah ketika saya menggunakan jasanya dari KM 5 untuk menuju ke KM 14 Kaliurang, Yogyakarta, beliau bilang: "Kebetulan, Mas, rezeki. Mas mau ke UII, pas saya berniat mau menjemput anak saya di UII. Alhamdulillah ketemunya pas."
Zíα Ulhαq @zulhaq_
Beliau bertanya apa sih bedanya jurusan Hukum Umum dengan Hukum Islam, beliau hanya pengin tahu lebih banyak tentang pendidikan anaknya. Saya menjawab ala kadarnya yang saya paham. Beliau semakin memperlambat laju motor karena kami sama-sama tidak terburu waktu. Santai.
Zíα Ulhαq @zulhaq_
Beliau tampak senang mendengar bahwa hukum yang dipelajari--selain ilmu dasar hukum umum--adalah hukum berdasarkan sudut pandang agama, yang berpegang teguh pada Al-Qur'an dab Hadist. "Syukurlah, anak saya bisa belajar seimbang antara ilmu dunia dan akhirat," katanya.
Zíα Ulhαq @zulhaq_
Waktu di tengah jalan Alastair--anak saya--minta berhenti karena kebelet pipis, kami pun mengobrol lebih banyak lagi, dan... cekrek! Di momen inilah foto di awal tweet ini diambil. 😊
Zíα Ulhαq @zulhaq_
Beliau pernah menjadi karyawan swasta, dua tahun-an lalu pensiun. Beliau pensiun saat puteri pertamanya baru lulus kuliah. Dua 'wisuda' yang berbeda kepentingan.
Zíα Ulhαq @zulhaq_
Uang pensiun dan dana tabungan yang beliau kumpulin selama bekerja, ia pakai buat bangun kos-kosan. Untuk operasional hari-hari beliau memilih menjadi rider ojek online.
Zíα Ulhαq @zulhaq_
Jadi tukang ojek bukan terpaksa, bukan perkara semata tuntutan ekonomi. Beliau senang berinteraksi, memberi salam sapa senyum tiap hari, mengantarkan orang pada tujuannya dengan selamat, dan mengobrol banyak hal dengan banyak orang, semua itu sesuatu yang sangat bernilai baginya.
Zíα Ulhαq @zulhaq_
Pak Fa'at senantiasa berusaha untuk tidak merepotkan anak-anaknya. Repot itu bagian orang tua. Nanti anak akan mendapatkan bagian itu saat menjadi orang tua.
Zíα Ulhαq @zulhaq_
Sehingga, saat puteri pertamanya berhenti bekerja karena memutuskan untuk menikah waktu baru dua tahun lulus, beliau sangat ridha. Puterinya memutuskan ikut suaminya tinggal di Jakarta, ya tidak ada sedikitpun keberatan.
Zíα Ulhαq @zulhaq_
Tapi yang namanya rezeki ya... tak disangka nyana, tahun lalu beliau dan istrinya mendapat kejutan dari menantunya: berangkat umroh bareng-bareng. Yay!
Zíα Ulhαq @zulhaq_
Yang paling berkesan lagi dari Pak Fa'at adalah murah senyumnya. Saya melihat beliau selalu tersenyum. Lebih tepatnya, saat sedang tidak tersenyum pun, wajahnya tetap tampak tersenyum.
Zíα Ulhαq @zulhaq_
"Senyum dulu baru bahagia. Bukan menunggu bahagia dulu baru senyum." 😊😊😊😊😊
Ihsan Rizki @IhsanRizki_48
@zulhaq_ @YoGojekYo Wajahnya ga mencerminkan umurnya ya, kalo yg ngga nanya umur pasti dikira masih 30-40 tahun ini 😄 semoga sehat terus bapaknya, banyak rezekinya dan dijauhkan hal-hal yang tidak diinginkan 👍😊
Septi @septunk
@zulhaq_ Selalu suka baca yang positif2 gini. Makasih sharingnya mase. :') Barakallah
MANRUD PRD @rahmanrudy
@zulhaq_ “Repot itu bagian orang tua. Nanti anak akan mendapatkan bagian itu saat menjadi orang tua.” Ngena juga nasihatnya. Saya juga sering ngobrol sama pengemudi iojek daring, karena pasti ada aja ilmu dan insight baru dari orang lain👍🏿
Zíα Ulhαq @zulhaq_
@rahmanrudy Itulah nikmatnya menjadi pendengar yang baik, selalu mendapatkan insight baru dari sesiapa saja.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.