31
Mande Austriono @mondododo
Salah satu alasan terbesar gw memutuskan untuk menjadi arsitek sebenernya adalah ingin mempunyai rumah yang dirancang sendiri. Ini adalah cerita proses perancangan rumah gw. — A thread; pic.twitter.com/Mgo3FJTqJp
 Expand pic
Mande Austriono @mondododo
Ngeliat kondisi keuangan gw waktu itu, hal yang pertama kali gw pikirin ketika memulai perencanaan rumah ini adalah membaginya menjadi 2 tahapan pembangunan. Tahap pertama adalah rumah dengan 1 ruang tidur, sedangkan untuk ruang tidur anak baru akan dibangun di tahap kedua.
Mande Austriono @mondododo
Berdasarkan dana yang tersedia, gw kemudian mengeset luas bangunan untuk tahap pertama dicukupkan di +/- 55m2. Dari situ gw memutuskan untuk membuat bangunan ini langsung 2 lantai dengan konfigurasi 30m2 untuk lantai dasar dan 25m2 untuk lantai atas.
Mande Austriono @mondododo
Ada alasan kenapa gw ga menghabiskan semua ruang di satu lantai. Kalau semua fungsi berada di lantai yang sama dan suatu saat jadi membangun tahap dua, mau gamau gw harus membongkar atap, dan itu ga murah lho.
Mande Austriono @mondododo
Ditambah bahwa kalau atap tersebut dibongkar, berarti gw mesti ngontrak rumah untuk sementara waktu. Yang berarti bakalan ada biaya tambahan selama proses pembangunan.
Mande Austriono @mondododo
Kondisi apabila dibikin 2 lantai dari awal keuntungannya adalah gw bisa meminimalisir sekat antar ruangan. Lantai atas sepenuhnya digunakan untuk ruang tidur. Toilet sebagai satu-satunya ruang yang mesti diberikan sekat, gw jadikan pembatas antara ruang keluarga dan dapur.
Mande Austriono @mondododo
Pintu masuk rumah dengan pintu keluar gw sengaja set dalam satu garis lurus. Gunanya adalah untuk memudahkan pekerja hilir mudik selama proses pembangunan tahap 2. Gw bikin dinding dapur berupa jendela penuh agar nanti ketika ruangan diperlebar, tukang hanya perlu melepas kaca.
Mande Austriono @mondododo
Tangga gw set di sebelah kiri. Pada ujungnya gw bikin lemari baju yang menempel pada dinding. Lemari ini menyatu dengan lemari baju utama, tapi gampang dilepas. Harapannya adalah ketika pembangunan tahap 2 selesai,gw tinggal lepas dan otomatis menjadi koridor ke ruang tidur anak.
Mande Austriono @mondododo
Penggunaan 2-tone warna, yaitu putih dan abu muda dipilih untuk membuat proporsi bidang yang tinggi ini tetap nyaman dilihat, sekaligus menegaskan batas antara tinggi pintu dengan bidang di atasnya. pic.twitter.com/YZ9G5Cqd1w
 Expand pic
Mande Austriono @mondododo
Nah untuk pintu depannya, gw pake GRC dengan finishing semen agar menghilangkan kesan ‘focal point’ pada pintu sekaligus menyamakannya dengan dinding di sampingnya.
Mande Austriono @mondododo
Untuk menghindari tampias di waktu hujan, gw juga udah mengantisipasinya dengan cara nyiapin kanopi sepanjang lebar pintu menggunakan pelat besi setebal 5mm. Ga perlu tebal-tebal juga kan sebenernya?
Mande Austriono @mondododo
Gw pengen rumah ini bisa jadi tempat dimana gw bisa merasakan kedamaian, ketenangan, dan kenyamanan setelah beraktifitas seharian penuh tanpa terganggu. Inilah salah satu alasan kenapa rumah ini ga punya jendela ke arah depan. pic.twitter.com/QGlwGsXTjS
 Expand pic
Mande Austriono @mondododo
Buat temen2 yg percaya feng shui pasti akan ngeh kalau ada yang ‘salah’ di rumah ini dari peletakan layoutnya. Ya, ada yang bilang kl pintu masuk itu ga boleh sejajar dgn pintu keluar karena katanya rejeki yang masuk akan bakalan cepet keluarnya. Tapi kenapa tetep dilakuin sih? pic.twitter.com/JCrQ18KYUn
 Expand pic
Mande Austriono @mondododo
Gw percaya orang jaman dulu menemukan teori itu pasti dgn niat yang baik. Jadi selama kita mencoba untuk memahami dan mengambil intisarinya ya kenapa ngga? Tapi kalo ga nemu, ya mungkin ga dipake juga gpp. Ya mungkin mirip lah ya sama istilah 'pamali' kalau di kebudayaan sunda.
Mande Austriono @mondododo
Di rumah ini gw sengaja menaro area sirkulasi di samping kiri rumah dengan alasan efektivitas ruang. Di ujung kiri adalah jalur sirkulasi vertikal, yaitu tangga, dan barulah di sampingnya ada jalur sirkulasi horizontal sebagai penghubung antara ruang satu dengan ruang lainnya.
Mande Austriono @mondododo
Langkah gw mengeset sirkulasi terlebih dulu dibanding dengan penentuan ruangan sebenernya mudah dipahami secara logika. Dengan hanya memanfaatkan satu sisi sebagai sirkulasi, berarti gw bisa memaksimalkan kegiatan di ruangan inti sesuai fungsi dari ruangan tersebut.
Mande Austriono @mondododo
Banyak yang bingung gimana caranya ngakalin ruang di bawah tangga agar bisa berfungsi maksimal. Ada yang menjadikan ruang tersebut sebagai gudang, ada juga yang menjadikan anak tangganya sebagai laci. Nah kalau di rumah ini, gw menjadikannya sebagai ruang makan. pic.twitter.com/3YI8CztwO5
 Expand pic
Mande Austriono @mondododo
Dengan lebar 85cm (selebar anak tangga di atasnya), ruang makan ini cukup untuk 2 (+1) orang. Untuk meja makannya, gw menggunakan meja custom berukuran 75x75 cm yang menempel ke dinding dan bisa dilipat apabila suatu saat ada acara yang membutuhkan space lebih besar. pic.twitter.com/isbaRi6vPd
 Expand pic
Mande Austriono @mondododo
Di samping meja, gw juga merancang tray yang berfungsi untuk naro rice cooker & snack di bagian atas dan microwave di bagian tengahnya. Tray ini portable, jd kl ternyata lagi banyak tamu dan membutuhkan tray, tinggal didorong aja karena ada roda di salah satu sisinya.
Mande Austriono @mondododo
Sekarang tentang toilet. Ketika desain rumah, gw selalu ngusahain untuk bikin area toilet nempel di sisi bangunan yang menghadap ke taman. Kenapa? agar cahaya matahari bisa tetep masuk dan udara bisa gampang bersirkulasi. Tapi beda kasus dengan MO-House ini.. pic.twitter.com/yWB68jEmSS
 Expand pic
Mande Austriono @mondododo
Karena di area belakang udah dialokasikan untuk dapur, jadi toiletnya berada di tengah rumah. Nah, trik agar udara dan cahaya matahari bisa masuk adalah gw buat jendela berbentuk vertikal di ujung ruangan dengan kaca yg dikasih celah. Simpel & ga perlu mengeluarkan banyak biaya.
Mande Austriono @mondododo
Semua fungsi toilet gw taro di satu sisi agar jalur sirkulasi tetep nyaman di sisi lainnya. Dimulai dari wastafel, disusul dengan closet, baru area shower di paling ujung. Lumayan tricky juga tuh nyari wastafel yang cocok, soalnya kalau kegedean kan bakal ngehalangin pintu.
Mande Austriono @mondododo
Suka mikir kalau dapur di rumah berasa kecil? Eits jangan sedih, dapur gw lebih kecil lagi. Haha.. Ya, service area di MO-House ini bisa dibilang mini kalau dilihat dari ukurannya, cuma 2,5 x 1,4 meter. Udah gitu, ada 3 fungsi di dalamnya yaitu dapur, kulkas, dan mesin cuci. pic.twitter.com/lktn29azUC
 Expand pic
Mande Austriono @mondododo
Dulu waktu proses ngerancang rumah ini, gw belum sempet nyari mesin cuci dan kulkas. Jadi supaya aman, gw mengalokasikan ukuran untuk kulkas dan mesin cuci masing-masing sebesar 70 x 70cm. Selebihnya baru untuk dapur, menyisakan ruang sepanjang +/- 110cm. Mayan lah ya.
Mande Austriono @mondododo
Tentang kitchen set, sebenernya gw udah ngebayangin suatu saat pasti akan membeli banyak barang2 kebutuhan masak, jadi gw bikinnya full sampe atas. Sengaja juga gw desain dengan pola tertutup karena barang dapur nanti kan pasti bentukannya beda, jadi ga keliatan berantakan aja. pic.twitter.com/kGmxDwfprR
 Expand pic
Load Remaining (21)
Login and hide ads.