2
Brii.. @BriiStory

Pencerita kisah seram berdasar kejadian nyata | Ingat, jangan pernah membaca cerita di sini sendirian, kadang 'mereka' gak hanya sekadar hadir dalam cerita..

https://t.co/vNng89w6gQ
Brii.. @BriiStory
Malam ini gw akan cerita pengalaman waktu kecil, terjadi pada pertengahan tahun 90an, waktu itu kalo gak salah masih kelas empat SD. Walaupun peristiwanya sudah lama, tapi gw masih ingat detailnya... Yuk.. #briikecil #memetwit @infomemetwit
Brii.. @BriiStory
Malam itu, sekitar jam satu tengah malam, gw terbangun oleh suara tante Erni yang memanggil-manggil dari depan pagar rumah, kamar gw memang letaknya paling depan, di belakang garasi, bersebelahan dengan ruang tamu, Ada apa tante Erni datang malam-malam?
Brii.. @BriiStory
Gw langsung bergegas membuka pintu dan berjalan menuju pagar untuk membuka gembok dan mempersilahkan tante erni dan Ika masuk, Ika adalah anak pertama Tante erni, waktu itu umurnya baru sekitar empat tahun, “Ada apa tan? Tumben malam-malam ke rumah?”, tanya gw penasaran.
Brii.. @BriiStory
“Gak ada apa2 Brii.., tante cuma mau tidur di rumah kamu malam ini..” begitu jawabnya, Gak lama kemudian Ibu dan Bapak ikutan terbangun, dan keluar kamar untuk menemui mereka, gw yg masih ngantuk berat langsung ngeloyor kembali masuk kamar.
Brii.. @BriiStory
Dari dalam kamar, terdengar obrolan Bapak, Ibu, dan tante Erni di ruang tamu. Tapi gw gak terlalu jelas mendengar pembicaraan mereka, mungkin karna udah ngantuk berat. Tapi yang pasti tante Erni bicara sambil menangis, saat itu gw gak tau knapa tante Erni menangis, **
Brii.. @BriiStory
Tante Erni adalah tante favorit gw, dia adalah adik bapak yang nomor empat. Sedari kecil, beliaulah yg mengurus gw dan kakak kalau orang tua sedang gak ada di rumah. Atau kalau kami sedang sakit tante Erni juga yang merawat sampai sembuh, udah seperti orangtua sendiri.
Brii.. @BriiStory
Perjalanan hidup tante Erni yang gw tau dimulai sejak pernikahannya dengan om Juntak. Layaknya pasangan yg baru menikah, waktu itu mereka belum memiliki rumah. keadaan mengharuskan untuk mengontrak rumah sebagai tempat tinggal.
Brii.. @BriiStory
Seingat gw, beberapa kali mereka berpindah-pindah, sebelum akhirnya menempati kontrakan yg letaknya dekat dengan rumah gw. Nah, di rumah inilah ketika tante Erni datang malam-malam datang ke rumah. Letaknya di pinggir jalan raya yg cukup besar, Jalan raya Anyer tepatnya.
Brii.. @BriiStory
Sebelah kanan rumah, ada jalan tanah yang gak terlalu lebar, hanya satu mobil kecil yang dapat melaluinya. Nah, inilah jalan masuk menuju kampung yang ada di belakangnya, itulah kampung gw. Rumah yang gw sekeluarga tempati terletak sekitar 500 meter dari jalan masuk kampung.
Brii.. @BriiStory
Tepat di belakang rumah tante Erni ada rel kereta api, jalur perlintasan kereta yang masih tetap aktif sampai sekarang. Jarak antara pintu belakang dan rel kereta cukup dekat, sekitar empat meter, iya..dekat banget. Kalau kereta lewat, getarannya sampai ke tulang sum-sum. **
Brii.. @BriiStory
Pada waktu itu om Juntak (yang bekerja pada satu pabrik baja yang cukup terkenal) masih bekerja dengan sistem shift. Jadi ketika beliau sedang dapat giliran shift malam, tante Erni hanya berdua dengan Ika di rumah, itu yang terkadang menjadi masalah.
Brii.. @BriiStory
Yang gw tau tante Erni itu perempuan yg pemberani, tapi entah kenapa sejak tinggal di kontrakan terakhir itu, dia selalu minta untuk ditemani ketika om juntak sedang shift malam. Seperti takut untuk tidur sendirian.. **
Brii.. @BriiStory
Kampung tempat gw lahir ini, sekitar 20 tahun yang lalu, masih tergolong sepi. Rumah kami letaknya hampir pada paling ujung kampung, setelah itu hanya ada kebun kelapa dan persawahan.
Brii.. @BriiStory
Tipikal daerah Banten, kampung ini juga sarat dengan hal-hal mistis. Salah satu contohnya adalah santet, beberapa kali gw melihatnya berseliweran, dulu gw udah pernah bahas dan ceritakan tentang ini di #memetwit.
Brii.. @BriiStory
Atau beberapa kali ada anak kecil yang hilang pada waktu maghrib, membuat heboh se-isi kampung, lalu tiba-tiba beberapa jam kemudian si anak muncul. Katanya, anak itu diculik oleh kalong wewe. Makanya, apabila sudah masuk waktu maghrib suasana kampung menjadi sepi. **
Brii.. @BriiStory
Beberapa bulan sebelum kejadian tante Erni malam-malam datang, ada peristiwa yang menggegerkan se-isi kampung, bisa dibilang se-isi kota malah. Ada orang tertabrak kereta. Terjadi di perlintasan yang letaknya persis dibelakang rumah tante Erni, korbannya laki-laki dewasa.
Brii.. @BriiStory
Yang cukup bikin heboh adalah detail Kejadiannya. Sebelum tertabrak kereta, laki-laki itu sempat diteriaki oleh orang sekitar agar berhenti berjalan menyebrangi rel, karna ada kereta yg akan melintas.
Brii.. @BriiStory
Tetapi laki-laki itu seperti sama sekali gak mendengar teriakan-teriakan itu, dan tetap melangkahkan kakinya. Beberapa detik kemudian, BAAMM!! Lelaki malang itu tak terhindar dari maut, tertabrak kereta yang melintas, meninggal di tempat kejadian.
Brii.. @BriiStory
Ada peristiwa yang bikin geger pasca kejadian. Ternyata kepala korban terlepas dari badan, dan tidak ditemukan selama beberapa jam. Cukup lama waktu yang dibutuhkan untuk menemukan kepalanya.
Brii.. @BriiStory
Peristiwa tertabraknya terjadi sekitar jam satu siang, warga baru menemukan kepalanya pada sore hari, menjelang maghrib. Coba tebak dimana kepalanya ditemukan?
Brii.. @BriiStory
Ditemukan di atas atap rumah tante Erni. Itulah knapa cukup lama baru ditemukan, karna gak ada yang terfikirkan kalau kepala korban bisa terlempar dan nyangkut di atas atap. *****
Brii.. @BriiStory
Walaupun hanya bisa muat oleh satu mobil saja, jalan yg ada di sebelah rumah tante Erni memang cukup ramai untuk ukuran jalan kampung. Banyak orang lalu lalang setiap harinya, yang otomatis harus juga menyeberang rel kereta api yang tanpa palang pintu dan petugas penjaga.
Brii.. @BriiStory
Iya., rel kereta api itu tanpa palang pintu dan gak ada petugas yg menjaganya, jadi setiap orang atau kendaraan yg melewatinya harus ekstra hati-hati. Mungkin karena itulah setiap beberapa tahun sekali, selalu aja ada korban meninggal yang tertabrak kereta di tempat itu. ****
Load Remaining (67)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.