Add to Favorite
0
Login and hide ads.
Nike Malik @nikemalik
Orang Sunda, dalam percakapan sehari-harinya ngga menyebut diri pake 'aing' lho. Itu masuk ragam bahasa kasar. Ini kenapa hari ginj jadi banyak orang bangga bener pake 'aing' sih?! Ngga keren lho itu.
Aditya Sitanggang @aditpps
@nikemalik Karena enak nyebutnya kali ya mba..hahaha
Dian Onno @DianOnno
Orang Sunda menyebut diri sendiri pake nama atau pake Akang/Aa/Teteh/Ceuceu. Atau pake saya/kamu. Banyak daerah kaya gitu. Kemudian dibilang aneh dan sok mesra sama orang kota (Jakarta) sehingga jadi gue elu. Sekarang orang kota pada uang-aing jiga nu teu diajar wae. 🤷🏻‍♀️ twitter.com/nikemalik/stat…
Nike Malik @nikemalik
@aditpps FYI... dalam ragam basa Sunda "sia - aing" itu sungguh kurang ajar! ngga ada lucu-lucunya. Gw kalo ada yg begitu depan gw sih gw marahin
Dian Onno @DianOnno
Saya masih menyebut diri Teteh kalau ngomong sama keluarga inti dan keluarga besar dan sama orang Sunda. Kadang menyebut saya. Nyebut aku buat orang Sunda mah teu sopan.
Dian Onno @DianOnno
Dulu sih sama temen masih nyebut diri sebagai Dian. Tapi harus saya akui bahwa saya juga terseret pergaulan dan peer pressure sehingga kalau sekarang menyebut diri sendiri dengan nama itu terasa aneh. Apalagi habis liat David Hasselhoff selalu menyebut dirinya sebagai The Hoff.
agooz @synthmp
@nikemalik Tergantung lawan bicara sih mba. Saya klo ngobrol sama lingkar pertemanan yg dkt banget (sobat dalit) pake bahasa sunda loma (uang aing unyang anying) klo sama keluarga atau yg lbh tua pake sunda lemes.
Aditya Sitanggang @aditpps
@nikemalik mungkin dipake di obrolan mang mang di tongkrongan gitu ya mba?
Nike Malik @nikemalik
@synthmp Tergantung juga sedang bicara apa, kan? Cb perhatikan konteksnya saat uang aing uang aing itu. Di luar soal itu, kita sepakati bahwa uang aing uang aing itu bukan tutur bahasa yang baik kan... digunakan ketika yakin sekali lawan bicara tidak marah ketika kata itu keluar.. benar?!
Muthia @dismooth
@nikemalik Saya tergantung bicara dgn siapa tapi sempet terbawa arus karena si 'aing' ini sekarang udah dipake siapapun means bukan orang sunda asli. Pandangannya bangga aja tapi lama-lama kok malu sendiri. Jadi pake sunda kasar-loma sama kerabat kentel aja. tirto.id/membebaskan-ai…
Hot Brain @Sesa_Opas
@DianOnno Temen-temen saya yang dari Bogor pake Aing rata-rata ngomongnya
Hot Brain @Sesa_Opas
@DianOnno Entah, kayaknya memang socially acceptable di Bogor pake Aing. Kalo di tempat lain mah udah dikucilkan.
drek @ADRIKAWILLIS
@DianOnno @gembrit orang medan nyebut diri sendiri pake "aku" eh orang jakarta baper :(
TOYOTA @midiahn
@nikemalik udah 10 taunan lebih kata aing digunakan global seperti gue gw gua terutama literali sejak boys south jakarta mempopulerkannya indeed sehinggaa
TOYOTA @midiahn
@bi_ananda @nikemalik awalnya pemakaian aing aing itu di sekolahsekolah cina di bandung dari jaman aku smp sudah terjadi dan mungkin 5 taunan terakhir mewabah sampe ke anak jaksel jadi aja semuanya kena viva jaksel
galihagengpermata @galihageng
@midiahn @bi_ananda @nikemalik Mun ngadenge jelma uang-aing campur basa indo teh asa di game onlen!
TOYOTA @midiahn
@galihageng @bi_ananda @nikemalik betul sekali awal mewabahnya memang dari game online jaman pangya saat itu akuteh berusaha mencegah percakapan uangaing ini cuman yah ternyata anak muda menyukainya sih yauwislah
agooz @synthmp
@nikemalik Bener aing itu kasar tp saya jg maklum klo org2 ngomong aing di sosmed krn sifatnya informal. Bahkan daerah di luar Bdg kyk Kuningan, Cirebon kata aing itu acceptable krn sehari-harinya memakai sunda loma. Undak usuk bahasa sunda dimaknai berbeda di tiap wilayah Parahyangan.
ᮃᮌᮥᮀ ᮇᮮᮤ ᮄᮛᮝᮔ᮪ ᮝᮤᮛᮡᮔᮒᮊᮥᮞᮥᮙᮂ @aokhi
@nikemalik Sunda Priangan (pasca Suriadiwangsa) terdapat stratifikasi basa selaras kekuasaan monarki yang berpindah era itu termasuk pengunaan aksara (anak 90 masih 'diwajibkan' pelajari ini, sementara Kaganga?) administratif di pemerintahan baru yang menjadi vasal Mataram.
ᮃᮌᮥᮀ ᮇᮮᮤ ᮄᮛᮝᮔ᮪ ᮝᮤᮛᮡᮔᮒᮊᮥᮞᮥᮙᮂ @aokhi
@nikemalik Basa Sunda pituin, yang ada a.l di Kanekés-Banten utamanya masih menjaga lema asal. Ada konsep egalitarian dan psiko-kultural juga. Orang yang lebih tua menggunakan "aing/maneh/sia" kepada yang muda, harfiah, konteks kesederajatan komunikasi informal sehari-hari. Kecuali marah.
cepot @azzheft
@nikemalik @ReeRLP Klo orng betawi gue atau elu,, tos jadi kebiasaan mungkin,, tpi nu penting kudu pada tempatna,, contoh ulah ker ngobrol jeng nu sifat na saluhureun atawa budak leutik..
Munggaran Pamuji @Mungpamudji
@nikemalik Masih mending kalo makenya "aing-sia". Tendensi ke ngajak gelutnya paripurna. Lah ini, pakenya "aing-maneh". Kan kami sebagai lawan bicara -terutama penutur Sunda dari luar kota (Bandung)- jadi bingung ini orang mau ngajak gelut, tapi kok setengah-setengah
Dian Onno @DianOnno
@Sesa_Opas Iya emang agak beda-beda sih, makin keluar misalnya ke arah Banten atau Cirebon gitu lebih kasar biasanya. Bandung, Sumedang, Tasik biasanya halus.
Load Remaining (3)
Login and hide ads.