0
Story "Kecurangan & 'Mark Up' Daftar Pemilih Tetap 2009 & 2014 Yang Berimbas Ke DPT 2018/19" b.. Chirpified By @M4ngU5il BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 2671 pv 34 40
Story "Menyoal Ketidaktransparan KPU & Bawaslu Dalam Menghitung DPT PIlkada 2018" by @IreneViena Chirpified By @M4ngU5il BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 1663 pv 3 18
Story "Mengapa @KPU_ID Tak Mau Mengecek Ulang 25 Juta 'Pemilih Fiktif' Pada DPT?" by @IreneViena Chirpified By @M4ngU5il BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 3445 pv 58
Irene @IreneViena
1. KPU harus perhatikan serius, periksa & periksa lagi ketika publik menilai kemungkinan kesalahan dlm penetapan DPT 1. Pemilih yg berhak tidak terdaftar 2. Pemilih ganda/fiktik masuk daftar Nasib pemilu ditentukan pertama sekali dari akurasi DPT DPT bobrok=Pemilu GAGAL
Irene @IreneViena
2. Pemilih berhak tidak terdaftar artinya KPU telah merampas kedaulatan rakyat. Kecuali upaya utk mendaftarkan sudah maksimal, dan si pemilih lebih memilih untuk tidak terdaftar. Apatisme pemilih terhadap pemilu
Irene @IreneViena
3. Pemilih terdaftar berkali2 dlm DPT artinya KPU telah merampas kedaulatan rakyat krna membuka peluang suara fiktif/suara siluman menjadi penentu pilihan rakyat Pemilih ganda berjumlah puluhan juta pada DPT 2009, 2014 dan 2019 adalah by design, dg sengaja oleh penjahat politik
Irene @IreneViena
4. Pada Pilkada 2018 telah terbukti 92 ribu Pemilih yg mengaku tdk terdaftar di DPT diizinkan memilih di Kabupaten Bekasi dgn menggunakan SUKET (surat keterangan) Lurah Seharusnya, utk menjamin kualitas pemilu, tdk seorang pun boleh memilih jika tdk terdaftar pada DPT
Irene @IreneViena
5. Bgmn cara agar pemilih yg berhak semaksimal mungkin terdaftar di DPT? KPU hrs sosialisasikan masif nama pemilih yg terdaftar di DPT Menghimbau pemilih yg namanya tdk tercantum agar segera mendaftar Lakukan berulang2 Jika msh ada yg tdk terdaftar? Kesalahan Si Pemilih
Irene @IreneViena
6. Jika KPU sdh melakukan kewajibannya untuk mengupayakan semua pemilih tercantum dlm DPT, namun masih ada pemilih mengaku namanya tdk tercantum di DPT pada menjelang hari H pemilu, oknum ybs TIDAK perlu dilayani Go to hell ! Kesempatan luas, dan waktu yg cukup sdh diberikan
Irene @IreneViena
7. Namun masalah terbesar DPT Indonesia bukan pada pemilih yg tdk terdaftar melainkan pemilih ganda, siluman, fiktif dsj berjumlah 25-40 juta nama. Ini masalah yg sangat sangat serius karena terkait dgn: 1. Legitimasi hasil pemilu 2. Kedaulatan rakyat 3. Kejahatan pemilu
Irene @IreneViena
8. DPT mark up sering diabaikan publik krn dianggap tidak berbahaya. Padahal, bahaya terbesar dlm pelaksanaan pemilu adalah DPT mark up DPT yg lebih besar dari jumlah yg seharusnya, memungkinkan terjadi kejahatan pemilu dgn berbagai macam modus Seperti pada 2004, 2009 dan 2014
Irene @IreneViena
9. DPT yg lebih besar dari jumlah pemilih yg sebenarnya, menutup berbagai kecurangan yg terjadi. Kecurangan pemilu menjadi lebih sukar dideteksi. DPT yg akurat adalah alat kontrol yg terbaik utk mengetahui, mencegah, mengungkap dan membuktikan kecurangan pemilu
Irene @IreneViena
10. Bgmn cara menyusun DPT akurat? Pertama harus diketahui jumlah penduduk, penyebaran, data lengkap individu dan keluarga, tingkat kelahiran dan kematian dll melalui sensus penduduk Data penduduk tdk akurat -》 DPT pasti tidak akurat - 》Pemilu Gagal (kualitas sampah)
Irene @IreneViena
11. Karena sensus biasanya 10 tahun sekali, hasil Sensus harus dapat digunakan berkelanjutan untuk mengumpulkan dan memperbarui data pribadi pada populasi secara berkala utk dasar penyusunan DPT pada 2 x Pemilu (dan 2 x Pilkada) Metode ini dipakai pada era ORBA DPT ORBA akurat
Irene @IreneViena
12. DPT Pemilu 2004 terbukti tdk akurat. Ada mark up minimal 10% dari jumlah penduduk. 7 kali Pemilu sejak 1971 sd 1999 jumlah pemilih pada DPT sekitar 53-57% dari jumlah penduduk DPT 2004 mendaftarkan 67% dari jumlah penduduk 2009= 76% 2014= 75% 2019= 76% Pemilu Rusak !
Irene @IreneViena
13. Lihat contoh kecil pada Pilkada Jawa Barat 2018 lalu. Bagaimana DPT hasil mark up merusak pemilu. Jumlah DPT lebih kecil dibanding jumlah pemilih. Padahal DPT ini sdh dimark up 20% Berapa suara siluman? Kecurangan Brutal ! pic.twitter.com/OI7TGbV2yi
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Irene @IreneViena
14. Akurasi DPT mutlak menjadi prasyarat pelaksanaan pemilu. Jika DPT tidak akurat, tunda pemilu sampai diperoleh DPT akurat. Rakyat bisa ikut menilai akurasi DPT Indonesia dgn menggunakan metode komparasi. 1. Dibanding Pemilu 1971-1999 = 53-57% 2. Dibanding Pemilu AS = max 63%
Irene @IreneViena
15. Jgn gunakan DPT 2009 dan 2014 yang dimark up gila2an di era SBY Knp pakai data pemilu 1971-1999? Karena DPT disusun secara benar, teliti, menggunakan dasar hasil sensus yg dilakukan rutin 10 tahun sekali Kenapa pakai data AS? Krn kriteria pemilih AS mirip Indonesia
Irene @IreneViena
16. Di Indonesia, WN memiliki hak pilih secara otomatis jika sdh berusia 17 tahun pada saat pemilu dilakukan atau sdh menikah Di AS, WN memiliki hak pilih usia 18 tahun Hnya beda 1 tahun Sensus AS kredibel DPT AS cukup kredibel (ada mark up di 11 negara bagian. Sdh dituntaskan)
Irene @IreneViena
17. DPT Malaysia agak sulit dijadikan dasar perbandingan krna batas usia hak pilih WN adalah 21 tahun Jumlah pemilih malaysia 14 juta dari 31 juta penduduk atau 45% Bandingkan dgn DPT RI = 76% Makin terlihat mark upnya !
Irene @IreneViena
18. DPT AS hanya 63% of population (resident) Padahal komposisi penduduk AS dgn RI sangat berbeda Penduduk RI yg usia di bawah 17 tahun persentasenya lebih besar dari AS pic.twitter.com/GWiEW02p6L
Expand pic
Expand pic
Irene @IreneViena
19. Analisa DPT dgn metode komparasi, menunjukan bahwa DPT Indonesia harus lebih kecil dari DPT AS yang sebesar 63% DPT RI > 63% = SALAH Mengandung pemilih ganda puluhan juta pic.twitter.com/qPLhN0z2Ek
Irene @IreneViena
20. Jika batas maksimal DPT RI yg bisa ditoleransi adalah 63% atau sama dgn AS Maka, mudah diketahui berapa juta pemilih ganda/fiktif/siluman pada DPT 2009, 2014 dan 2019 76-63=13x266 juta/100= 34 juta pemilih palsu ! Masih betah dungu @KPU_ID ?
Irene @IreneViena
21. Dampak lain dari DPT mark up Partisipasi pemilih rendah Sebagian besar dari 34 juta pemilih palsu tdk akan memilih. Hanya sebagaian yg digunakan utk mencurangi pemilu Itu sebab partisipasi pemilih era ORBA rata 89-91% Pemilu 1999 = 93% Pemilu selanjutnya? Hanya 69-71%
Load Remaining (5)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.