Hari Aksara Internasional 2018, Abdul Basyid Has: Mari Tingkatkan Budaya Literasi di Kepri

Dalam rangka memperingati hari tersebut, tokoh inovatif pendidikan Kepulauan Riau (Kepri) Abdul Basyid Has berharap, peringatan ini sebagai momentum meningkatkan semangat untuk menuntaskan buta aksara di daerah, khususnya di Provinsi Kepri.
politician Party publicpolicy
0
Maulana Rizal @Maulana91393050
Dalam rangka memperingati Hari Aksara Internasional tersebut, tokoh inovatif pendidikan Kepulauan Riau (Kepri) Abdul Basyid Has berharap, peringatan ini sebagai momentum meningkatkan semangat untuk menuntaskan buta aksara di daerah, khususnya di Provinsi Kepri.
Maulana Rizal @Maulana91393050
“Peringatan Hari Aksara ini harus menjadi refleksi semua pihak, khususnya pemda untuk menuntaskan problem buta aksara di daerah,” demikian disampaikan Basyid saat dimintai keterangan media perihal peringatan HAI 2018, di Kota Batam, Sabtu (8/9).
Maulana Rizal @Maulana91393050
Selain itu, Calon Anggota DPR RI periode 2019-2024, dari partai PKB ini meminta semua pihak untuk peduli terhadap problem buta aksara.
Maulana Rizal @Maulana91393050
Melalui peningkatan budaya literasi, menurut Basyid, diharapkan memberikan dampak positif terhadap minat baca masyarakat mulai dari kota sampai pelosok desa bahkan pulau terpencil.
Maulana Rizal @Maulana91393050
“Momen untuk menggalakkan minat baca ini bukan hanya buat masyarakat yang berstatus pelajar, tapi masyarakat dengan semua usia. Maka diperlukan sarana yang tepat untuk menfasilitasi mereka agar mau belajar dengan suasana yang kondusif,” tegas Basyid.
Maulana Rizal @Maulana91393050
Untuk Provinsi Kepri, Basyid menyatakan, ke depan dirinya akan memperjuangkan tersedianya Perpustakaan Desa (PerpusDes) atau Perpustakaan Kelurahan (PerpusKel), yang layak. Selain itu, dirinya juga menginisiasi adanya taman baca disetiap sudut kota atau ruang publik terbuka.
Maulana Rizal @Maulana91393050
“Ini menjadi salah satu sarana agar masyarakat mau membaca sebagai upaya peningkatkan budaya literasi dan penentasan buta aksara di manapun mereka barada,” ujar Basyid yang maju di Dapil Kepri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Maulana Rizal @Maulana91393050
Keberadaan letak geografis Provinsi Kepri yang berpulau-pulau, sambung Basyid, harus diberikan akses untuk kemudahan masyarakat dalam mengembangkan minat baca dan budaya literasi. Sehingga kondisi tersebut tidak menjadi hambatan.
Maulana Rizal @Maulana91393050
“Misalnya masyarakat yang tinggal di pelosok desa atau pulau terpencil harus diberikan sarana tersendiri, yang menunjang literasi. Ini bagian dari perhatian pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat akan budaya literasi,” tandas Basyid.
Maulana Rizal @Maulana91393050
Sejak penyelenggaraan HAI pertama pada tahun 26 Oktober 1966, peringatan HAI terus dilakukan oleh dunia setiap tahun sebagai wujud memajukan agenda keaksaraan di tingkat global, regional, dan nasional.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.