2
Haz Pohan @hazpohan
1. Tanyalah pada ahlinya, itu kata wisemen. Maka karena saya bukan ekonom, untuk memahami apa yang terjadi sekarang dalam perekonomian kita, saya mendatangi senior saya di HMI, yang pada zamannya menjadi salah satu tokoh yang berperan mengendalikan situasi pasca krismon.
Haz Pohan @hazpohan
2. Kita mencatat rekor fantastis pemerintahan Habibie pasca 1998 berhasil menurunkan nilai rupiah yang menggila dari Rp. 17 ribu per US dollar, menjadi Rp. 6500. Tokoh yang saya temui ini saya tahu berperan dalam proses itu. Mudah2an tidak pelit ilmu, begitu harapan saya.
Haz Pohan @hazpohan
3. Saya ini dulu wartawan, biasa mewawancari berbagai tokoh dalam bidang2 berbeda. Jadi catatan ini hanya rekaman pembicaraan saya dengan beliau. Siapa tokoh ini taklah penting. Yang utama bagi saya adalah bagaimana pendapatnya untuk pengetahuan kita bersama.
Haz Pohan @hazpohan
4. Saya awali bertanya, apa rahasia Presiden Habibie berhasil menurunkan nilai dollar (atau menaikkan nilai rupiah) pasca krismon 1998? Saya berasumsi, kondisi politik yang stabil itu menjadi kunci untuk pemulihan mata uang Rupiah.
Haz Pohan @hazpohan
5. Dan, ternyata meskipun kondisi politik stabil memiliki peran besar dalam menciptakan kepercayaan dan sentimen publik, tetapi strategi dan taktik moneter mutlak perlu, begitu sang senior mulai menjelaskan.
Haz Pohan @hazpohan
6. Presiden Habibie bukan seorang ekonom, dan sadar betul banyak masalah spesifik dalam soal moneter yang hanya dipahami oleh pakar dan otoritasnya, yaitu Bank Indonesia (BI). Karena itu, Presiden Habibie menyerahkan sepenuhnya kontrol moneter kepada BI.
Haz Pohan @hazpohan
7. Beliau setuju dengan langkah2 yang dilakukan BI. Terbukti manjur, maka Rupiah menguat sampai mencapai Rp. 6.500. Ini angka fantastis. Dan, saya yakin kita masih mampu untuk mengendalikan situasi ini. Domestic confidence bangkit, kepercayaan thd Rupiah pun meningkat.
Haz Pohan @hazpohan
8. Seberapa besar pengaruh external seperti diklaim oleh pemerintah? Dalam case kita situasi di Argentina berdampak negatif, tekanan pada mata uang yang secara struktural lemah. Di sini spekulan internasional bermain, berpindah dari satu negara ke negara lain, profit taking.
Haz Pohan @hazpohan
9. Negeri kita termasuk salah satu sasaran mereka, para spekulan itu. Spekulan domestik juga ikut bermain, memperparah keadaan. Masalah utama kita itu ada pada defisit neraca transaksi berjalan akibat defisit neraca perdagangan dan jasa.
Haz Pohan @hazpohan
10. Seyogianya defisit neraca itu dibiayai oleh capital inflow, baik dana PMA jk panjang atau pinjaman jk panjang. Kenyataannya, defisit tsb dibiayai oleh investor dgn dana jangka pendek sbg management potfolio. Itulah mengapa ratio defisit transaksi berjalan sdh 3% dari GDP.
Haz Pohan @hazpohan
11. Ini bahaya. Meskipun batasan max 3%, BI menjaga jangan lebih dari 2 sampai 2,5 saja, sehingga masih ada ruang untuk manuever sebesar 1/5 persen. Ini yang dilakukan BI pasca mundurnya Pak Harto dan kemudian kendali negara di tangan Presiden Habibie.
Haz Pohan @hazpohan
12. Pak Habibie benar, masalah rumit serahkan pada ahlinya, otoritasnya BI. Defisit neraca berjalan kini sdh mencapai 3%, mungkin lebih. Bagi investor ratio 3% sdh dlm posisi berbahaya shg mrk memainkan dana2 yg masuk utk spekulasi krn pasar sifatnya sdh volatile.
Haz Pohan @hazpohan
13. Masalah external seperti China case terutama Argentina case itu hanya menambah persoalan krn pinjaman IMF to overcome the crisis sebesar 50 milar dollar tdk mencukupi. Maka mereka menaikkan suku bunga untuk menahan laju uang keluar.
Haz Pohan @hazpohan
14. Dlm situasi kini, dana gentangan spekulator akan terus mencari di mana pusat profit. Mereka masuk ke Argentina yang kacau untuk itu. Mereka juga masuk ke Indonesia. Jadi, intervensi BI di pasar mata uang tidak menyelesaikan masslah justru menguntungkan investor dadakan.
Haz Pohan @hazpohan
15. Karena intervensi itu berarti menekan nilai dollar, artinya dengan jumlah rupiah yang sama spekulan memperoleh US dollar lbh banyak. Lalu apa solusi terbaik kita? tanyaku. Pem hrs mengurangi impor secara significant terutama menyangkut infrastruktur dan barang makanan.
Haz Pohan @hazpohan
16. Kenyataannya produksi dlm negeri cukup baik. Why impor? Walaupun mungkin pengurangan impor di tengah gejolak moneter ini dinilai terlambat dan perlu waktu, namun tetap bermanfaat. Bagaimana situasi yang kita hadapi di tahun 1998?, tanyaku lagi.
Haz Pohan @hazpohan
17. Pada tahun 1998 kita masih punya tabungan cukup. Komoditas ekspor seperti sawit, coklat, karet dan barang-barang lainnya masih menguntungkan kita karena harga internasionalnya bagus, dan stock kita terjaga.
Haz Pohan @hazpohan
18. Ini yang membedakan dengan situasi sekarang, harga komoditas kita anjlok di pasar internasional, sementara stock kita pun tidak terjaga. Now not any more.., kata sang senior.
Haz Pohan @hazpohan
19. Bagaimana dengan pernyataan menkeu terbaik dunia, SMI, yang mengatakan kalau kurs rupiah against US dollar anjlok sampai Rp. 20.000 itu tidak masalah, karena dengan demikian income kita dlm mata uang rupiah (bagi APBN) akan naik?
Haz Pohan @hazpohan
20. Nah, ini bisa menyesatkan dan memberi signal yang keliru bagi pasar. SMI lupa bahwa penguatan dolar akan menambah hutang luar negeri kita, sebesar depresiasi nilai Rupiah itu. Dan ternyata tidak akan berpengaruh ke pada impor krn elastisitas impor kecil sekali.
Haz Pohan @hazpohan
21. Juga tidak akan meningkatkan ekspor krn elastisitas barang ekspor. Marshall Lerner menyatakan jika E.x+ Em <1 maka depresiasi Rupiah thdp dollar berapa pun tidak akan berpengaruh. Elastisitas export maupun impor kita rendah.
Haz Pohan @hazpohan
22. Deflasi 0.05 % yg diklaim pem krn bisa mengontrol harga tidak seluruhnya benar. Jangan2 itu disebabkan oleh turunnya daya beli sehingga konsumsi berkurang. Kini banyak PHK. Kenapa? Walaupun harga barang naik namun keuntungan terkompensasi oleh penurunan daya beli.
Haz Pohan @hazpohan
23. Situasi ekonomi kita kini scr keseluruhan cukup serius. Menurunkan impor tidak bisa sekejap, perlu waktu. US Fed pasti akan menaikkan suku bunganya paling tidak 3 x lagi. Argentina, China, India yg mengalami kesulitan ekonomi juga turut mendorong kurs dollar naik.
Haz Pohan @hazpohan
24. Kita harus waspada bahwa kurs rupiah akan terus tertekan sampai th 2019 ini, kata senior. Wah, skenario ini menakutkan sekali bagi kita, fikirku.
Load Remaining (4)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.