0
Leo Agustino @LeoAgustino_IND
FYI. Data menarik mengenai bakal calon legislatif mantan terpidana korupsi yg dikabulkan permohonan pencalonannya (sumber: @netgrit). pic.twitter.com/CQuh791Z5r
Expand pic
Shinta Primaningrum🐾🐞 @ShintaPK
Daftar 34 Eks Koruptor yang Maju Jadi Caleg di 2019 By kumparan - Marcia Audita pic.twitter.com/7zAMA9sIy5
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Kompas.com @kompascom
Sikap Bawaslu untuk meloloskan para mantan napi kasus korupsi dinilai mengabaikan PKPU yang merupakan peraturan di bawah Undang-Undang tentang Pemilu. dlvr.it/Qjc8Xq

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengatakan, Bawaslu seharusnya tidak mengabaikan PKPU tersebut. Bawaslu sebaiknya menunda proses sengketa pencalonan anggota legislatif yang diajukan mantan terpidana napi korupsi.

"Tidak boleh ada institusi penyelenggara pemilu yang ambil alih fungsi MA dalam menguji peraturan di bawah undang-undang pemilu," ujar Titi dalam diskusi di Indonesia Corruption Watch (ICW) Jakarta, Minggu (9/9/2018). Menurut Titi, institusi yang berwenang menentukan PKPU sah atau tidak hanya Mahkamah Agung. Bawaslu tidak memiliki fungsi maupun kewenangan untuk menilai PKPU.

Apalagi, menurut Titi, sudah ada keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang meminta semua pihak menunggu hasil uji materi MA. Menurut Titi, Bawaslu RI seharusnya memerintahkan jajaran di bawahnya untuk menaati keputusan DKPP itu.

Rendhian @Rendhian
@kompascom Lembaga apa bawaslu, pengawas kok ngatur
Solehuddin @solehuddin87
@kompascom Apa nggak ingat, di Malang jadi hajatan para koruptor? Para perampok negara harusnya diberi efek jera yg lebih daripada maling ayam. Mirisss
REVOLUSI время @awaliyu1
@kompascom Ini lg ikut2 jadi wasit yg ikut taruhan 😁🙏
player_one @dodifadli2
@kompascom Karna bawaslu skg status lembaganya permanen jd bkn lg adhoc (sementara) kayak pilkada 2018 jd msh mraba2 dan blajar tp kok malah sering bikin blender.. disitu saya kadang mrasa mirizzz
Solehuddin @solehuddin87
@Ray74374430 @kompascom Bukan aneh lagi. Tapi uaaaaneh. Karena banyaknya fenomena serba kebalik...
Mula Hariandja @mulahariandja
@kompascom Coba di telisik lebih lanjut itu anggota bawaslu.. kok gk pada konsisten.. kacau klo bgini lah
ABU GANDA @jonru379
@kompascom KPK harus segera bertindak,saya yakin pasti ada deal antara Mantan napi korupsi yg mau nyaleg dengan BUWAS LUH"😀
Wiranto @wiranto1947
Dalam menyikapi caleg eks koruptor, semangatnya sama sebenarnya, bahwa kita semuanya sangat anti korupsi. Jangan sampai ke depannya para pejabat di Indonesia diisi oleh orang-orang yang pernah ‘cacat’ akibat tindak pidana korupsi. #RakorMenteri #KPU #Bawaslu #MenkoPolhukam pic.twitter.com/6j6peS5bys
Expand pic
Wiranto @wiranto1947
Karena kunci permasalahan ini ada pada Mahkamah Agung, maka semua pihak akan meminta kepada Mahkamah Agung untuk melakukan percepatan keputusan agar tidak mengganggu jadwal pemilu. #RakorMenteri #kpu #bawaslu #MenkoPolhukam
adex obin @Robin20663358
@wiranto1947 Kata" Yg Pernah "cacat" itu, Saya Seneng Bacanya Pak 😆 Semoga Sehat dan Sukses Pak @Wiranto
Riza Azhar @RizaAzhar10
@wiranto1947 di Malang dprd nya kena OTT smua, kn kita gk mau ada kejadian kya gt lagi, pkoknya caleg mantan korup hrs di tolak
#KerjaNyata @Jokowin_2019
@wiranto1947 Dorong MA spy tdk berlarut-larut menetapkan eks koruptor nyaleg lagi & sesuai jadwal yg ditentukan
Bagas Rafi @BagasRafi3
@wiranto1947 mantap pak komitmen anti korupsi hrs trjaga, ini sbg pendidikan politik utk masyarakat, kl mau sejahtera pilih wakil rakyat yg bersih
Nanda Adin @nandadin34
@wiranto1947 pemilu bersih >>> demokrasi bermartabat >>> anti caleg koruptor
Makmur Basri @makmurbasri
@wiranto1947 msh bnyak putra putri daerh trbaik kita pak, jgn smp membunuh niat baik mreka utk mengabdi utk negara hnya krn caleg koruptor (eks) maju lgi. #savecalegbersih
Load Remaining (16)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.