Add to Favorite
0
Login and hide ads.
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:12 WIB
Gua Jepang Bandung adalah salah satu gua yang berada di dalam kawasan Taman Hutan Raya Ir.H. Juanda, Bandung Utara. Gua Jepang ini dibuat pada tahun 1942 oleh balatentara Jepang dengan mempekerjakan para pekerja paksa romusha #memetwit pic.twitter.com/U3gfLBDZMS
 Expand pic
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:13 WIB
Gua ini adalah salah satu dari gua bersejarah yg ada di Indo selama PD II & telah menjadi bagian sejarah panjang dari republik ini. Selain sbg tempat perlindungan & persembunyian, gua ini dulunya dipakai oleh tentara Jepang sbg tempat penyimpanan logistik, senjata serta amunisi
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:13 WIB
Kawasan tsb sebenarnya menyimpan 2 buah gua bersejarah yg hanya terpisahkan jarak kurang lebih 150 meter. Yakni Gua Belanda & Gua Jepang. Gua Belanda dibangun pada tahun 1918 sedangkan Gua Jepang dibangun pada tahun 1942 #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:13 WIB
Suasana gelap & lembab mendominasi kedua gua tsb. Ukuran gua yg besar, ditambah dgn lorong ventilasi udara di beberapa sudut, mengakibatkan suasana di dlm tidaklah pengap. Lorong panjang & banyaknya persimpangan di dlm gua cukup membingungkan bagi yg pertama kali memasuki gua tsb
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:14 WIB
Kami menangkap residual mengenai kisah yang ada di Gua Jepang ini. Kisah ini diawali oleh seorang Jugun Ianfu bernama Siti Aisah yang saat itu masih berusia sekitar 17 tahun. Siti Aisah berasal dari Lembang Jawa Barat #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:14 WIB
Suaminya diambil oleh Jepang untuk dijadikan romusha di wilayah Banten, sedangkan Siti Aisah dijadikan budak pemuas nafsu tentara Jepang di Gua tersebut. Siti Aisah blm ada 1 tahun menikah. Namun nasib berkata lain, mereka harus terpisah akibat kekejaman tentara Jepang #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:15 WIB
Siti Aisah masih dalam hitungan hari di Gua Jepang Bandung, dia sudah harus melayani nafsu bejat setidaknya oleh 3 orang tentara Jepang. Hingga seorang serdadu Jepang bernama Kawae (usia sekitar 25 tahun) merasa iba #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:15 WIB
Kawae teringat Miyaki, istrinya yang dia tinggalkan di Nagoya Jepang. Kawae yang awal mulanya hendak memuaskan hasrat nafsunya mendadak berubah fikiran dan mengurungkan niatnya, serta mencoba mencari jalan untuk menolong Siti Aisah #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:16 WIB
Kawae berusaha menolong semampunya dengan cara menyelinap ke dalam ruangan gelap tempat Siti Aisah disekap. Dengan cara menyisihkan makanan ransumnya setiap pagi dan malam. Kejadian tersebut berlangsung hingga cukup lama #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:16 WIB
Namun komandan Kawae yang bernama Iwajima lama-lama curiga. Setiap apel pagi atau malam setiap dicari kadang tidak nampak hingga suatu hari itu Iwajima membuntuti Kawae dari belakang #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:16 WIB
Iwajima terkejut melihat Kawae memberikan rangsum makanan kepada Siti Aisah & sempat terjadi cekcok di antara mereka. Iwajima merasa emosi & segera mencabut pedang katana yang ada di pinggangnya #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:17 WIB
Kawae yang merasa terancam lebih cepat menarik pedang katananya dan segera ditusukkan ke dada komandannya tersebut. Iwajima tersungkur dan dadanya tertancap pedang Katana milik anak buahnya #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:17 WIB
Kawae & Siti Aisah panik. Mereka bingung mengingat diluar banyak sekali tentara Jepang sedang menyelenggarakan apel harian. Dalam kondisi panik mendadak Iwajima dgn kondisi sekarat bangkit & menarik Katana serta secepat kilat menusukkan katana miliknya ke dada Kawae #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:18 WIB
Namun Siti Aisah tanggap dan menjadikan dirinya tameng hidup Kawae. Katana menembus dada Siti Aisah dan menembus dada Kawae yang ada dibelakang Siti Aisah. Akhirnya mereka bertiga ambruk meregang nyawa #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:18 WIB
Jenazah Siti Aisah kemudian di buang ke jurang dekat Gua Jepang tersebut. sementara Jasad sang komandan di kremasi dan abu nya di bawa kembali ke negaranya. Sedang jasad Kawae dikuburkan di dekat gua tanpa di beri tanda apapun karena dianggap sebagai penghianat #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:19 WIB
Katana yg dipakai untuk membunuh Iwajima serta Kawae, akhirnya dikubur di gua tsb karena dianggap sebagai pedang yg membawa kutukan. Bagi tentara Jepang, pedang katana yg membunuh orang Jepang sendiri dianggap membawa sial. Hingga hari ini pedang tersebut msh berada di dalam gua
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:19 WIB
Ada beberapa kejadian unik ketika Tim @kisahtanahjawa mengunjungi Gua Jepang. Yakni suara derap kaki sepatu tentara yg sedang berbaris & suara besi yg diseret di tanah (suara katana yg diseret). Beberapa teman kami yg mendengar, segera lari berhamburan menuju mulut gua #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:20 WIB
Jg pengakuan dari salah satu personil kami setelah mengunjungi Gua Jepang. Dia bermimpi seperti diikat & diinterogasi dlm Bahasa Jepang. Bahkan di mimpi tsb, dirinya jg dipukuli oleh para tentara Jepang. Ketika tersadar, hampir sekujur tubuh mengalami lebam seperti habis dipukuli
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:20 WIB
Hingga saat ini pedang tsb banyak diburu oleh para kolektor, bahkan nilai nominalnya mencapai harga yg cukup fantastis. Pedang yg diburu berjenis pedang roll kedap udara & memiliki tombol. Jadi ketika pedang tersebut dipencet, bilah pedang akan keluar dan menjadi kaku #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:21 WIB
Kami sempat heran dengan fenomena tersebut. Karena dari hasil investigasi, kami tidak pernah menjumpai pedang roll pada masa itu. Yang kami dapatkan, pedang King Roll adalah pedang buatan masa saat ini dengan modus penipuan yang menggunakan metode gendam dan magic #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa 07/09/2018 19:52:21 WIB
Namun sekali lagi investigasi kami bersifat sangat obyektif, semua kebenaran serta kesempurnaan hanya milik Tuhan semata #memetwit
Si Gesit Boros @Lainakunaing 07/09/2018 20:31:40 WIB
@kisahtanahjawa Bahas kenapa disana ga boleh bilang "lada" dong min

Bookmarked tags

No tags
Login and hide ads.