Kebenaran di Balik Video yang Menyebutkan Pemerintahan Jokowi Memberikan Dokumen Resmi pada Orang Tionghoa Untuk Menjadi Warga Pribumi

Video yang dimaksud adalah video tahun 2016, saat kantor Imigrasi kelas I Solo mengamankan seorang warga Korea Selatan yang memalsukan dokumen dan mengaku sebagai WNI.
tionghoa Dokumen Negara pribumi Jokowi viralnow Joko Widodo
0

Beredar video yang menyebutkan pemerintahan Joko Widido memberikan orang asing Tionghoa dokumen resmi menjadi warga pribumi.

Netizen_FPI @NetizenFPI
PEMERINTAHAN JOKO WIDODO HEBAT ORANG ASING TIONGHOA DAPAT DOKUMEN RESMI MENJADI WARGA PRIBUMI.... TERNYATA RUMOR ITU BUKAN HOAX #2019GantiPresiden #2019TakutdiGanti #PrayForLombok #BencanaNasionalForNTB pic.twitter.com/d7hYvkZiCP
Mαʂaɾγαdμτα #رلاوان إندونيسيا @masaryaduta
@NetizenFPI Pribumi abal-abal itu bakal ikut nyoblos pada saat pemilihan, untuk memenangkan juragannya.
Brigade Soeharto (Founder) @RFauzy5
@NetizenFPI Waduh...Beneran niat banget mau jual kedaulatan dan marwah negeri ini. Sekalian saja jual Indonesia supaya tau siapa yg harus disalahkan dan dikecam seumur hidup sebagai penghianat bangsa ini.
MinangMardeka @ungku_Luruh
@NetizenFPI kok yg divideoin org dg wajah yg tegang..?
Traktor.petualang @k_traktor
@NetizenFPI @CCICPolri @mabespolri_ @Kemenkumham_RI @humasimigrasi @dirjenImigrasi kalau ini bener tolong di proses dan di buka ke publik tapi kalau ini hoax tolong yg posting bertanggung jawab dan di proses 🙏🙏👍👍

Namun berita tersebut tidak benar adanya, video yang dimaksud adalah video tahun 2016 saat kantor Imigrasi kelas I Solo mengamankan seorang warga Korea Selatan yang memalsukan dokumen dan mengaku sebagai warga Indonesia.

JACK_SEPARO @Jacksangpejuang
@NetizenFPI @WaktuMenunggu Warga korea ber KTP palsu ganda pontianak dan tanggerang juga memiliki SIM yang di tangkap di solo. Tahun 2016 youtu.be/sWei3DS7Vzw
Expand pic
hendra🔞 @hendraIG
menjawab hoax yg di sebarkan akun @NetizenFPI dalam postinganya, bahwa jokowi di tuduh memberi dokumen resmi ke warga asing padahal vidio aslinya adalah, pihak kantor imigrasi solo,menangkap warga korea yg berKTP palsu cc @CCICPolri @DivHumas_Polri @TMCPoldaMetro pic.twitter.com/AySxqkdcMm
ryheen @ryheen
@no_rejeck @rafara_14 @NetizenFPI @irenar23 @Kemenkumham_RI @ditjen_imigrasi @Kemendagri_RI @menakertrans @LaolyYasonna @hanifdhakiri Mau dikasih Link kek, mau dikasih penjelasan langsung dr pihak imigrasi kek. Nggak bakal masuk ke kepala mereka. Jd ya dibiarkan saja, memang tidak bisa diapa2in yg model begini. 😂 pic.twitter.com/oIqtngDpz4

Beritanya di Kompas tahun 2016:

Petugas Imigrasi Kelas I Kota Solo menangkap seorang warga negara Korea Selatan yang diduga menggunakan dokumen palsu. Penangkapan dilakukan di sebuah perusahaan sarung tangan JG di Kecamatan Ceper, Klaten, Jawa Tengah. Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakkan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Solo Adi Purwanto mengatakan, penangkapan Jai Myeong alias Yean (56) tersebut dilakukan pada hari Kamis (27/10/2016). Penangkapan tersebut berawal dari laporan warga sekitar perusahaan. Saat itu, Yean yang menjadi General Manager di perusahaan itu mengaku sebagai warga negara Indonesia kepada warga sekitar.

Setelah diperiksa petugas imigrasi, Yean mengaku berasal dari Korea Selatan. "Saya paham betul logat WNA dari China, juga Jepang dan Korea. Saat yang bersangkutan mengaku WNI lalu kita terus periksa dokumen lainnya, akhirnya mengaku dari Korea Selatan. Dia menggunakan VoA (Visa on Arrival)," kata Adi

Petugas imigrasi mengamankan sejumlah dokumen, seperti dua kartu tanda penduduk (KTP) dengan alamat berbeda di Tangerang, SIM A dan C, paspor, dan dokumen perbankan.

URL KOMPAS.com Seorang Warga Korsel Palsukan Dokumen, Mengaku Bernama Antonius atau Sidiq - Kompas.com Ketika bertemu orang Nasrani, ia mengaku bernama Antonius. Ketika bertemu orang Muslim, ia mengaku bernama Sidiq.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.