1

Terkait hal ini, posisi dan usia sang pemain kerap menjadi pertimbangan utama. Ini juga yang memunculkan perbedaan harga teramat mencolok antara seorang striker, bek, gelandang, dan kiper.

Fransisco Jimeno, Presiden Eudita, sebuah lembaga keuangan yang andal dalam sistem audit dunia olahraga, menilai ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan klub dalam membeli atau mempertahankan seorang pemain.

"Total biaya transfer pemain adalah jumlah dari apa yang dibayar untuk kepindahannya, ditambah gaji dan bonus yang telah dinegosiasikan," kata Jimeno seperti dirilis Marca, Senin (25/7).

Lembaga konsultasi Futbol Finanzas juga melakukan studi tentang perkiraan nilai transfer pemain. Mereka membuat "Rumus MERC", salah satu indikator penghitungan harga yang paling sering dipakai sejumlah agen dan klub untuk menakar transfer setiap pemain. Nilai finansial dan performa sang pemain menjadi bahan pertimbangan utamanya.

Menurut perhitungan Rumus MERC, nilai transfer striker Atletico Madrid Antoine Griezman bakal menjadi yang termahal ke depannya. Pemain Prancis berusia 23 tahun itu diprediksi bisa sangat mudah melebihi harga 100 juta euro (Rp 1,44 triliun), mengalahkan nilai transfer Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, serta Paul Pogba.

Mengapa bisa begitu? Griezmann menggabungkan dua faktor penting: usia muda dan gol. Sementara sang megabintang Argentina tidak lagi menjadi pemain paling berharga di dunia.

Dalam formula ini, semakin muda usia pemain, harapan untuk berkembang lebih baik akan semakin besar. Dan usia emas untuk seorang pemain sepak bola dipatok pada umur 23 tahun. Setelah itu, selama 10 tahun kemudian, perkembangan kualitas seorang pemain akan stagnan dan menurun.

Puncaknya terjadi saat sang pemain tersebut berusia 33 tahun, sebuah titik di mana performa atlet mulai anjlok-meskipun ada beberapa orang yang "menipu umur" dengan menggenjot kemampuan fisiknya hingga terkesan penampilannya tak berubah (seperti Zlatan Ibrahimovic, Cristiano Ronaldo, atau Gianluigi Buffon).

Anda tentu tidak dapat memperkirakan besaran harga transfer pemain dengan serangkaian persamaan. Tapi kenyataannya matematika tetap sangat membantu dalam perhitungan nilai pasar.

Rumus MERC menggabungkan beberapa variabel untuk memperkirakan apakah Neymar bernilai lebih atau kurang ketimbang Gareth Bale, bukan apakah harga Neymar lebih tinggi atau lebih murah ketimbang Bale.

Beberapa faktor lain yang tidak dijadikan perhitungan, seperti penawaran dan permintaan, atau lamanya negosiasi, hanya akan mempengaruhi total harga dalam evaluasi akhir.

Yang terpenting adalah tiga aspek: usia pemain, posisi, dan dampaknya di media. Ketiga faktor itu berguna untuk memastikan bahwa ternyata nilai Cristiano Ronaldo tak jauh berbeda dengan Paul Pogba yang lebih muda.

Pogba unggul dalam kategori umur dan performa, tapi Ronaldo memiliki keunggulan spesial dalam faktor posisi dan keterkenalan. Jadi kalau Pogba dipatok pada harga 76,25 juta euro (menurut perhitungan dengan Rumus MERC), maka Ronaldo ada di kisaran harga 70 juta euro.

Ketika menghitung harga, daya tarik sang pemain untuk mendatangkan keuntungan juga menjadi aspek sangat penting. Ini akan memastikan apakah sebuah klub mau membayar seseorang dengan harga sangat tinggi, karena gabungan antara imaji sang pemain dan performanya di lapangan akan melambungkan harganya.

Dalam kerangka ini, harga Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi akan terus di atas sampai pada saatnya harus menurun. Kemasyhuran mereka sudah dan masih mendunia, sementara kedahsyatan masing-masing di lapangan sungguh tak bisa diragukan.

Sebuah klub yang memiliki pemain dengan kategori seperti itu pasti akan sangat diuntungkan dalam hal mendapatkan sponsor, penjualan tiket dan jersey, serta hadiah saat juara. Dan karenanya, harganya masih sangat tinggi di bursa transfer.

Comment

Login and hide ads.