0
Ryu Hasan @ryuhasan
Salah satu variabel paling berpengaruh pada seberapa besar kecenderungan sesebedes untuk BAHAGIA atau tidak bahagia adalah seberapa besar kemampuan otaknya untuk MELUPAKAN banyak hal yg TIDAK MENYENANGKAN
Ryu Hasan @ryuhasan
"Melupakan" adalah proses kognitif yg sangat penting pada otak bedes. Gangguan pada proses ini konsekwensinya besar. Melupakan adalah proses vital ketika bedes ingin mengingat sesuatu karena otak sebenarnya menyerap SEMUA informasi dan stimulus yg diterima indera TANPA KECUALI.
Ryu Hasan @ryuhasan
Tanpa adanya mekanisme "melupakan" di otak bedes, atau adanya gangguan pada prosesnya, bedes justru akan kesulitan mengingat sesuatu Gangguan ini terjadi pada saat otak tidak bisa menentukan mana yg perlu diingat dari begitu banyaknya informasi dan stimulus yang masuk ke otak.
Ryu Hasan @ryuhasan
Proses "melupakan" ini secara genetik mengarahkan otak tiap individu menyaring mana informasi yg disimpan dan mana informasi yg perlu di-recall. Dan memasukkan semua hal (data dan stimulus) yg tidak perlu diingat kedalam sebuah “gudang perpustakaan besar” yg terkunci rapat.
Ryu Hasan @ryuhasan
Bagian dan bahan kimia di otak yg sangat berperan dalam proses “melupakan” adalah reseptor CB1 dan endocanabinoid Sedikitnya jumlah reseptor CB1 atau kurangnya produksi endocannabinoid di otak menimbulkan kondisi2 seperti stress pasca trauma, fobia, dan rasa sakit yg kronis.
Ryu Hasan @ryuhasan
Cannabinoid maupun endocannabinoid punya peran penting dalam proses "melupakan" di otak bedes dan mamalia lain Pada otak bedes yg kekurangan endocannabinoid maupun cannabinoid, akan mengalami kesulitan melupakan rasa takut atau melupakan rasa sakit. Gimana mau bahagia cobak?
Ryu Hasan @ryuhasan
Kemampuan otak bedes "melupakan" hal2 tertentu ini sangat berpengaruh pada kebahagian individu, hal ini secara sederhana akan menjelaskan "internal bliss effect" marijuana :) Perlu dicatat, proses "melupakan" ini terjadi diluar fikiran sadar, jadi ya nggak bisa dipaksa2 :)
Ryu Hasan @ryuhasan
Seperti ada dalam Anna Karenina nya Leo Toltstoy: “bedes bahagia dengan caranya sendiri, dan tidak bahagia dengan caranya sendiri” Kecenderungan bedes untuk bahagia atau tidak adalah bakat. Sapa bilang bahagia itu sederhana? Mbulet deeees... :)
Ryu Hasan @ryuhasan
Bedes2 tidak akan bahagia karena Jojo atau Chou Tien Chen yg menang. Sistem biokimia di tubuh mereka lah yg memunculkan perasaan bahagia itu. Kalaupun misalnya jagoannya kalah plus kalah taruhan puluhan juta rupiah, bedes masih bisa bahagia dg menelan sebutir “pil bahagia”.
Ryu Hasan @ryuhasan
Banyak bedes bilang bahagia itu sederhana, mungkin karena sensasi bahagia di otak bedes tidak pernah berumur panjang. Kalau Jojo atau siapapun yg menang, bedes2 yg menang taruhan pun mungkin akan meledak rasa bahagianya, tapi ya hanya sesaat, besok atau lusa ya biasa2 lagi.
Ryu Hasan @ryuhasan
Cilakaknya, sensasi2 menyenangkan ini bukan hanya cepat reda, lambat laun justru akan berubah menjadi sensasi yg tidak menyenangkan Karena sensasi kegembiraan selalu menuntut kegembiraan berikutnya, kalau nggak didapat malah sensasi tdk menyenangkan lah yg muncul di otak bedes.
Ryu Hasan @ryuhasan
Sesebedes bisa merasakan sensasi bahagia gara2 naik jabatan,tapi sensasi itu bisa hilang dlm hitungan jam setelah menerima kabar tersebut Dan bedes ini butuh promosi2 berikutnya untuk merasakan sensasi yg sama, jika tidak, bukannya merasa biasa2, ujung2nya malah jadi uring2an.
Ryu Hasan @ryuhasan
Sensasi bahagia yg berusia pendek ini adalah ulah evolusi Sepanjang ratusan juta generasi, sistem biokimia kita beradaptasi utk meningkatkan peluang survival dan reproduksi, bukan kebahagiaan Kebahagiaan hanyalah salah satu dari ribuan pendukung survivabilitas bedes.
Ryu Hasan @ryuhasan
Sistem biokimia kita lah yg memberi hadiah sensasi2 menyenangkan untuk aksi2 yg kondusif bagi survival dan reproduksi. Tapi sensasi2 ini hanyalah iklan jualan untuk menarik pembeli saja. Tidak lebih dari itu. Tujuannya supaya bedes mau bersusah payah memburunya.
Ryu Hasan @ryuhasan
Bedes2 berjuang mendapat makanan untuk menghindari sensasi yg tidak mengenakkan karena lapar. Bedes2 bercinta dg pasangannya dalam rangka menikmati sensasi orgasme yg menyenangkan Menghindari yg tidak enak dan memburu kesenangan adalah iklan yg tidak bisa ditolak bedes.
Ryu Hasan @ryuhasan
Tapi, rasa enak karena makan dan orgasme yg menggembirakan itu tidak pernah berlangsung lama. Kalau bedes2 ingin merasakan lagi sensasi2 itu, maka mereka harus makan dan bercinta lagi, gitu aja terus Coba kalo nggak dapat, uring2an aja hidupnya Ya begitu aja sih penjelasannya.
Ryu Hasan @ryuhasan
Daaan... kalo situ uring2an gara2 sebuah atau rangkaian tuit... ya memang situ nggak bakat bahagia Nasibmu deeees :)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.