0
Prabowo Subianto @prabowo
1. Sebentar lagi, 67 tahun yang lalu, tanggal 10 November dan kurang lebih 10 hari sesudahnya berkobar pertempuran dahsyat di Surabaya.
Prabowo Subianto @prabowo
2. Kalau kita membaca mengenai sejarah hari-hari tersebut, kita larut dalam suatu kekaguman dan kebanggaan pada awal berdirinya negara kita.
Prabowo Subianto @prabowo
3. Saat Republik Indonesia belum memiliki apa apa, rakyat Indonesia memilih untuk tidak tunduk kepada ancaman dan ultimatum bangsa asing.
Prabowo Subianto @prabowo
4. Pada saat itu, tentara Inggris mengeluarkan ultimatum kepada rakyat Surabaya.
Prabowo Subianto @prabowo
5. Kalau para pemuda Surabaya tidak meletakkan senjata dan meninggalkan Surabaya, maka tentara Inggris akan menggempur Surabaya
Prabowo Subianto @prabowo
6. Kita bisa bayangkan, ultimatum ini diberikan oleh tentara yang baru memenangkan perang dunia kedua.
Prabowo Subianto @prabowo
7. Namun kakek-kakek kita, pada usia mereka yang sangat muda, tidak gentar bahkan tidak bergeming
Prabowo Subianto @prabowo
8. Mereka menolak ultimatum yang congkak dan arogan. Mereka menjawab dengan teriakan “Allahuakbar” dan pekikan “merdeka atau mati”
Prabowo Subianto @prabowo
9. Mereka memilih melawan penjajah asing daripada tunduk, daripada menyerah, daripada berlutut di hadapan kekuatan congkak dan arogan.
Prabowo Subianto @prabowo
10. Kita sungguh pantas untuk kagum dan hormat kepada generasi tersebut. Kepada mereka, arek-arek Suroboyo.
Prabowo Subianto @prabowo
11. Kita yang selalu diejek oleh bangsa-bangsa asing sebagai bangsa yang lemah, bangsa yang bodoh, bangsa yang malas....
Prabowo Subianto @prabowo
12. ....ternyata pernah tidak tunduk kepada ancaman, kepada intimidasi, kepada kekuatan asing.
Prabowo Subianto @prabowo
13. Tanggal 10 November dan hari hari berikutnya, tentara Inggris menggempur Surabaya. Akibatnya, puluhan ribu orang gugur dan tewas.
Prabowo Subianto @prabowo
14. Tetapi arek-arek Suroboyo, para pejuang tidak menyerah.
Prabowo Subianto @prabowo
15. Walaupun banyak yang jatuh berguguran, walaupun mayat bertebaran di jalan-jalan dan di kali-kali Surabaya.
Prabowo Subianto @prabowo
16. Pejuang-pejuang kita, pemuda-pemuda kita, didukung oleh seluruh rakyat Surabaya, tidak menyerah, tidak tunduk, tidak berlutut.
Prabowo Subianto @prabowo
17. Kadang kadang dengan berlalunya tahun demi tahun, kita cendung lupa dengan jasa-jasa para pendahulu kita.
Prabowo Subianto @prabowo
18. Kadang-kadang, kita lupa dengan sejarah kita sendiri, ragu dengan jati diri kita sendiri.
Prabowo Subianto @prabowo
19. Apa memang benar, kita bangsa yang lemah? Apa memang benar, kita bangsa yang kalah?
Prabowo Subianto @prabowo
20. Apa memang benar, kita bangsa yang malas, yang tidak mampu menghadapi bangsa lain?
Prabowo Subianto @prabowo
21. Mungkin kita akan tercengang, mungkin kita akan kaget melihat betapa gagahnya para pendahulu kita.
Prabowo Subianto @prabowo
22. Bahwa dalam sejarah Indonesia, sepanjang ratusan tahun, selalu muncul pemimpin-pemimpin tangguh.
Prabowo Subianto @prabowo
23. Selalu muncul pendekar-pendekar pembela rakyat dan keadilan, tokoh-tokoh pejuang pemberani melawan penjajahan dan dominasi bangsa lain.
Prabowo Subianto @prabowo
24. Bangsa yang kuat, dan bangsa yang besar, adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya sendiri.
Prabowo Subianto @prabowo
25. Saya mengajak sahabat sekalian, terutama adik-adik yang masih muda, untuk belajar dan sadar akan sejarah bangsa Indonesia.
Load Remaining (13)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.