0

Lifter Putra Indonesia Eko Yuli Irawan berhasil merebut medali emas setelah berhasil mengangkat beban di kelas 62 kg cabang olahraga angkat besi pergelaraan Asian Games 2018 di Hall A, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8/2018). Eko mengawali dengan baik saat membukukan angkatan snatch 141 kg. Angkatan itu menempatkannya di posisi teratas. Dengan total angkatan 311 kg, Eko Yuli memastikan meraih medali emas. Dia mengungguli lifter Vietnam Trinh van Vinh dengan total angkatan beban 299 kg. Sementara perunggu diraih lifter Uzbekistan Ergashev Adkhamjon dengan total angkatan 298 kg.

😊 😊 😊 Baca ya GUYS ini My Chirpstory https://chirpstory.com/id/qathan1 👈 👈 👈 👈 💩💩💩💩

URL AKURAT.co Asian Games | 'Si Anak Tukang Becak' Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2018 Sebelum meraih emas Asian Games, prestasi Eko bahkan lebih mentereng ketika berlaga di Olimpiade.
qathan @qathan1
Reputasi Eko Yuli Irawan sebagai lifter andalan Indonesia kembali terbukti pada ajang Asian Games 2018. Pria yang kini berusia 29 tahun berhasil meraih medali emas dari nomor andalannya, 62 kg. #AsianGames
KEMENPORA RI @KEMENPORA_RI
MEDALI EMAS! . Angkatan yang luar biasa dari Eko Yuli Irawan berhasil memberikan medali emas untuk Indonesia. Kamu luar biasa Eko, kami sangat bangga! Terima kasih atas persembahan yang luar biasa ini untuk Indonesia! . #IndonesiaJuara #AsianGames2018 #AsianGames #AsianGamesKita pic.twitter.com/rkSq7m3BVE
Expand pic
qathan @qathan1
Ini merupakan medali emas pertama Eko di ajang @asiangames2018 . Sebelum ini, prestasi tertingginya di pesta olahraga antar negara-negara Asia hanya mampu meraih medali perunggu di Asian Games 2010 dan 2014. #AsianGames
qathan @qathan1
Sebelum meraih emas @asiangames2018 , prestasi Eko bahkan lebih mentereng ketika berlaga di Olimpiade. Dua medali perunggu dan satu medali perak berhasil dipersembahkannya. #AsianGames
qathan @qathan1
Namun segala prestasi mentereng itu mungkin tidak akan terwujud andai sang ayah yang berprofesi sebagai tukang becak tak mengizinkannya bergabung dengan sasana Yon Haryono beberapa tahun lalu. #AsianGames
qathan @qathan1
Kariernya pun mulai menanjak sejak 2007 setelah meraih medali emas dari Kejuaraan Dunia junior. #AsianGames
qathan @qathan1
Tahun-tahun berikutnya, prestasi Eko Yuli semakin menanjak dengan menyabet medali emas di PON dan Medali Perunggu Olimpiade Beijing 2008. Ia pun mulai membangun reputasinya sebagai andalan Indonesia di cabor angkat besi. #AsianGames
qathan @qathan1
Jelang @asiangames2018 , masalah datang karena federasi angkat besi Asia berencana menghapus kelas 62 kg yang merupakan nomor andalan Eko. #AsianGames
qathan @qathan1
Beruntung akhirnya keputusan itu dianulir oleh Dewan Olimliade Asia (OCA) setelah pihak Indonesia melakukan lobi sehingga ia bisa berlaga di depan publik sendiri. #AsianGames
qathan @qathan1
Pria yang lahir pada 24 Juli 1989 pun menjadi andalan Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) untuk meraih emas. #AsianGames
qathan @qathan1
Setelah berhasil meraih emas, ia pun mempersembahkan kemenangan ini kepada pihak-pihak yang memperjuangkan nomor ini tetap dipertandingkan. #AsianGames
Good News From Indonesia @GNFI
Lagi! Emas kelima bagi Indonesia dari cabor angkat besi nomor 62 kg, Eko Yuli Irawan. Terimakasih, kami bangga! #AsianGames2018 #AsianGames #AyoIndonesia pic.twitter.com/7Tb7ployK8
Expand pic
qathan @qathan1
"Sebelumnya nomor ini dihapus dan akhirnya dipertandingkan lagi sehingga hasil ini menjadi pembuktian saya karena nomor 62 kg sudah diperjuangkan. Saya memberikan medali emas untuk yang sudah memperjuangkan nomor saya," ujar Eko usai pertandingan. #AsianGames
qathan @qathan1
Keberhasilan Eko ini juga sekaligus mengakhiri paceklik medali emas cabor angkat besi di @asiangames2018 . Sebelum ini, prestasi terbaik angkat besi Indonesia hanyalah medali perak #AsianGames
qathan @qathan1
Setelah ini, Eko tak punya banyak waktu untuk bersantai. Ia kembali bersiap untuk menghadapi kejuaraan dunia dan kualifikasi olimpiade 2020. #AsianGames
Joko Widodo @jokowi
Kemarin, Tiara Andini Prastika dan Khoiful Mukhib menyandingkan dua medali emas dari balap sepeda nomor downhill putra dan putri. Hari ini, atlet angkat besi Eko Yuli Irawan menambah satu lagi medali emas di kelas 62 kg putra. Lima emas dalam empat hari Asian Games 2018 💪🇮🇩 https://t.co/M9Ree7rmVy
Expand pic
METRO TV @Metro_TV
Atlet angkat besi putra Indonesia, Eko Yuli Irawan berhasil merebut medali emas kelima untuk Indonesia di ajang Asian Games 2018 setelah menjadi juara di kelas 62 kg putra @obhcombi #IndonesiaKalahkanBatas #MTVNAD pic.twitter.com/jT4Si6SBP0
Expand pic
Goal Indonesia @GOAL_ID
Sejarah baru mewarnai perjuangan Indonesia di hari ketiga #AsianGames2018. Untuk pertama kali Indonesia meraih medali emas dari cabang angkat besi melalui Eko Yuli Irawan. #EmasUntukIndonesia #AyoIndonesiaBisa @CLEARIndonesia pic.twitter.com/vHTI7YmMPA

Atlet wushu Indonesia, Lindswell Kwok saat membawa bendera merah putih usai pengalungan medali emas dalam cabang Wushu di nomor Taijiquan-Taijijian putri Asian Games 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (20/8/2018). Pengalungan emas Lindswell Kwok dilakukan oleh menteri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Emas yang dipersembahkan dari cabang Wushu ini merupakan emas kedua untuk Indonesia dalam Asian Games 2018.

Load Remaining (20)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.