Kementan Dorong Kemitraan Peternak dengan Pelaku Usaha Persusuan Nasional#Jppindonesia #DorongKualitasTernak

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita (Foto: Dok. Humas Kementan)
National
367 View 0 comments
1
Login and hide ads.
Jpp Indonesia @JppIndonesia
Selamat Sore #SobatJPP Simak yuk Kulwit dengan judul “Kementan Dorong Kemitraan Peternak dengan Pelaku Usaha Persusuan Nasional” #Jppindonesia pic.twitter.com/KPz8Bly5dP
 Expand pic
Jpp Indonesia @JppIndonesia
Kementerian Pertanian (Kementan) menanggapi isu yang berkembang terkait penyediaan dan pembelian susu. #Jppindonesia
Jpp Indonesia @JppIndonesia
Melalui Direktorat Jendral Perternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Kementan menegaskan bahwa meski ada perubahan regulasi, pihaknya tetap mendorong untuk kemitraan antara peternak dan industri persusuan nasional yang sama. #Jppindonesia
Jpp Indonesia @JppIndonesia
"Bagaimanapun keberadaan Permentan 26 tahun 2017 walaupun sudah direvisi, telah menyadarkan atau menggugah semua pihak bahwa keberpihakan pada peternak pada prinsipnya sangat diperlukan. #Jppindonesia #KementanDorongKualitasTernak
Jpp Indonesia @JppIndonesia
Tujuannya agar peternak yang kecil dan besar, serta para pelaku yang di hilir dan yang di hulu tumbuh bersama untuk keseimbangan ekonomi," ungkap Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita di Jakarta, Selasa (14/8/2018). #Jppindonesia
Jpp Indonesia @JppIndonesia
Penegasan tersebut ditegaskan guna merespon pernyataan Ketua Asosiasi Peternak Sapi Perah Indonesia, Agus Warsito yang mengatakan pihaknya saat ini sedang berusaha untuk berbicara dengan @kementan terkait evaluasi terkait aturan tersebut. #Jppindonesia #DorongKualitasPeternak
Jpp Indonesia @JppIndonesia
Ketut menjelaskan perubahan Permentan Nomor 26 Tahun 2017 menjadi Permentan Nomor 30 Tahun 2018 dan Permentan Nomor 33 Tahun 2018 tentang penyediaan dan pembelian susu merupakan konsekuensi dari keputusan DBS WTO. #Jppindonesia #DorongKualitasTernak
Jpp Indonesia @JppIndonesia
Karena itu, beberapa peraturan perundangan yang terkait dengan hortikultura dan peternakan harus direvisi. #Jppindonesia #DorongKualitasTernak
Jpp Indonesia @JppIndonesia
“Kementan sangat mengapresiasi semakin tingginya komitmen para pelaku yang besar dan pelaku hilir, untuk selalu membangun kemitraan dg peternak dan pelaku di hulu,” jelas dia. #Jppindonesia #DorongKualitasTernak
Jpp Indonesia @JppIndonesia
Apalagi kondisi saat ini, dikatakan Ketut, dinamika global yang terus menggerus nilai rupiah. Dampaknya, pasokan bahan baku (susu) impor dirasakan semakin mahal. #Jppindonesia #DorongKualitasTernak
Jpp Indonesia @JppIndonesia
Substusi bahan baku susu dalam negeri, menjadi sangat dibutuhkan agar produk olahan susunya tetap mampu bersaing, baik dipasar domestik maupun pasar ASEAN atau bahkan Asia. #Jppindonesia #DorongKualitasTernak
Jpp Indonesia @JppIndonesia
“Jika kita berani menjadi anggota WTO, risikonya adalah kita harus mampu mensinergikan aturan aturan atau regulasi kita terhadap aturan yang ada di WTO. Setelah kita sinergikan, bukan berarti kita harus habis akal,” ucapnya. #Jppindonesia #DorongKualitasTernak
Login and hide ads.