0
URL AKURAT.co Ekonomi | Mau Dibawa Kemana Industri Hasil Tembakau Dalam Negeri? perlu ada satu kajian yang komprehensif, untuk membahas masalah mau dibawa kemana industri hasil tembakau (IHT) pasca keluarnya PMK 146/2017
Retweet Team @re_kultwit
Berbagai kelompok gencar menolak RUU Pertembakauan dengan berbagai dalih. Misal, RUU Pertembakauan hanya akan menjerumuskan generasi muda bangsa ke dalam jurang kehancuran.
Retweet Team @re_kultwit
RUU tersebut juga dinilai terselip kepentingan industri rokok dan bau politik uang.
Retweet Team @re_kultwit
Direktur Indef pun menilai dalam memandang isu tembakau, tidak bisa hanya dari satu sisi, misal aspek kesehatan saja.
Retweet Team @re_kultwit
Ada aspek penerimaan negara dalam bentuk cukai, ada kepentingan industri, ada kepentingan petani tembakau, dan juga jutaan tenaga kerja, yang juga harus diperhatikan.
Retweet Team @re_kultwit
Semua itu, sejatinya sudah diatur melalui roadmap industri yang disusun pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian.
Retweet Team @re_kultwit
Soal kritikan yang terus muncul ke industri, menurut Enny Sri Hartati tentu saja selalu datang dari kelompok yang disponsori oleh Bloomberg melalui program The Bloomberg Iniative to Reduce Tobacco.
URL AKURAT.co Ekonomi | Berpotensi Sebabkan Monopoli, KPPU Bakal Konsen ke Industri Tembakau Kodrat Wibowo mengatakan bahwa Implementasi PMK 146/2017 berpotensi memunculkan dominasi persaingan usaha.
Retweet Team @re_kultwit
Seharusnya, masing-masing kelompok, baik pro atau anti RUU Pertembakauan, tidak menggunakan sudut pandang sendiri yang dikhawatirkan hanya berujung pada lobi-lobi dalam setiap penentuan keputusan regulasi.
Retweet Team @re_kultwit
Sekarang ini, ada kecenderungan melihat industri rokok dalam kaca mata hitam putih. Kelompok anti tembakau menganggap tembakau hanya akan merusak generasi di masa depan.
Retweet Team @re_kultwit
Sementara industri pasti berpikir punya hak hidup karena selama ini menyetor 139 T lebih ke negara. Anyway, dengan uang cukai sebesar itu, negara akan berpikir keras jangan sampai kehilangan pemasukan.
Retweet Team @re_kultwit
Semestinya, bisa diselaraskan dan berpikir jangka panjang. Yang paling benar, tentu yang ada di roadmap industri. Menyelaraskan pemasukan negara, industri, tenaga kerja, dan kesehatan.
Retweet Team @re_kultwit
Sayangnya, hal ini tidak pernah dibahas serius. Akhirnya, ada kelompok tertentu menilai tembakau begitu buruk.
Retweet Team @re_kultwit
Ada beberapa usul yang mungkin saja bisa menjadi jalan tengah. Industri tetap hidup dan kepentingan sektor lain bisa terakomodir.
Retweet Team @re_kultwit
Misal, pengenaan cukai berbeda untuk rokok dengan kandungan lokal dan impor. Kalau rokok dengan kandungan tembakau lokal mayoritas, cukainya bisa lebih rendah.
Retweet Team @re_kultwit
Dan jika rokok menggunakan tembakau impor, maka bisa dikenakan cukai tinggi. Dengan begitu, industri pun akan fokus ke tembakau dalam negeri.
Retweet Team @re_kultwit
Soal impor tembakau yang dinilai masih tinggi pun juga harus mampu dijawab pemerintah. Misalnya dengan mendorong petani melakukan intensifikasi atau menggunakan teknologi baru agar produksi tembakau di dalam negeri bisa meningkat.
URL AKURAT.co Ekonomi | DPR Sarankan Pemerintah Kaji Ulang PMK 146 Tahun 2017 Soal Cukai Banyak hal yang perlu diperhatikan sebagai pertimbangan dalam menentukan kebijakan IHT.
Retweet Team @re_kultwit
Selama ini, akibat impor yang tidak diatur, industri bisa menumpuk stok. Sehingga ujungnya, sisi daya tawar petani rendah.
Retweet Team @re_kultwit
Namun, petani juga tidak boleh langsung memaksa menyetop impor. Dan yang harus dilakukan, pengurangan impor itu bertahap disesuaikan dengan roadmap kebutuhan industrinya.
Retweet Team @re_kultwit
Yang pasti, berkaitan dengan cukai, tetap harus fair. Jika tarif cukai dinaikkan sementara kondisi ekonomi lesu dan industri sudah terbebani, maka dampak paling buruk terjadi PHK.
Retweet Team @re_kultwit
Cukai dan pajak dari hasil tembakau tidak mesti selalu harus dialokasikan untuk kesehatan dan akan lebih baik dipakai untuk kepentingan publik.
Retweet Team @re_kultwit
Salah satu kepentingan publik yang bisa dibangun adalah perpustakaan umum, sarana transportasi, yang memberikan manfaat luar biasa kepada publik.
Retweet Team @re_kultwit
Sebab, jika bagi hasil dari cukai dialokasikan untuk pembangunan fasilitas kesehatan, hal itu akan menimbulkan multitafsir.
Retweet Team @re_kultwit
Di roadmap Badan Kebijakan Fiskal 2006-2020 sudah jelas, bahwa kebijakan tembakau berpatokan kepada tiga hal yakni tenaga kerja, kesehatan,dan fiskal.
Load Remaining (6)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.