Hoax Beredar di Media Sosial Prediksi Akan Ada Gempa Besar Susulan, Ini Penjelasan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meminta agar masyarakat mengabaikan kabar hoax mengenai akan terjadinya gempa susulan
sutopopurwonugroho Gempa Susulan bnpb hoax viralnow beredar media sosial besar
0
Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_PN
Foto ini hanya rekayasa gambar dari oknum penyebar hoax. Seolah saya sudah menerima peringatan dari orang Belanda akan ada gempa besar setelah tanggal 22/7. Lalu disebarluaskan di media sosial agar masyarakat percaya. Ini semua HOAX. Selalu beredar di sosmed setelah gempa besar. pic.twitter.com/jPhG0DwPg6
Expand pic
Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_PN
Ini HOAX yang ditujukan untuk masyarakat di Jawa. Memang subduksi di selatan Jawa bergerak aktif rata-rata 6-7 cm/tahun. Subduksi tersebut sumber gempa. Tetapi tidak bisa diprediksi pasti akan terjadi gempa besar dalam beberapa waktu ke depan. Dihimbau tidak perlu khawatir. pic.twitter.com/qI0sX45jJL
Expand pic
Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_PN
Setiap terjadi bencana cukup besar di Indonesia selalu disusul HOAX di sosial media. Setelah ada gunung meletus, gempa, banjir, cuaca ekstrem, gerhana bulan/matahari dll selalu saja bertebaran Hoax akan ada bencana besar susulan. Masyarakat resah. Mari kita lawan Hoax. pic.twitter.com/GyuXolMDkq
Expand pic
Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_PN
Hoax prediksi orang Belanda yg berisi akan ada gempa besar susulan selalu beredar luas di sosmed pascagempa besar di Indonesia. Tanggal dalam prediksi tsb dimundurkan 1 minggu oleh oknum penyebar hoax. Ini terjadi sejak gempa Pidie Jaya (2016), Lembata (2017), Lombok (2018) dll. pic.twitter.com/vUcDeYexy6
Expand pic
Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_PN
Ibu saya di kampung Boyolali pun ikut khawatir dan resah akan adanya gempa besar di selatan Jawa dalam beberapa waktu ke depan. Ini hoax. Potensi gempa memang ada. Tapi tidak bisa diprediksi pasti kapan terjadi. Bisa terjadi dalam 1 tahun, 10 tahun, atau ratusan tahun. pic.twitter.com/s9e4J2d6RQ
Expand pic
Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_PN
Percayakan semua informasi gempa pada BMKG. BMKG telah membantah isi prediksi gempa yang disebarkan di fb ini. Kajian tersebut tidak menyebutkan sumber data yang digunakan dan metode analisis yang digunakan. BMKG tidak dapat menilai tingkat kebenaran dan akurasi kajian tersebut. pic.twitter.com/hodrWAnXt9
Expand pic
Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_PN
Mohon para ahli gempa (ahli beneran). Jangan menyebarkan prediksi gempa di sosial media. Masyarakat jadi resah. Apalagi di Lombok yang masih trauma. Jika memang bisa memprediksi, sampaikan ke BMKG dan BNPB untuk dijadikan masukan kebijakan. Jangan disebarkan di sosial media. pic.twitter.com/40AUrTPhDw
Expand pic
Geól. Sergio Almazán @chematierra
@Sutopo_PN Ketidaktahuan hanya diperjuangkan dengan pendidikan! Gempa bumi tidak dapat diprediksi, mereka terjadi sepanjang waktu Pada tahun ada lebih dari 1,3 juta (paling tidak terlihat) Mencoba atau menegaskan bahwa mereka dapat diprediksi tidak bertanggung jawab chematierra.mx/la-tierra/ries… pic.twitter.com/7LN69Fc2LM
Expand pic
em @emmykrd
@Sutopo_PN @BNPB_Indonesia Ini original screen shotnya Pak. Dia kirim tgl 29 Juli. I don't know the logic how gempa works. But if you do have insight, that there would be bigger quake, please please please try to save life by announcing it. We don't want more casualties :( pic.twitter.com/V28oA14jP8
Expand pic
Kodok Pinokio @CanDigawai
@Sutopo_PN Hoax yg dapat membahayakan atau membuat panik orang banyak sudah selayaknya ditelusuri & pelakunya diadili. Ini bukan lagi urusan personal atau sekadar urusan pencemaran nama baik.
🍃 Arma 🇲🇨🇵🇸 @ariarma
@Sutopo_PN Kelihatan sekali klo editan.. Bagian atas potong tempel nya gak rapi.. Konten twit juga tdk mungkin tampilan nya spt itu.. Teganya yg bikin² hoax bencana 😡
KunTari @erimurti
@Sutopo_PN Trims koreksi nya, meskipun yg bicara di video tsb adlh staf ahli LIPI..🤔
Hanif @hanif_sun
@erimurti @Sutopo_PN Berita/informasinya benar, tp cara penyampaian di broadcast oleh oknum itu salah. Memanfaatkan situasi pasca gempa Lombok, sehingga timbul kepanikan/keresahan di masyarakat.
Alvinda @AlvindaAsya
@Sutopo_PN Terimakasih pak atas klarifikasi nya. Info hoax memang ada, tapi apa salahnya kalau kita waspada dan tetap prepare kalau memang terjadi sesuatu yang darurat kan? Hehehe 🙏 Stay safe for Indonesia

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.