1
Warta๐ŸŒPolitikโ„ข @wartapoLitik
Bagi mereka yang mencintai ulama, mulai sekarang tahan jempol Anda. Ingat, ada ulama di sisi Jokowi :) Kalau perlu keluarkan instruksi untuk tidak membully KH Ma'ruf Amin. Yo ra, my friend?
Eliya @eliya_mkom
KH Ma'rif Amin adalah titipan Umat untuk mengalahkan @Jokowi Pilpres 2019 ini Ibarat Perlombaan 3 lawan 1, Jokowi sendirian melawan @prabowo @sandiuno dan KH Ma'ruf Amin. Insya Allah #2019GantiPresiden sudah kian nyata. Mari perjuangkan dengan girang gembira ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ‘ twitter.com/wartapolitik/sโ€ฆ
BERINGIN Muda @AchmadAnnama
Menarik ini analisanya... Jadi pak yai jadi martir umat & jadi brutus bagi Jokowi? twitter.com/eliya_mkom/staโ€ฆ
Eliya @eliya_mkom
Janji mau jelaskan fenomena dibalik penetapan 2 pasang kandidat Pilpres. Tapi masih kurang sreg waktunya, nanti kalau udah pas, aku kabari ๐Ÿ˜Š Sekarang bahas soal Partisipasi Politik Gen Y, salah satu bab di buku @goenheryanto Simak yuk RT dan Like
Eliya @eliya_mkom
Dalam buku Problematika Komunikasi Politik, Bingkai Politik Indonesia Kotemporer, Pak Gun Gun mengutip Don Tapscott tentang pengelompokkan generasi berdasarkan pengelompokkan umur dan karakteristik tertentu. Pre Baby Boom The Baby Boom The Baby Bust The Echo of Baby Boom GEN Z.
Eliya @eliya_mkom
Generasi pre baby boom lahir pada tahun 1945 dan sebelumnya. Generasi The Baby Boom lahir 1945-1964. Generasi the Baby Bust lahir 1965-1976 disebut Gen X Generasi Y, the Echo of the Baby Boom lahir 1977-1997 Generasi Z lahir tahun 1998 hingga sekarang. Kamu termasuk Gen Mana ?
Eliya @eliya_mkom
Jadi mohon maaf mungkin sebelumnya aku salah, seharusnya bang @Fahrihamzah termasuk Gen X dan Mas @mantriss @AgusYudhoyono masuk kedalam Generasi Y. abang Ganteng @sandiuno termasuk Gen X (1965-1976) sedangkan @jokowi termasuk generasi the baby boom yg lahir antara 1946-1964
Eliya @eliya_mkom
Karakter generasi Y sangat lekat dengan model pilihan bebas, jejaring, kecepatan, integritas, menikmati percakapan yang menyenangkan dan menjadikan inovasi sebagai bagian kehidupan mereka. Dalam memilih pemimpin gen Y tidak menyukai gaya aristokrat dan elitis,.........
Eliya @eliya_mkom
Gen Y tidak menyukai pola komunikasi linear, sukanya komunikasi timbal balik, interaksi yg tak terbatas menjadi ciri dominan. Jadi yang suka block di Twitland berarti jauh dari karakter gen Y, yang gak pernah jawab mention juga bukan gen Y, pilih pilih temab juga bukan gen Y ๐Ÿ˜
Eliya @eliya_mkom
Gen Y sering disebht net generation karena sangat intens berinteraksi melalui kanal media dari seperti media sosial. Jadi yang medsosnya pakai admin bukan termasuk gen Y, adminnya yg gen Y ๐Ÿ˜ (canda ini ya...gak bener ini, pakai admin krn gak punya waktu dalihnya ) ๐Ÿ˜
Eliya @eliya_mkom
Partisipasi Gen Y menguay dan jadi viral di medsos, bahkan aktivitas dunia maya, terhubung dengan dunia nyata. Melalui Kopdar. Yang jauh, yang gak kenal, jadi dekat, jadi saling kenal. Berinteraksi dgn tokoh yg aktif di Medsos suatu kemudahan kalau tokohnya punya karakter Gen Y
Eliya @eliya_mkom
Interaksi dan ekspresi partisipasi Gen Y mengkonfirmasi Demokrasi Dunia maya (CyberDemocracy), yg menurut Andrzej kaczmarczyk (2010) ditandai dengan 4 Faktor. Pertama : trend global dlm mempraktekkan model demokrasi partisipatoris. Partisipasi warga lewat medsos secara sukarela.
Eliya @eliya_mkom
Partisipasi itu bukan hanya sebagai sebagai konsumen yang membaca berita atau informasi, warga memberikan dukungan, memproduksi berita, gagasan secara aktif melalui medsos, dan terbukti memberi kontribusi yg signifikan dalam kemenangan kontestasi pemilu di banyak belahan dunia.
Eliya @eliya_mkom
Kedua : komunikasi politik Interaktif. Interaktivitas sangat penting, gaya kaku, berjarak, high profile dan status quo akan tersisihkan oleh politisi yg terbuka, populis, berintegritas serta berorientasi perubahan. Politisi yg gak mau tersingkir harus berusaha menyesuaikan diri.
Eliya @eliya_mkom
Ketiga: konflik sering kali dimediasi menggunakan teknologi informasi, hingga beragam persoalan akan ditangani dengan cepat. Kenyataannya banyak juga konflik yg dipicu oleh komunikasi dimedsos, mungkin karena yg menggunakan medsos saat ini tak semua mempunyai karakter Gen Y.
Eliya @eliya_mkom
Keempat : transformasi politik yg terhubung ke internet memberi akses pada informasi yang sifatnya personal. Perlu diperhitungkan informasi personal apa saja yang diunggah sendiri oleh masing masing individu dalam rangka narsis, jangan sampai jadi amunisi atau ancaman dari lawan
Eliya @eliya_mkom
Kekuatan Gen Y adalah Internet, muncul ruang publik virtual yang intens mengikuti dan menyuarakan sikap mereka. Bumler dan kavanagh dikutip ward dab cahill (2009) menyadari suatu era kemunculan politik generasi ketiga. Setelah era retorika, era media konvensional/mainstream.
Eliya @eliya_mkom
Netizen sebagai politik generasi ketiga menjadikan medsos sebagai arena pertukaran ide, gagasan, pilihan dan dukungan secara demokratis. Era ini akan terlihat pada komposisi anggota legislatif hasil pemilu 2019 dan jabatan politis lainnya akan banyak diisi oleh aktifis Sosmed ๐Ÿ˜
Eliya @eliya_mkom
Ruang publik virtual sangat cair, netizen tidak saling mengenal, sulit meredam persoalan etis, tapi disatu titik jika menyangkut kepentingan publik berbasis komunikasi deliberatif, kerap muncul tren dukungan yang memungkinkan penyatuan kesadaran bersama. #Kompakusungtagar
Eliya @eliya_mkom
Komunitas virtual merepresentasikan ruang publik baru yang bersifat interaktif, multimedia serta menunjukan penguatan demokrasi siber sehingga memberi sumbangsih berarti bagi penguatan civil society.
Eliya @eliya_mkom
Banyak ilmu dan pengetahuan tentang komunikasi politik yg dapat diperoleh dari buku ๐Ÿ‘‡ pak @goenheryanto ini. Jadi jangan cuma main medos doang, gen Y kudu wajib baca buku ini.๐Ÿ‘‡ Kalau mau tambah pintar, segera baca buku ini๐Ÿ‘‡ jangan pinjam teman, tapi beli. Gak mahal kok ๐Ÿ˜ pic.twitter.com/drX8D4JCVH
Expand pic
Eliya @eliya_mkom
Masama Pak @goenheryanto berbagi Ilmu itu pahala jariah, menulis buku seperti Pak Gun Gun adalah satu caranya. Yup. Apa yang dikatakan, akab segera lenyap. Apa yang tertulis akan menjadi abadi. twitter.com/goenheryanto/sโ€ฆ

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.