1
Login and hide ads.

Presiden PKS Sohibul Iman menyatakan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai perwujudan nasionalis-Islam. Sosok Sandi dinilainya juga sebagai santri, meskipun orang lain tak berkata demikian.

"Mungkin beliau (Sandiaga) dalam kaca mata kita selama ini tidak terkategori sebagai santri," kata Sohibul di deklarasi Prabowo-Sandi

Sandiaga sebelumnya dikenal sebagai pengusaha. Dia kemudian menjadi politikus, menjabat Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Meski secara langsung tak ada latar belakang santri, namun Sandiaga dinilai Sohibul sudah ter-Islamisasi.

"Saya kira beliau seseorang yang memang hidup di alam moderen, tetapi beliau mengalami proses spiritiualisasi dan Islamisasi, sehingga saya bisa mengatakan saudara Sandi adalah merupakan sosok santri di era pos-Islamisme. Dia benar-benar menjadi contoh pemimpin muslim yang kompatibel dengan perkembangan zaman," tutur Sohibul.

URL detiknews 6974 Presiden PKS: Sandiaga Uno Santri Era Pos-Islamisme Presiden PKS menyatakan pasangan Prabowo-Sandi sebagai perwujudan nasionalis-Islam. Sandi dinilainya juga sebagai santri meski orang lain tak berkata demikian.
mohamad sohibul iman @msi_sohibuliman 10/08/2018 02:35:57 WIB
Santri konvensional ditandai oleh simbol2, slogan, n ritual. Peci n sarung jd simbol utama. Santri postmo fokus pd substansi nilai walaupun simbol n ritual tdk dilupakan. @sandiuno sangat stylish n kekinian tapi dia pekerja keras, profesional n rajin shalat serta shaum sunnah.
Muhammad Ubaidillah @ubaidzone 10/08/2018 10:30:43 WIB
Jangan boros istilah, pak, klo gak tau maknanya. Semalam bilang post-islamisme sekarang bilang postmo(dernisme). Padahal keduanya berbeda. Klo santri postmo itu macam @sahaL_AS hehe... twitter.com/msi_sohibulima…
Jaga Pemimpin Muslim @SNT80s 10/08/2018 08:42:26 WIB
Santri apane, santri kuwe ya minimal pernah mondok walaupun mentah he..he twitter.com/AhlulQohwah/st…
Ibra Kadabra @_Ibra_Kadabra 10/08/2018 10:10:29 WIB
Mendadak santri RT @detikcom: Presiden PKS: Sandiaga Uno Santri Era Pos-Islamisme detik.id/6Jb3ly pic.twitter.com/DvvDp7d8yp
 Expand pic
Vadlee @Fadli4F 10/08/2018 11:20:00 WIB
@msi_sohibuliman @sandiuno tetiba Sandi jadi Santri setelah masuk kubu PKS aneh, kapan nyantrinya oii
~ @AhlulQohwah 10/08/2018 08:48:28 WIB
@SNT80s mungkin maksudnya mondok di Pangudi Luhur pic.twitter.com/Ip4HpGdH5f
 Expand pic
Fitra Burnama @Fitraburn 10/08/2018 07:21:25 WIB
@VIVAcoid Santri apaan gak pernah sekolah di pesantren pic.twitter.com/JV3rn5M35j
 Expand pic
ꦩꦸꦂꦠꦝ @MurtadhaOne 10/08/2018 10:46:01 WIB
@msi_sohibuliman @sandiuno Riwayat Pendidikan Sandiaga 👇 SD Perkumpulan Sekolah Kristen Djakarta (PSKD) Bulungan SMPN 12 SMA Pangudi Luhur Wichita State University George Washington University 👆 ini yg disebut PKS santri posmo? 🤭
Belajar online marketing yuk @sarmus09 10/08/2018 07:17:00 WIB
Kata PKS, Sandi yg lulusan SMA katolik Pangudi Luhur, adalah Santri Post Islamist Cool, berarti gue yang lulusan SMA katolik Tarakanita, tetangga SMA nya Sandi, Santri Post Islamist juga ya ? Sekolah kita khusus 1 jenis kelamin memang subhannallah saya santri #Jumatberkah
Sumarwoto Ndeso Pool @Sumarwoto18 10/08/2018 10:59:32 WIB
@MurtadhaOne @msi_sohibuliman @sandiuno Jika melihat masa sekolah sandi diatas dan ucapan org atau oknum Fi ka es ...Maka yg trjdi adalh membingungkan umat dan membodohkan rakyat ...
Agus Sari @agussari 10/08/2018 12:05:32 WIB
Pangudi Luhur sudah dikukuhkan sebagai pesantren yang akan menghasilkan santri post-Islamisme.
Riza Adrian @juada_malabero 10/08/2018 09:37:56 WIB
Sandiaga Uno adalah santri dari Pangudi Luhur😂 pic.twitter.com/TPO96vnoPT
 Expand pic
𝕂𝕖𝕟 ℕ𝕕𝕒𝕣𝕦 @kenndaru 10/08/2018 08:34:39 WIB
@poutmonz Etapi Sandiaga itu secara pribadi orang baik. Serius. Kesaksian banyak alumni PL yg aku kenal. Sayangnya, dlm politik "baik" itu gak masuk dlm persamaan. Hanya pandangan politik dan posisi strategi yg musti dihitung.
#JakartaTabah @vaiyo 10/08/2018 01:09:13 WIB
Kata ketum pks sandi itu santri modern. Baru sekarang saya tau ternyata SMA Pangudi Luhur di Jl. Brawijaya Kebayoran itu adalah pesantren modern tho?
#JakartaTabah @vaiyo 10/08/2018 01:39:05 WIB
Ketiga anak lelaki saya belajar di perguruan Pangudi Luhur. Alhamdulillah anak2 saya semuanya santri modern menurut ketum pks
Belajar online marketing yuk @sarmus09 10/08/2018 07:29:46 WIB
Sekolah saya @sandiuno memang mirip pesantren, tidak menerima murid beda kelamin. Sekolah dipimpin oleh pemimpin Agama, PL oleh Bruder, TarQ oleh Suster. Warga Tangsel terutama yg pro PKS, pilih Saya ya, Saya Santri Post Islamist
The Power of Emak-emak @PowerEmak 10/08/2018 14:19:56 WIB
Ada yg mengklaim sebagai santri postmo, yg fokus pada subtansi nilai. Sah saja klaim seperti itu, namun rekam jejaknya tak mendukung mendadak mengatas namakan santri. Piye toh.. #JokowiMaruf2019
🛩 @boeingr 10/08/2018 14:19:19 WIB
kirain istilah santri post-islamisme itu dari netizen, ternyata dari presiden partai yang itu. 😂
Farava digprint @irvanakoed 10/08/2018 13:25:15 WIB
@savicali @emerson_yuntho Pdhl santri itu sebutan utk mrk yg nyantren, pelajar utk mrk yg belajar, Mahasiswa utk yg belajar di PT... Bahasa Indonesia mulai berubah cc @ivanlanin
galang ramadhanes @gaze03 10/08/2018 06:43:55 WIB
@savicali Mungkin Ramadhan kmrn dia ikut pesantren kilat Mas

KH Abdul Ghoffar Rozien masih mengingat betul peristiwa bersejarah 22 April 2015. Pada Rabu itu, bertempat di Hotel Salak, Bogor, Jawa Barat tengah dibahas agenda penting. Tema utama yang diusung adalah pembahasan kapan pastinya Hari Santri ditetapkan.

Organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam hadir mengirimkan perwakilannya pada pertemuan tersebut. Beberapa di antaranya, Al Irsyad, DDI, Persis, Muhammadiyah (Sekretaris Umum Abdul Mu’ti), MUI (Ketua Umum KH Ma’ruf Amin), PBNU (Ketua Umum Said Aqil). Selain ormas, ada juga sejarawan dan pakar Islam, seperti Azyumardi Azra.

Gus Rozien, sapaan akrab KH Abdul Ghoffar Rozien, menceritakan, beragam pemikiran muncul dalam pertemuan tersebut. Seperti, Hari Santri akan melahirkan eksklusifisme. Sebab, bukan tidak mungkin kelompok lain di luar santri akan menuntut hal serupa.

Dari serangkaian pemikiran itu, sampailah pada 22 Oktober diusulkan menjadi Hari Santri. Pada tahap ini, ia mengaku, masih ada yang tidak setuju Hari Santri jatuh pada 22 Oktober. Namun, akhirnya mayoritas yang hadir dalam pertemuan tersebut sepakat Hari Santri ditetapkan pada 22 Oktober.

“Tetapi dari 13 ormas yang hadir itu, 12 di antaranya menandatangani usulan Hari Santri tanggal 22 Oktober. Semua sepakat kecuali satu. Kecuali satu yang kemudian tidak menandatangani usulan itu. Semuanya sepakat,” kata Ketua Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) ini kepada CNNIndonesia.com, di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (5/10).

Salah satu ormas yang tidak menandatangi kesepakatan itu adalah Muhammadiyah. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj mengatakan, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid ikut setuju penatapan 22 Oktober sebagai Hari Santri.

“Eh begitu sudah dekat mau dideklarasikan, Din Syamsuddin tidak setuju. Kirim surat ke Presiden Jokowi,” katanya kepada CNNINdonesia.com, Jumat ((6/10).

Alasan penolakan Muhammadiyah, ia mengungkapkan, di saat-saat Indonesia membutuhkan persatuan, akan terjadi polarisasi jika nantinya ada Hari Santri. Akan ada santri dan nonsantri sehingga berpotensi menimbulkan perpecahan.

“Saya jawab, pertama, yang namanya santri di sini bukan hanya alumni pesantren atau jiwanya santri, tapi beragama Islam, berakhlak, hormat sama kiai. Saya contoh ke pak Nuh (Muhammad Nuh, mantan Mendikbud era SBY). Prof Nuh itu bukan (keluaran Pondok Pesantren) Lirboyo, bukan Jombang, alumninya, SD, SMP, SMA, ITS, (lulusan) Perancis, sudah, tapi santri itu. Itu bukan (keluaran) pesantren, tapi jiwanya santri. Hormat pada kiai, hormat pada ulama. Jadi tidak benar kalau memaknai hari santri itu hanya miliknya santri, miliknya alumni pesantren,” katanya menjelaskan.

URL nasional 814 Di Balik Sejarah Hari Santri Era Jokowi Perayaan hari santri disebut sebagai bentuk eksklusifisme santri dalam hal ini Nahdlatul Ulama (NU). Namun, anggapan itu dinilai tidak tepat.
Load Remaining (5)

Bookmarked tags

No tags
Login and hide ads.