Jokowi Tepat Memilih KH. Ma'ruf Amin, untuk mencegah disintegrasi Bangsa melalui Politisasi SARA

Jokowi Tepat Memilih KH. Ma'ruf Amin, untuk mencegah disintegrasi Bangsa melalui Politisasi SARA
0
Ria Maria @riamaria23

Sebelum melihat aspek-aspek penting dari keputusan Presiden Joko Widodo memilih KH. Ma’ruf Amin (KMA) sebagai cawapresnya di 2019, pertama-tama kita uraikan profil beliau. pic.twitter.com/Fr3THBgffx

10/08/2018 10:55:42 WIB
Expand pic
Ria Maria @riamaria23

Nama lengkap Dr. (HC) KH. Ma’ruf Amin. Lahir di Tangerang, 11 Maret 1943. Sejak kecil, ia lahir di dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU). Demi terus perkuat tradisi pendidikannya, keluarga MA menyekolahkannya ke Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. nasional.kompas.com/read/2018/08/0…

10/08/2018 10:55:43 WIB
Ria Maria @riamaria23

Setelah lulus pondok, MA meneruskan kuliah di Universitas Ibnu chaldun, Bogor, Jawa Barat.

10/08/2018 10:55:44 WIB
Ria Maria @riamaria23

MA dikenal sebagai sosok yang memiliki keilmuan agama. Beliau bergelut di dunia dakwah. Sepanjang ini, beliau menjadi tokoh agamawan yang membawa pencerahan kepada umat dan bangsa Indonesia. news.detik.com/berita/4159193…

10/08/2018 10:55:44 WIB
Ria Maria @riamaria23

Beberapa kiprahnya dalam kaitannya dengan urusan agama, antara lain mula-mula ia menjadi anggota koordinasi Dakwah Indonesia (KODI) DKI Jakarta. Kapasitasnya sebagai agamawan membawanya jauh: ia menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Kehidupan Beragama (2007-2009),

10/08/2018 10:55:44 WIB
Ria Maria @riamaria23

sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hubungan antar Agama (2010-2014), Wakil Ketua Umum MUI (2014), Rais Aam (Ketua Umum) Syuriah PBNU (2015-2020) dan Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI (2015-2020). m.detik.com/news/berita/41…

10/08/2018 10:55:45 WIB
Ria Maria @riamaria23

Tapi seiring itu, MA juga ulama yg memiliki kesadaran dan kepedulian politik. Perpaduan yang purna antara kesadaran dan keilmuannya sebagai seorang agamawan dan kesadarannya sebagai seorang politisi mengantarkannya menjadi seorang yang berperan penting pada negara ini.

10/08/2018 10:55:45 WIB
Ria Maria @riamaria23

Di politik, MA sempat jadi anggota DPR DKI Jakarta dari Partai Persatuan Pembangunan. Namanya mulai terkenal berbarengan lahirnya Era Reformasi, pada tahun 1998, dengan bermunculan partai-partai baru. m.detik.com/news/berita/41…

10/08/2018 10:55:46 WIB
Ria Maria @riamaria23

MA sempat diminta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk menjadi Ketua Dewan Syuro PKB yang pertama. Melalui partai besutan Abdurrahman Wahid ini, MA pernah menjadi anggota DPR/MPR RI.

10/08/2018 10:55:46 WIB
Ria Maria @riamaria23

Panasnya dinamika politik di PKB dan nasional, ia memilih konsentrasi ke ormas Islam NU dan MUI. MA pun menjalaninya dengan khidmat. Ia termasuk menjadi salah satu pengurus NU dan juga aktif di Komisi Fatwa MUI. m.detik.com/news/berita/d-…

10/08/2018 10:55:46 WIB
Ria Maria @riamaria23

Keilmuan MA tak perlu diragukan lagi. Lulusan Universitas Ibnu Khaldun ini memiliki intelektualitas di berbagai bidang keislaman. Ia memperoleh anugerah Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) untuk bidang Hukum Ekonomi Syariah dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

10/08/2018 10:55:47 WIB
Ria Maria @riamaria23

Lalu mengapa @jokowi memilih MA? Pengamat politik dari Charta Politika, Yunarto Wijaya, mengatakan ini pilihan realistis Jokowi dan ini terbaik buat koalisi partai politik pendukung Jokowi.

10/08/2018 10:55:47 WIB
Ria Maria @riamaria23

MA adalah simbol ulama, ulama sepuh yang dihormati di kalangan ulama-ulama lainnya. Dengan MA sebagai cawapres Jokowi, ini berpeluang menggaet dukungan besar dari kalangan Islam.

10/08/2018 10:55:47 WIB
Ria Maria @riamaria23

Kedua, dipilihnya MA sebagai cawapres @jokowi tidak menjadi beban bagi parpol koalisi yang tidak bisa mengusung kadernya sebagai cawapres Jokowi. MA sebagai ulama sepuh dianggap kecil kemungkinan untuk dapat berlaga di pilpres 2024.

10/08/2018 10:55:48 WIB
Ria Maria @riamaria23

Ketua Umum PPP, M. @MRomahurmuziy menjelaskan beberapa hal terkait MA. Diantranya MA adalah figur yang dihormati di kalangan ormas Islam sebab posisinya sebagai Ketua Umum MUI. Ia disegani oleh komponen 212. news.detik.com/berita/d-41586…

10/08/2018 10:55:48 WIB
Ria Maria @riamaria23

MA juga seorang yg paham ekonomi. Beliau anggota Dewan Ekonomi Syariah. Seluruh gerakan politik Islam yg pro ekonomi syariah niscaya akan menjadi strong supporter bagi beliau.

10/08/2018 10:55:49 WIB
Ria Maria @riamaria23

MA adalah politisi yg ulama dan ulama yg politisi. Pribadinya bersahaja, faqih (ahli agama), pernah menjadi anggota DPRD dan DPR RI, serta keturunan Syekh Nawawi Al-Bantani, ulama besar yg mjd guru kyai2 besar nusantara

10/08/2018 10:55:49 WIB
Ria Maria @riamaria23

Alhasil menurut @MRomahurmuziy , MA akan melengkapi postur pak @jokowi yg selama ini selalu dinarasikan oleh lawan politik sebagai figur yg defisit di aspek religiusitas.

10/08/2018 10:55:49 WIB
Ria Maria @riamaria23

Bagi beberapa pihak yang keberatan atas pilihan MA sebagai cawapres Jokowi, perlu dipikirkan beberapa hal. Pertama, persoalan terberat bagi Jokowi adalah perihal potensi disintegrasi bangsa yang disebabkan oleh penyalahgunaan media sosial untuk menghasut dan menyebarkan hoaks.

10/08/2018 12:05:09 WIB
Ria Maria @riamaria23

Kedua, kita mesti peka bahwa banyak gerakan anti NKRI yang menyaru sbg oposisi di dalam demokrasi. Kenyataannya mereka anti demokrasi. Tidak mudah melawan kerusakan pemikiran yang tersebar luas apabila tidak dibantu oleh sosok yang memiliki kredibilitas di kalangan kaum islamis.

10/08/2018 12:05:10 WIB
Ria Maria @riamaria23

Ketiga, isu agama yang banyak digunakan di tengah-tengah kontestasi politik telah banyak merugikan kita semua. Sebab itu, pilihan atas MA bukan sekedar kalkulasi politik semata. Melainkan keberadaannya menjadi figur ...

10/08/2018 12:05:10 WIB
Ria Maria @riamaria23

....untuk membendung berbagai penyakit isu anti NKRI, penyalahgunaan jejaring keagamaan dan penghasutan atas nama agama.

10/08/2018 12:05:10 WIB
Ria Maria @riamaria23

Jadi sekali lagi, yang menjadi hitung-hitungan penting dalam pikiran Jokowi adalah bagaimana kontestasi esok tidak membuat polarisasi bangsa ini semakin tajam yang dimanfaatkan oleh anasir anti NKRI untuk memperkuat pengaruhnya.

10/08/2018 12:05:11 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!