Kisah Haru Perempuan Papua Jadi Polisi by @nizambadung

Chirpified
WestPapua women papua
1759 View 1 comments
1
Login and hide ads.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:27:57 WIB
salut sama nih anak, jauh2 ke jogja buat masuk sepolwan. orangtua dia sama #Papua pasti bangga, gutjob! pic.twitter.com/8FkBvIp0dM
 Expand pic
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:27:57 WIB
Mampu menjadi sosok polisi wanita yang profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat merupakan kebanggaan tersendiri. Apalagi hal itu didapatkan oleh seorang perempuan asal provinsi paling timur Indonesia, yakni Papua.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:27:58 WIB
Rasa bangga bercampur haru dialami oleh Natalia Desi, anak perempuan asal Papua berusia 19 yang lulus seleksi menjadi calon polisi wanita tahun ini.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:27:58 WIB
“Natalia berasal dari suku Nafri Jayapura lahir di Kota Jayapura tanggal 28 Desember 1999 anak ke-4 dari 7 bersaudara. Ayahnya merupakan pensiunan PNS di Dinas Pemakaman Pemkot Jayapura sedangkan ibunya tidak bekerja.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:27:58 WIB
Dia putri asli Jayapura ini besar dan tumbuh di Kota Jayapura hingga lulus SMP,” kata Asistem SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto dalam keterangan persnya, Rabu (8/8).
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:27:59 WIB
Arief menceritakan perjuangan Natalia yang akhirnya bisa lulus seleksi calon polisi wanita tahun ini. Berawal hijrahnya Natalia dari Jayapura ke Yogyakarta.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:27:59 WIB
“Setelah lulus SMP di Jayapura tahun 2014, karena kecintaannya pada musik Natalia memberanikan diri meminta izin kepada orang tuanya untuk bersekolah di Yogyakarta untuk belajar biola yang lebih baik di kota pelajar tersebut.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:00 WIB
Natalia ingin mendapatkan suasana baru di Yogya dan untuk mempelajari skill bermain biola yang lebih baik di Yogya,” jelasnya.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:00 WIB
Di Yogyakarta, Natalia masuk SMK Negeri 2 Kasihan Bantul, untuk Natalia melanjutkan sekolahnya. Karena tidak ada keluarga di Yogya, Natalia tinggal di kosan yang berpindah-pindah di sekitar sekolahnya.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:00 WIB
“Guru biolanya di Jayapuralah yang mengarahkan Natalia untuk masuk ke SMK musik tersebut karena gurunya itu adalah alumni SMK tersebut,” jelas Arief.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:01 WIB
Lulus SMK tahun 2017, Natalia langsung melanjutkan kuliah di Institut Seni Indonesia di Kota Yogyakarta hingga semester 3 saat Natalia menerima informasi dari pihak kampus bahwa Polri sedang melaksanakan rekruitmen khusus dari sekolah musik.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:01 WIB
Arief menceritakan, Natalia sempat bercita-cita menjadi Polisi Wanita, namun niat tersebut tidak pernah terucapkan bahkan kepada orang tuanya sekalipun karena Natalia merasa bahwa dia berasal dari keluarga yang kurang mampu.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:02 WIB
“Natalia memahami bahwa beban orang tua dan kakaknya semakin berat karena saudaranya banyak dan kondisi orang tua yang sudah tidak bekerja....
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:02 WIB
....Natalia akhirnya memilih untuk mencoba peruntungannya dengan mendaftar menjadi polisi wanita untuk meringankan beban orang tua dan beban kakaknya yang pertama,” beber Arief.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:02 WIB
Saat proses seleksi, Natalia sempat mengalami kendala karena semua persyaratan ada di Yogyakarta yang mengakibatkan berkas dikirim bolak-balik dari Jayapura ke Yogyakarta.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:03 WIB
Namun akhirnya proses seleksi di Polda yang sangat kompetitif bisa dilalui dan Natalia termasuk dari 7 orang calon yang lulus seleksi di Polda DIY.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:03 WIB
Natalia menyampaikan tidak ada biaya yang dia keluarkan selama proses seleksi selain biaya pribadi untuk makan, transportasi dia sendiri selama tes dan biaya kirim berkas dari Jayapura ke Yogyakarta. Natalia pun yakin dengan kemampuannya karena seleksi di Polda DIY,
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:04 WIB
Natalia memperoleh nilai tertinggi di tes Jasmani mengalahkan pesaing-pesaing lainnya.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:04 WIB
“Natalia telah membuktikan bahwa seleksi polisi tahun 2018 ini benar-benar gratis tidak dipungut biaya, seleksi dilaksanakan secara clear and clean karena langsung diumumkan hasilnya setelah tes sehingga transparan tidak ada yang ditutup-tutupi,” ungkapnya Arief. pic.twitter.com/p9jNyM1E83
 Expand pic
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:05 WIB
Saat mengetahui bahwa diumumkan lulus, Natalia langsung menghubungi orang tuanya via telepon. Tidak ada tanggapan lain dari orang tuanya selain ucapan syukur dan tangisan bahagia di ujung telpon.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:05 WIB
“Orang tua Natalia sangat senang anaknya bisa lulus meskipun sempat tidak percaya seorang putri Papua bisa lulus seleksi di Polda DIY bersaing dengan putri-putri terbaik lainnya.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:05 WIB
Selama tes di Polda DIY, Orang tua Natalia tidak pernah sekalipun ke Yogyakarta untuk melihat proses seleksi di sana. Bahkan hingga Natalia masuk ke sekolah Sepolwan.
Nizam Abdul @nizambadung 09/08/2018 17:28:06 WIB
Natalia sangat berharap orang tuanya bisa datang saat nanti dia dilantik menjadi Polisi Wanita 7 bulan lagi jika lulus pendidikan,” pungkas Arief.

Bookmarked tags

No tags
Login and hide ads.