Add to Favorite
0
Login and hide ads.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 08/08/2018 22:56:06 WIB
Jadi yang dibilang inisialnya A kemarin itu Abang Sandi Uno? :).
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 08/08/2018 23:23:39 WIB
Malam ini sih kita bergossip. Ketua umum Demokrat belum bicara di publik. Banyak hal yang bisa terjadi. Tapi seru. :p
Story 6257 view 20 "@Prabowo Ternyata Jenderal 'Kardus' Berkualitas Buruk" by @AndiArief__ Chirpified By @M4ngU5il BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 09/08/2018 08:11:16 WIB
Andi Arief. Saya kira akan dikenang sebagai orang yang dalam 2-3 tweet telah memastikan pilpres 2019 selesai. Delapan bulan ke depan ini hanya menggantang asap. Takutnya malah bikin Jokowi milih cawapres semena". Jokowi-Puan bisa kejadian. :)
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 09/08/2018 08:14:38 WIB
Saya selalu concern dengan mereka yang undecided. Yang fanatik baik ke Jokowi atau Prabowo ngga akan kemana". Undecided ini lebih berpendidikan dan sensitif dengan isu" korupsi atau transaksi politik.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 09/08/2018 08:18:28 WIB
Andaipun AA mengeluarkan statement itu dalam upaya menekan Prabowo, kerusakannya tetap sulit untuk diperbaiki. Public Relation nightmare beneran. Harapannya cuma satu. Orang Indonesia ini pelupa. Tapi 8 bulan?
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 09/08/2018 08:26:19 WIB
Yang menyedihkan, selalu, orang akan fokus pada blunder dalam memposting twit itu. Padahal sikap AA menurut saya benar. Kita harus selalu kesal kalau kalahnya gegara duit seperti yang ditengarainya.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 09/08/2018 08:30:48 WIB
Beberapa hari ke depan, Demokrat akan jadi bulan-bulanan. Kalau berhasil menjadikan AHY cawapres, selalu saja ada yang akan bilang, "ngasih duit lebih banyak, ni yee". Kalau gagal, ya ledekan soal setan dan kardus sih ngga akan berhenti. Namanya juga benci. :)
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 09/08/2018 08:36:42 WIB
Demokratnya sih ndak dibenci oum, buzzer dan penjilat2nya aja ndak simpatik, makanya banyak yang jadi ndak suka. Awalnya masuknya AHY saya anggap sebagai sinyal regen. twitter.com/awemany/status…
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 09/08/2018 08:40:48 WIB
@VeritasArdentur Bua ha ha. Bebaas. Tapi kalo mau jujur ya mesti melihat serangan ke SBY dan AHY itu ngga proporsional. Lha kalo didiamkan, nanti dianggap benar.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 09/08/2018 08:48:38 WIB
proporsional kok. siapa saja yg bisa jujur, bisa lihat bahwa AHY belum siap. buzzer mah sudah pasti bias, dan ini mengamplifikasi ketidaksukaan. makanya pak @SBYudhoyono saya lihat salah pilih buzzers dan konsultan. twitter.com/awemany/status…
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 09/08/2018 08:53:43 WIB
@VeritasArdentur @SBYudhoyono Belum atau sudah siap itu relatif. Dalam politik itu ada high call. Apakah situ pernah lihat twit saya yg bilang AHY HARUS jadi wapres? Nope. AHY perlu jabatan publik. High callnya wapres. Tapi counter narasinya kan pada AHY boneka SBY. AHY terlalu cerdas buat jadi boneka.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 09/08/2018 08:56:29 WIB
((( AHY perlu jabatan publik ))) Gimana nih pak @SBYudhoyono yang bener AHY maruk jabatan gini? twitter.com/awemany/status…
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 09/08/2018 09:01:09 WIB
@VeritasArdentur @SBYudhoyono Iya. Untuk membuktikan kapabilitasnya dalam konteks memajukan masyarakat. Ini kan yang selama ini masih diragukan (sebagian) orang. Masak ujug" jadi presiden? Situ spin jadi maruk? Ya bebaaas. Tapi situ tahu urusannya bukan maruk.
Faisal A ✈️🤖 @_FaisalArief 09/08/2018 09:03:04 WIB
@awemany Naaah, I don't hate AHY, seems looks a good guy, but he can't stand for himself to make his own plans against the willing of his parents, either start his "public position" as DPR guy or runs for a Governorial position or a Presidential position. I don't know what he is up to.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 09/08/2018 09:05:53 WIB
Oum, kok dalam 1 kalimat sudah pikun? Di awal jawab "Iya" terhadap "masak AHY maruk jabatan?". Ujug2 di belakang bilang saya spin. You cannot take your cake and eat it too. Coba dalam kepala dibantah2kan dulu sebelum keluar jadi kalimat. twitter.com/awemany/status…
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 09/08/2018 09:08:35 WIB
@_FaisalArief Ini adalah exactly narasi yang keliru tentang AHY. Seolah ini adalah keinginan orangtua. Spin. Didukung orang tua itu bukan dosa. But he knows what he is doing. Saya kira kita akan masih melihat AHY berkiprah di panggung politik untuk waktu yang lama.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 09/08/2018 09:13:00 WIB
@VeritasArdentur Iya untuk perlu jabatan publik. Statement situ yg pertama. Tidak benar kalau perlu itu dihubungkan dengan maruk. Statement situ yang kedua. Baik. Mungkin saya harus elaborate sedalam ini buat orang yg ngga bisa bedain "Loe pinter" dan "Loe kayaknya pinter".
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 09/08/2018 09:17:11 WIB
Wahahahhaa. Sendiri tak bisa komunikasi dengan struktur yang baik, lalu tuduh orang tak bisa mengerti ya oum? Makanya oum, lainkali sebelum keluar jadi kalimat, dibantah2kan dulu di dalam kepala. Atau coba ambil kuliah ilmu komunikasi lagi oum. twitter.com/awemany/status…
abdul @ngabdul 09/08/2018 09:19:16 WIB
Mau membuktikan kapabilitas itu kayak Obama. Walau doktor lulusan Harvard mulai karir dr bawah sebagai pekerja sosial di Chicago. Lalu state senator, lalu senator. Ga ujug2 mempromosikan diri sendiri kayak AHY. Ya ga banyak lah yang mau beli twitter.com/awemany/status…
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 09/08/2018 09:22:54 WIB
@VeritasArdentur Bantah saja dimana salah saya kalau mampu. Jelas anda punya 2 statement. Satu saya iya kan. Satu lagi saya tidakkan. Lalu anda nuduh pikun. Logikanya? Kalo situ ngga ngerti ya udah. Saya tahu kok dengan siapa saya bicara. Ama orang yang ngga paham bedanya..ah sudahlah.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 09/08/2018 09:27:30 WIB
@ngabdul Problemnya apa? Kalau ngga ada yang mau beli ya ngga laku. Berkacanya kan pada elektabilitas. Soal kapabilitas ya saya yakinlah. Banyak menteri dengan pengalaman politik tapi ngga bisa apa". Tempatkan pada level yg bisa dipercaya saja. Ngga susah. Ini politik kok.
abdul @ngabdul 09/08/2018 09:31:04 WIB
@awemany Problemnya buat Indonesia ga ada. Buat Partai Demokrat besar. Jadi kelihatan konyol, mempercepat proses pengadilan. Dari partai terbesar jadi partai gurem
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 09/08/2018 09:34:15 WIB
@ngabdul Ngga harus giitu juga. Kalau mau jeli mengamati, Partai Demokrat ini diuntungkan dengan kemunculan AHY. Punya ambassador untuk mendekatkan diri ke pemilih muda/millenial. Punya narasi baru. Banyak.
Load Remaining (26)

Bookmarked tags

No tags
Login and hide ads.