2
Login and hide ads.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 02:20:45 WIB
Filternya bekerja dengan baik. Alhamdulillah. Sebaiknya teman-teman yang lain tetap tenang. Karena duo burung itu lebih paham dengan apa yang mereka lakukan.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 02:30:24 WIB
Untuk membuat kopi saja diaduk dulu. Yang mengaduk-aduk belum tentu dia salah, karena itu bagian dari treatment. Jadi bersabar, biar muncul semua ampas-ampasnya ke permukaan. Well, its good work.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 02:58:53 WIB
Kalau udah diaduk gini, apa enggak pusing itu pak dhe. Ayo pak dhe, nikmati kopinya :)
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 03:22:46 WIB
Tinggal cek narasi media. Kalau masih ada yang nyepin terus percaya total headline tanpa baca isi itulah korban propaganda. Media itu hanya berita, gampang dibuat, tidak mewakilkan apalagi jadi rujukan peta politik.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 03:24:18 WIB
Apalagi intel-intel pop mie, akun mabuk intelijen yang sibuk lakukan belah bambu. Hanya lihat yang ada di permukaan. Kopi pahit atau teh manis di meja pertemuan saja mereka tidak tahu. Kok ya ramai sendiri.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 03:27:28 WIB
Hitung-hitungan Prabowo dan SBY di atas rata-rata, mereka akan coba se-presisi mungkin melihat langkah lawan. Belum lagi elit pks dan pan yang memahami akar rumput dan keinginan umat. Butuh adukan paten untuk bisa hasilkan formula.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 03:30:03 WIB
Yang jadi pertanyaan, dengan modal elektabilitas anjlok, janji basi, ekonomi syuram, tekanan global, harusnya soroti kebingungan petahana. Kenapa jadi pusing dengan mereka yang sudah punya kartu AS.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 03:32:49 WIB
Ketika ada wacana: AHY; gerahnya kubu petahana langsung berseri Itu Moeldoko. Ketika UAS; kegelisahan muncul, opini menimpa KH. Ma'ruf Amin. Ketika wacana Sandi, bukan CT yang akan dilambungkan, tetapi Airlangga bersiap di posisi. Taktik dua jendral sungguh luar biasa.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 03:35:10 WIB
Mesin Gerindra, PKS, PAN, Berkarya, Demokrat, PBB, ditambah umat, ini kalau bersatu jadi kekuatan luar biasa. Ini yang tidak dinginkan para proksi dimasing-masing. Juga tentu operator dan koloni pengpeng yang sedang asik menambang emas di republik ini.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 03:37:26 WIB
Kartu AS sudah ditangan, pertiwi sudah memanggil dua jendral sudah berpelukan, ulama sudah memberi komando. Mesin politik ini akan coba dibuat bercerai berai dan akan sengaja diaduk, agar siluman yang menempel di koalisi umat dan kebangsaan ini bisa ditendang.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 03:42:50 WIB
Ditangan Prabowo lahir anies baswedan, sandi, joko widodo, ahok. Yang saya lihat, jikapun AHY tidak maju. Percayalah: di masa depan: anies baswedan, sandi, AHY, mereka akan jadi peluru nasionalis yang akan dipertajam terus oleh duo jendral. Berpikirlah positif. Jangka panjang.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 03:47:05 WIB
Sementara, jaringan ulama yang begitu luar biasa. Apabila bergabungnya kubu nasionalis dan ulama. Mesin politik bak monster yang ditakuti para proksi. Ini yang mereka tidak inginkan. Menjaga yang harusnya bersatu, bukan saling menjatuhkan. Sebab semua warna bersatu lawan utara.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 03:50:38 WIB
Kartu AS ini ada di dua kubu, demokrat dan pks. Dua kelompok yang memiliki militansi akar rumput yang luar biasa. Jika mwnyatukan bisa, mengapa harus memilih memisahkan dgn narasi saling menjatuhkan? Tinggal sedikit lagi, menendang pintu dan hancurkan struktur yang membusuk itu.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 03:53:36 WIB
Biarkan prabowo menjadi martir terlebih dahulu. Jika struktur yang membusuk itu hancur, maka para penerusnya seperti anies baswedan, sandi, ahy, kader potensial pan dan pks, bisa bersatu membangun bangsa bersama pbb, berkarya dan ulama. Bersabarlah, itu kuncinya.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 04:01:13 WIB
Melihat indikasi tekanan global, baik tekanan ekonomi dan agenda besar indo-pasifik, manfaatkam ini. Satukan barisan. Dengan izin Allah, struktur yang membusuk itu akan hancur. "Rangkul satu musuh, untuk menendang musuh lainnya yang lebih kuat, tanam di hati kalian" ini realita.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 04:05:45 WIB
Tidak melulu penyusup itu dari kubu petahana. Sebab di petahana juga ada penyusup yang bukan dari oposisi. Kongsi dagang ini yang sering saya sebutkan. Mereka kaki tangan pengpeng yang tidak ingin sesuatu berjalan di atas relnya. Kelak kawan semua paham siapa mereka.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 04:08:16 WIB
Sebab musuh bangsa ini tidak berwujud. Para kongsi dagang yang masuk ke dalam parpol, institusi, bahkan gerakan umat. Jadikan mereka "public enemy" gejala untuk mengetahui mereka adalah, alur media salah satunya, membaca dengan cara terbalik, jangan mentah-mentah menelan media.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 04:11:21 WIB
Mirip seperti apa yang terjadi di pakistan dan fenomena brexit. Tapi yang jahat akan mendapatkan ganjaran yang setimpal. Gelombang besar produk semesta akan membuat mereka luluhlantah. Bersabar, berdoa, bersujud ketika gelisah. Kadang kepala harus lebih rendah dari fantat.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 05:32:27 WIB
Minjem pic @TopeRendusara bicara politik jangan polos-polos amat. Apalagi main sosmed, nih contoh penyusup, udah gitu merasa polos didzolimi ya selesai. #OpsCebong pic.twitter.com/hV84zAPIx5
 Expand pic
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 05:40:41 WIB
Satu lagi cebong yang nyusup ketahuan jelekin UAS, fotonya dukung Habib Salim. Sisi lainnya jelekin AHY, ujungnya pas dipancing keluar deh cobal cabul. #OpsCebong pic.twitter.com/oepbzKmv4X
 Expand pic
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 05:43:22 WIB
Kader PKS yang sumbu pendek merasa diserang Buzzer AHY. Ini juga pendukung AHY merasa diserang pendukung UAS. Terus pendukung HSS diadudomba buat benci UAS. Padahal cebong yang cuma modal logo sebagai AVA, masa musti dibilangin lagi? Hadeh.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 05:46:26 WIB
Yang model sederhana aje gampang diadudomba modal logo parpol / foto tokoh. Gimana bicara konflik syria? Di Syria berjenggot, celana cingkrang, eh ada bagian badannya yang ditutupi semacam tatto tulisannya "hussein" pahamkan? Yang terlanjur fitnah di Syria nanti juga dihitung.
a netijen β V4.0 @JackVardan 09/08/2018 05:50:43 WIB
Sedikit asah nalar: gampang kok "false flag" teriak aja "Allahu Akbar" sambil bawa golok, padahal yang teriak belom tentu muslim. Ya sama kayak di Semua daerah konflik, namanya "corporated warriors", dari medsos aja bisa dibikin nalar, gimana model dan pola nyusup, apalagi syria?
Load Remaining (9)

Bookmarked tags

No tags
Login and hide ads.