0
// Jax @JackVardan
Di saat musuh sedang kokang M16 masih saja ada yang rebutan sendal, maka kata "berak" adalah yang pas. Menuntut adil wajar, biarkan yg punya kepentingan ribut sesuai jalannya. Ini berlaku untuk dua belah pihak. Jangan ngomong golok depan gua, misil assad & amerika pernah gua liat twitter.com/pribumi_org/st…
// Jax @JackVardan
Gak ada yang membenarkan. Situ aja kalik. Ribut sendiri disaat yang lain kontra rezim. Parpol sudah bersatu situ giring opini perpecahan dan tanpa merasa bersalah. Siapa yang pongah? twitter.com/pribumi_org/st…
// Jax @JackVardan
Penyusup-penyusup itu harus dikerasin. Pro dan kontra tentang FH itu ada ukuran. Substansi hukum yang dibicarakan. Itu biasa. Tapi kalau sudah ada penggembosan sana sini, itu bukan pens lagi. Penyusup.
// Jax @JackVardan
Masalah dalam itu biarkan mereka selesaikan. Ambillah sudut pandang substansi hukum. Mau basmi tikus jangan bakar sawahnya. twitter.com/pribumi_org/st…
// Jax @JackVardan
Musim panen politik menembak ke segala arah. Sampai gak sadar yang lainnya tertembak juga. Profesional? Ini untuk anda bukan FH. twitter.com/pribumi_org/st…
// Jax @JackVardan
Sayangnya yang kontra tagar dan gerakan #2019GantiPresiden ini politisi dari parpol yang juga parpol penista agama. Jual nama MUI, biasa mbah. Modelan kooptasi. twitter.com/MbahUyok/statu…
// Jax @JackVardan
Ini mah namanya adu domba dan pecah belah. Masih juga ada yang retuit pula. Gak mikir perlahan lagi diadudomba lewat spin dan bumbu narasi. twitter.com/frans_surya/st…
// Jax @JackVardan
Banyak yang kemakan adu domba, a serang ini b serang itu. Lucunya diretuit yang katanya mau ganti presiden. Kadang mau rituit sesuatu itu ya mikir efeknya apa. Jangan seruduk, taqlid buta demi harga diri golongannya tapi makan umpan penyusup.
// Jax @JackVardan
Tadi siang ketangkep basah ame jebakan gua. Ada akun islami pakai tagline 212 buat kondisikan seakan dukung UAS berarti benci Habib Salim, pun sebaliknya. Kemungkinan mereka nyamar jadi akun tagline parpol; buat adu domba parpol sesama koalisi juga ada. Awas jebakan headline.
// Jax @JackVardan
Ada isu yang harus ditenggelimin ada yang harus dimunculin. Tinggal lihat sikon kalo emang serius mau #2019GantiPresiden gitu sih om. twitter.com/frans_surya/st…
// Jax @JackVardan
Sebaiknya cek dan skroll akunnya. Saya kemarin buat jebakan betmen. Ternyata ada yang mengaku pendukung ini itu dengan embel-embel identitas "keumatan", faktanya mereka itu "cebong asli", inflitran itu ada. Bahkan secara sistematis bergerak. Terima kasih. twitter.com/ferrykoto/stat…
// Jax @JackVardan
Bijak lagi bro. Gua kemarin jaring, cebong asli pakai identitas "keumatan" aslinya cebong tapi nyaru. twitter.com/LawanPoLitikJK…
// Jax @JackVardan
Yups. Kasusnya: Dia pakai identitas "keumatan", pasang foto habib salim, jelekin ustadz somad. Mengkondisikan bahwa yang dukung ustadz abdul somad, benci habib salim atau yang lainnyam begitu polanya. twitter.com/h3ndr1soe/stat…
// Jax @JackVardan
Berhubungan koalisi untuk indonesia lebih baik sedang diperjuangkan. Gua mau ngoceh dan anggap diri gua cebong ketika lihat solidnya koalisi keumatan dan kebangsaan. Bagian dari apa yang ada di "Social Engineering". "False Flag".
// Jax @JackVardan
Yang akan gua lakukan pertama, ngaku jadi kader pks. Pakai photo prabowo dan habib salim. Kasih embel-embel 212, slipin ayat / hadits di bio. Abis itu gua bergerak ke akun-akun strategis. Gua jelekin deh tokoh-tokoh lain yang terkait akun sasaran gue. Kompor gas bro.
// Jax @JackVardan
Kemudian sebaliknya. Gua pakai foto UAS, sok militan bela UAS, biasa cantumin ayat di bio. Gua jelekin deh demokrat, pks, pbb, sambil bawa dikit-dikit nama HRS terus provokasi deh ke akun-akun sasaran gue. Panas deh, gak akur, saling curiga. Kompor gas bro.
// Jax @JackVardan
Paling ngeri. Bikin perbandingan brutal AHY, UAS, Habib Salim, jelekin dua dari tiga nama. Masuk deh ke circle masing". Kompor, kan? Berharap mengkondisikan dukung AHY, UAS, Habib Salim, benci dua dari tiga nama. Masalah AVA gampang, comot aja seolah pro umat atau label s14p.
// Jax @JackVardan
Oh paling gampang: bikin ID / nama dengan identik 08, s14p, bersamaFH, 212, bersama ulama, terus gonta ganti ID / nama. Nanti hina ini, nanti hina itu, besok terus hina ini itu, biar seolah ada benci di setiap identitas. Kompor gas. Dan banyak yang kejebak kayak gini.
// Jax @JackVardan
Ada lagi yang paling bajingan itu, mereka kondisikan pendukung TGB, atau pendukung UAS. Mereka posisikan pro UAS / pro TGB, mereka adu deh nama UAS dan TGB, mereka seret deh parpol parpol. Kompor gas, kasusnya baru kemarin. Akun islami, dipancing eh keluar juga narasi cobal cabul
// Jax @JackVardan
Abaikan. Kalo polanya kayak gitu nanti akan ditelan zaman. Karena pola gitu udah basi. Netijen gak mau dimasukin / jadi bahan pemberitaan guardian / CNN. Makasih. twitter.com/Janabachri/sta…
// Jax @JackVardan
Kalau pun ada oknum parpol yang masih pakai cara itu; itu sebatas oknum receh. Toh para elitnya yang tatap muka. Lagi pula, model begitu akan ditelan zaman, "sebab, branding akan selalu lebih punya sisi positif, perbanyak branding", swing voter target, kejar angka.
// Jax @JackVardan
Segala pembenaran sambil menjatuhkan adalah "kekacauan branding", merasa paling benar, lupa bahwa kontestasi dalam demokrasi adalah angka. Sejuta pembenaran, tapi tak mampu raih swing voter: nilainya tetap salah. Ini kontestasi, bukan ajang jago debat. Valuenya angka, bukan bacot
// Jax @JackVardan
Ada lagi kasus; bisa aja ngaku pro sama FH terus jelekin brutal pks di luar substansi problem. Atau ngaku kontra FH terus jelekin FH sambil ngaku kader atau taat qiyadah. Apa yang terjadi? Kompor gas. Hanya sekadar ngaku pro FH / kontra FH itu gampang. Gua cebong, bisa begitu.
// Jax @JackVardan
Masa iya sih, kalian para politisi atau yang biasa terjun politik gak tau pola begini? Harus remahan rengginang macam gua yang jelasin. *Sombong sambil garuk fantat.
Load Remaining (17)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.