0
c a h y o @tjahjo_
Aku dulu itu sering mendengar kisah. Kalo dalam kondisi terpaksa beberapa yang sudah jelas hukumnya haram dikonsumsi pun boleh dimakan tapi dalam batas untuk menyelamatkan hidup. twitter.com/kumparan/statu…
indratno🇮🇩 @ind14coy
@kumparan @MajelisUlamaID @KemenkesRI Yaa yg Ndak mau di kasih karena keyakinan harus di hormati, peace aja
Yanty Agustina Chen @medicalsherry
@kumparan @MajelisUlamaID @KemenkesRI Woi jangan clickbait,imunisasi MR tetap berjalan. Buat yg mau nunggu sertifikasi halal dipersilahkan aja tp tidak menunda @KemenkesRI Percepat Proses Sertifikasi Halal Vaksin MR, Imunisasi MR Tetap Dilanjutkan sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-med… #imunisasimr pic.twitter.com/sa50XiwKfP
Expand pic
ANJARI MARS @anjarisme

Akun pribadi tidak mewakili institusi. IG @anjarisme. #SayaHumas ; Pegiat #AntiHoaksKesehatan #AHOAKS & #SahabatJKN ; Ketua Umum #PERHUMASRI & Humas #PERSI

https://t.co/ixT1IFsLjU
ANJARI MARS @anjarisme
Hasil baik pertemuan @KemenkesRI dan MUI tentang #ImunisasiMR bisa jadi berantakan karena judul berita @detikcom dan @kumparan ini. Mengapa begitu? Demi meluruskan informasi, saya akan jelaskan. Bantu RT ya. Tks pic.twitter.com/4YHeGtFCpi
Expand pic
Expand pic
ANJARI MARS @anjarisme
Dalam menyampaikan berita, media tidak sekedar memberikan fakta tetapi mestinya juga kebenaran. Tidak sekedar konten, semestinya konteksnya harus benar. Rupanya @detikcom dan @kumparan merasa cukup ambil sebagian dari pernyataan lengkap sbg judul.
ANJARI MARS @anjarisme
Di zaman media daring yang memburu "click bait", yang dilakukan @detikcom dan @kumparan mungkin sudah dianggap biasa. Tetapi karena ini berita #ImunisasiMR menyangkut isu sensitif dan berdampak besar, saya harus meluruskan.
ANJARI MARS @anjarisme
Saya luruskan secara tekstual dan kontekstual. Silakan baca sekali lagi pernyataan MUI dg pelan-pelan dan hati-hati. Secara tekstual, pernyataan itu bermakna "penundaan #imunisasiMR hanya kepada muslim yg terikat dg syar'i". Bukan semua muslim.
ANJARI MARS @anjarisme
Dengan kata lain, bagi muslim yang tidak mempermasalahkan apakah vaksin MR sudah/belum bersertifikat halal MUI, #ImunisasiMR boleh dilakukan. Alias TIDAK DITUNDA. Masa sih @detikcom dan @kumparan tidak memahami itu? Apalagi jika membaca seluruh rilis MUI.
ANJARI MARS @anjarisme
Sekarang secara kontekstual. Saya hadir di dalam pertemuan dan saat doorstop keterangan pers. Jadi sangat mengerti bahwa bagi orang yang masih tidak mau #ImunisasiMR karena alasan keagamaan/syar'i dipersilakan menunggu hasil sertifikasi MUI.
ANJARI MARS @anjarisme
Pada saat Doorstop, seorang wartawan tanya,"Daerah mana saja yg ditunda #ImunisasiMR nya?" Dijawab @KemenkesRI bahwa tidak ada daerah yg ditunda. Tapi orang yg belum mau diimunisasi, ya diberikan kesempatan menunggu sertifikasi halal MUI. Pernyataan ini diamini oleh Pak Niam
ANJARI MARS @anjarisme
Jadi kesimpulannya: #ImunisasiMR tetap dilaksanakan, dilanjutkan. Tidak ditunda. Kemudian proses sertifikasi halal MUI utk vaksin MR dipercepat. Bagi yg belum mau diimunisasi dg alasan keagamaan/Syafi'i, silakan menunggu.
ANJARI MARS @anjarisme
Nah, sekarang akibat membaca judul berita @detikcom dan @kumparan tsb, banyak orang ambil kesimpulan: #ImunisasiMR ditunda untuk umat muslim. Media salah tafsir. Masyarakat yg baca salah faham. Menyesatkan dan berbahaya. #sungguhsayamenangis
ANJARI MARS @anjarisme
Kawan saya sudah meminta kepada @detikcom dan @kumparan mengubah judul agar tidak menimbulkan persepsi salah. Atas nama independensu, mereka nggak mau ubah. Mereka janji tampilkan rilis. Tapi kita tahu, publik terlanjur baca judul yg keliru.
ANJARI MARS @anjarisme
Yg dilakukan @KemenkesRI sekarang segera mengirimkan surat edaran ke Dinkes se-Indonesia untuk berikan penjelasan yang besar sesuai kesepakatan dg MUI. Semoga saja, MUI juga mengirim surat kpd MUI Daerah. Mohon banget, semuanya jg demi umat.
ANJARI MARS @anjarisme
Demikian penjelasan saya, semoga publik yang terlanjur membaca judul berita yg disinformatif juga membaca penjelasan ini. Mohon dibantu, wahai saudara2 yang peduli kepada kesehatan anak kita dan generasi Indonesia. #ImunisasiMR
I C H A @RMTicha
@anjarisme @KemenkesRI @detikcom @kumparan @blogdokter @maman1965 @RoySparringa @dirgarambe @promkes_net @dokterkoko @DokterAri "Jangan mengambil kesimpulan utuh dari sepengal informasi" Kutipan ini berguna untuk para netizen yg malas membaca, yuk budayakan cermat membaca, jangan skimming dan menarik kesimpulan sendiri..
Aulia @mulaiselesai
@anjarisme Eniwei, apresiasi buat bapak Anjari yang telah peduli tentang sebuah kebenaran dan keutuhan. Kebenaran dan keutuhan dimulai dari pintu (judul).
Rilis pers resmi Kemenkes perihal vaksin MR.
meena @sarcgurl
@anjarisme Padahal sudah ada ini juga ya... Ayo kita harus anti hoax! twitter.com/sarcgurl/statu…

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.