0

Pengakuan Arnita Rodelina Turnip, mahasiswi IPB yang beasiswanya dicabut Pemkab Simalungun raai jadi perbincangan di media sosial. Arnita menuturkan bahwa dirinya begitu yakin bahwa Pemkab Simalungun mencabut beasiswa itu sejak dirinya memutuskan untuk menjadi seorang Muslim. Hal itu disebabkan karena tak ada satu poin pun pelanggaran yang dia lakukan saat menerima beasiswa tersebut.

URL kumparan 14250 Pengakuan Mahasiswi IPB yang Beasiswanya Dicabut karena Pindah Agama Seorang mahasiwi di IPB mengaku beasiswanya dicabut Pemkab Simalungun lantaran dirinya pindah agama.
CAK KHUM @CakKhum
Arnita menuturkan dirinya begitu yakin bahwa Pemkab Simalungun mencabut beasiswa itu sejak dirinya memutuskan utk menjadi seorang Muslim. Hal itu disebabkan krn tak ada satu poin pun pelanggaran yg dia lakukan saat menerima beasiswa tsb. #2019GantiPresiden m.kumparan.com/@kumparannews/…
Dahnil A Simanjuntak @Dahnilanzar
Yang jelas Pemkab Simalungun berlaku Rasis dengan terang benderang. Terkait pemberhentian beasiswa terhadap Mahasiswa IPB, yg kini berkuliah di Uhamka tersebut, mudah2an bs kembali aktif di IPB @saididu twitter.com/republikaonlin…
savic ali @savicali
Kasus spt ini sensitif. Pihak-pihak terkait hrs segera menjelaskan. Apa benar beasiswa diputus karna pindah agama. m.kumparan.com/@kumparannews/…
Jonathan Saputra Panjaitan @senorjoey
@savicali Baca berita @kumparan, hmm menarik sekali.. Beritanya baru dr si anak yang pindah agama ini aja, sama di akhir ada menghubungi pihak humas IPB yang dimuat dalam 1-2 kalimat akhir 😂😂
Jonathan Saputra Panjaitan @senorjoey
@savicali @kumparan "Jadi saya bisa klaim kalau ini adalah SARA" Lah piye.. Apa udh ada usaha u/ temui lgsg pihak pemberi beasiswa? Lwt email? Telpon? Klo susah pulkam/krna keluarga petani, tmn/sodara dimintai temui pihak terkait, apa sdh? Trs, pindah agama emang dikasitau jg ke mereka? Lewat apa? pic.twitter.com/qBNMG4ZTOM
Expand pic
Jonathan Saputra Panjaitan @senorjoey
@savicali @kumparan Lalu kabur... Aih gimana, orangtua yang punya anak di perantauan lalu pindah agama tentu butuh waktu untuk menerima keputusan sang anak.. Kabur ke Jakarta (dari orangtua dan kampus IPB), bahkan mencuri uang Ibunya.. Sedih loh ini 😣😣 pic.twitter.com/zHN7Lt6bSA
Expand pic
Jonathan Saputra Panjaitan @senorjoey
@savicali @kumparan - kabur tp direncanakan matang.. eh gimanaaaa kabur tp direncanakan matang itu :((( - koleganya malah sekolahin dia di univ lain dngn menunggak.. ybs udh cb u/ ajukan penangguhan biaya ke IPB? Sama2 nunggak .___. - Lalu ybs bicara hak, tp dngn sadar melalaikan tanggung jawab..... pic.twitter.com/U89CgV2qSd
Expand pic
Expand pic
Jonathan Saputra Panjaitan @senorjoey
@savicali @kumparan Hiraukan dlu perasaan ortu saat tau anaknya pindah agama di perantauan, perhatikan dlu pilunya mrka saat sang anak yg diputus beasiswanya lalu bersikap dngn memilih kabur (yang direncanakan).. Saya jg penerima beasiswa, jd saya paham betul bgmna perasaan sang orangtua 😔😔😔
Jonathan Saputra Panjaitan @senorjoey
Baca-baca berita Kumparan yang lainnya dan menemukan kronologi ini.. Memilukan sekali jika orangtua dr keluarga tak mampu untuk menanggung biaya kuliah sekian puluh juta rupiah itu.. 😣😣😣 Semoga ombudsman bisa mengusut dan memberi jalan keluar m.kumparan.com/@kumparannews/…
Jonathan Saputra Panjaitan @senorjoey
Terakhir, halo admin atau mimin atau apalah bahasa untuk pj twitter @kumparan, perhatikan gambar 1-3 berikut pada beritamu, adakah yang nda singkron? Lalu kesel liat kata kunci yang dipakai kalian.. Kok ya gtu amat untuk berita yang masih dugaan 😑😑😑 Cc @ClickUnbait pic.twitter.com/WchB5uNNg4
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Jeffri Morris™ @morris_jeffri
@savicali @habibthink Kalau ngebaca isi beritanya kyknya bkn krn doi pindah agama deh. Dugaan doi aja itu. Apa urusannya beasiswa dgn pindah agama. Disimalungun muslim jg byk kok sktr 50%. Ya namanya setiap orang tua pst butuh waktulah buat menerima keputusan anak,apalagi terkait hal yg prinsip.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Simalungun Resman Saragih datang memenuhi undangan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, Selasa (31/7/2018).

"Seperti yang kita ketahui memang, dalam beberapa hari ini ada berita-berita di media yang menyatakan kalau Pemkab Simalungun itu ada bertindak mengarah ke SARA. Perlu saya klarifikasi bahwa masalah pemutusan hubungan beasiswa utusan daerah untuk Arnita Rodelina Turnip di IPB itu sedikitpun tidak ada mengandung unsur SARA,"

Sebaliknya kata Resman, penghentian beasiswa oleh karena adanya kesalahan administrasi.

"Sekali lagi saya tegaskan tidak ada unsur SARA. Pemutusan hubungan yang pernah kita lakukan pada 2016, itu semata-mata karena kesalahan administrasi. Semata-mata hanya karena ada kelalaian pihak sana-sini," tegasnya.

Menurut Resman, Di semester satu, Arnita memang mendapatkan kiriman beasiswa karena masih bisa berkomumikasi. Namun komunikasi dengan Arnita memang sempat terputus.

Bahkan katanya, Arnita pernah tidak bisa ditemui saat Pemkab Simalungun ingin bertemu. Karena kondisi itu, pemerintah tidak tahu harus kemana mentransfer beasiswa.

URL Tribun Medan 70 Resman Saragih Tegaskan tak Ada Unsur SARA pada Pemutusan Beasiswa Arnita Turnip di IPB - Tribun Medan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun Resman Saragih memenuhi undangan Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara
Schn @so_chen
@senorjoey @sailormoon_rise Ini kalau baca beritanya setengah-setengah bisa jadi miss information, kasian mereka yg senang menyebarkan berita tanpa tahu isinya. Thanks atas infonya mas @sailormoon_rise 😊😊
Jonathan Saputra Panjaitan @senorjoey
@so_chen @sailormoon_rise Yup, baca judulnya saja sudah misinformation.. Ini yang kusayangkan bgt dr berita ini :((
Joe DPR SAMPAH! @JoeLibertador
@savicali Informasinya belum jelas sudah diangkat ke media, untuk isu sensitif ini apa @kumparan gak punya sumber daya utk mencari tahu ke pemkab simalungun alasan sebenarnya pemutusan beasiswa?
RckHtjl @RickyHutadjulu
@savicali Ipk nya hanya 2,6 terlalu naif lah kalau masih berharap beasiswa
BitterSweet @PFTee
@savicali IP nya kecil amat ya. Kalo segitu doang sy dkk dulu byk bgt yg bisa dpt beasiswa 😊 Saat duduk di semester pertama, kata dia, dirinya mendapat IP sebesar 2,62. Sejak saat itu pula dia tak lagi menerima uang saku sebesar Rp 6 juta per semester yang biasa masuk ke rekeningnya.
erjan.gt @erjan_gt
@savicali Mmpostingnya ulang juga jadi sensitif kalo gk baca isi beritanya. Diceritakannya kalau dia sudah mengikuti UTS di smster 3 yg artinya berhenti tanpa pengajuan PKA, & jika dihubungkan dgn persyaratan IPK min 2,5 maka menurut saya terpenuhilah persyaratan pemberhentian beasiswanya
Load Remaining (29)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.