2
#TakeOver# @GheMaX
Ungkap Dalang Kerusuhan 98, Beranikah Jokowi Tangkap Wiranto Dkk?
#TakeOver# @GheMaX
Mulai ramai lagi pemberitaan tentang kasus 98 yang dimana saat ini mulai dibahas karna sudah mulai mendekati masa Pilpres 2019.
#TakeOver# @GheMaX
Kabar terbaru munculnya transkrip pembicaraan Prabowo dengan Dubes AS tentang penculikan pada era 98 yang di release oleh media online BBC Indonesia.
#TakeOver# @GheMaX
Kita kira ini lucu, sebab sejak era Presiden Habibie, Gusdur, Megawati, SBY hingga Jokowi kasus 98 ini masih tetap mengambang tidak jelas dan Prabowo sendiri belum dinyatakan bersalah.
#TakeOver# @GheMaX
Justru orangnya malah berada di Indonesia dan saat ini terdaftar sebagai calon presiden 2019 di KPU.
#TakeOver# @GheMaX
Apa yang membuat kasus Prabowo ini terus bergulir saat-saat menjelang Pilpres? contoh nyata dari tahun 2009 dan tahun 2014 saat Prabowo mencalonkan diri sebagai Cawapres dan Capres kasus itu langsung diangkat kembali dan diramaikan oleh berbagai media.
#TakeOver# @GheMaX
Harusnya pihak lawan politik lebih kreatif untuk membuat narasi menjatuhkan Prabowo selain memakai kasus HAM basi yang tidak akan lagi mengubah persepsi masyarakat maupun aktivis 98 yang belum dikucuri uang.
#TakeOver# @GheMaX
Harusnya yang diungkit itu adalah Jendral-jendral yang saat ini berada dikubu Jokowi justru luput dari pemberitaan media massa seolah semua itu adalah pesanan sang penguasa
#TakeOver# @GheMaX
Jika benar ingin mengungkap skandal besar kasus 98 seharusnya kita komitmen dengan perkataan Munir yaitu "hadirkan Prabowo dipengadilan jadikan ia saksi siapa sebenarnya dalang kerusuhan 98".
#TakeOver# @GheMaX
Jika almarhum Munir masih ada dan tidak dibunuh, mungkin otomatis ia akan menunjuk mulai dari LB Moerdani, Wiranto, Hendropriyono, Luhut, Safrie Samsoedin, Feisal Tanjung, Sutiyoso Dkk.
#TakeOver# @GheMaX
Jangan sampai kasus ini menjadi kasus politis yang hanya diproduksi menjelang pemilu dan ini sangat kurang kreatif.
#TakeOver# @GheMaX
Jika benar Jokowi ingin menuntaskan kasus HAM tidak menutup-nutupinya beranikah Jokowi mengadili Wiranto? Karena jika Wiranto diadili kotak pandora kasus 98 akan terbuka lebar dan publik serta keluarga korban tidak menunggu hal yang tidak pasti hingga bertahun-tahun.
#TakeOver# @GheMaX
Maka perlu kita telusuri sejarah dimana Jendral-Jendral yang berada di kubu Jokowi justru banyak melakukan pelanggaran HAM dan tidak ada yang berkoar seolah kasus itu sudah hilang ditelan bumi.
#TakeOver# @GheMaX
1. Kita bisa lihat Jendral Wiranto yang saat itu menjabat PANGAB harusnya memainkan peran penting dalam kasus 98 dimana jendral-jendral dibawahnya harus mematuhi keputusan Wiranto.
#TakeOver# @GheMaX
Sebagai PANGAB Wiranto wajib mengamankan Pemimpin Negara dan menetralisir kerusuhan dengan berbagai cara.
#TakeOver# @GheMaX
Salah satunya melalui instruksi langsung cara komando yang memerintahkan segala jajarannya untuk melakukan penculikan,penghilangan,penembakan dan upaya-upaya yang menurut ia bisa menjaga stabilitas serta mendapat kepercayaan Soeharto agar tidak dianggap musuh.
#TakeOver# @GheMaX
Disisi lain Wiranto mempunyai strategi agar jika Soeharto lengser ia tidak dipersalahkan oleh Cendana maka untuk mengelabui jajarannya Wiranto mengadakan pertemuan di Malang secara mendadak.
#TakeOver# @GheMaX
Ini adalah bentuk jebakan untuk mengkambing hitamkan Prabowo agar posisinya sebagai PANGAB tidak terganti. Sebab Habibie sebelumnya mengatakan Prabowo akan menjadi PANGAB.
#TakeOver# @GheMaX
Untuk menggagalkan rencana tersebut maka skenario Malang dilakukan oleh Wiranto. Padahal sebelum berangkat ke Malang Wiranto telah terlebih dahulu membisiki keluarga Cendana dan Habibie bahwa Prabowo akan berkhianat.
#TakeOver# @GheMaX
Kepada Soeharto Wiranto mengatakan bahwa yang merancang demonstrasi kerusuhan itu adalah Prabowo, kepada Habibie Wiranto mengatakan bahwa Prabowo akan melakukan kudeta terhadap Habibie jika nanti Habibie menggantikan Soeharto.
#TakeOver# @GheMaX
Operasi yang sempurna sebagai bunglon kemampuan tersebut ia dapatkan dari LB Moerdani.
#TakeOver# @GheMaX
Wiranto, diduga terlibat dalam empat kasus pelanggaran HAM yaitu Peristiwa Trisakti, Kerusuhan Mei 98, Peristiwa Semanggi 1 dan 2 serta kekerasan jelang kemerdekaan Timor Leste.
#TakeOver# @GheMaX
2. Kemudian Sutiyoso diduga terlibat dalam kerusuhan 27 Juli 1996 di markas DPP PDIP yang dikenal dengan peristiwa Kuda Tuli.
#TakeOver# @GheMaX
Hasil penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia: 5 orang meninggal dunia, 149 orang (sipil maupun aparat) luka-luka, 136 orang ditahan. Komnas HAM juga menyimpulkan telah terjadi sejumlah pelanggaran hak asasi manusia.
Load Remaining (29)

Comment

farid yudi @farid_cakep 28/07/2018 06:39:07 WIB
kegaduhan rutin yg dipaksakan setiap jelang pemilu
Login and hide ads.