0

Sprinter Indonesia asal Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Zohri, beberapa waktu lalu berhasil meraih medali emas di nomor lari 100 meter pada Kejuaraan Dunia Atletik di Finlandia.

Dibalik orang hebat seperti Zohri, rupanya ada Rosida, guru olahraga di sekolahnya. Rosida-lah yang menyakinkan Zohri sampai bisa berkiprah sebagai atlet pelari seperti sekarang ini.

Padahal, Zohri sudah memilihb sepakbola. Rosida mengubahnya dan memastikan bahwa sepakbola bukan jalan yang tepat untuk anak didiknya itu untuk berkarir.

"Ayo, nak', Saya yakinkan dia punya keyakinan di sini, lama mas, dua tahun setengah. Saya kenal dia 2013 sadarnya dia itu di 2015. Saya bilang 'sadar'. Sadar dia menyerahkan dirinya ke saya. Karena saya macannya sekolah," cerita Rosida dengan semangat pada AKURAT.CO saat ditemui usai 'Danone-Aqua Kampanyekan #KontingenKebaikan menuju Asian Games 2018', di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (25/7).

Dengan rasa malu dan agak sungkan, Zohri, sambung Rosida, pada waktu itu mendatanginya dengan penuh pasrah. Namun dia tetap melihat kobaran tekad dan semangat Zohri untuk menjadi atlet hebat yang ternyata bisa sampai mengharumkan nama bangsa Indonesia.

"Tetapi alhamdulilah, memang sudah Allah mengirimkan hidayah ke dia. Dan dia bilang pasrah, 'Silahkan ibu mau apakan saya," katanya mengulang perkataan Zohri padanya.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.