Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Membedah Persoalan Pembentukan Holding BUMN Migas di Bawah Pertamina dari Perspektif Merger & Acquisition (M&A) by @adriandanarw

Tugas Holding BUMN Migas adalah membuktikan sinergitas bisa membuat 'value' bagi performa perusahaan dan menurunkan harga gas.
0
Adrian Danar W @adriandanarw

((HOLDING BUMN MIGAS : PERTAMINA - PGN - PERTAGAS)) Walau tak seheboh Freeport, pembentukan Holding BUMN Migas juga ramai dibicarakan (dan diprotes). Rasanya justru lebih sensitif dari Feeport. Kembali lagi, untuk menghindari debat politik, kita bahas dari kacamata teknis M&A.

21/07/2018 08:38:02 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

Tech Business Enthusiast | In Science We Trust

Adrian Danar W @adriandanarw

Disclaimer : - Pembahasan akan di-simplified, tapi semoga analisis tidak terlalu tereduksi - Angka akan dibahas general saja - Analisis dibuat hanya berdasarkan yang bisa diakses secara publik - Untuk ahli M&A Migas, maaf kalau saya secara tak sengaja ada keliru

21/07/2018 08:41:37 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

1. Sama seperti pembentukan Inalum sebagai Holding BUMN Tambang, pemerintah menargetkan bisa segera membentuk Holding BUMN Migas. Kenapa perlu dibentuk Holding BUMN? BUMN yang menjadi holding akan memiliki kekuatan financial yang lebih kuat dan memudahkan sinergi operasional.

21/07/2018 08:46:31 WIB
Story "Indonesia BELUM miliki saham PTFI 51%. Kita baru punya HoA" Thread Tanpa Tendesi Politi.. HoA bisa jadi langkah strategis Indonesia yang harus dikawal bersama 1748 pv 2
Adrian Danar W @adriandanarw

2. Kan tujuannya bagus, kenapa pembentukan holding BUMN Migas memancing perdebatan? Sebenarnya saat saham pemerintah PGN dialihkan ke Pertamina, hampir tidak ada perbedaan pendapat. Yang jadi masalah adalah bagaimana mensinergikan 2 anak perusahaan pertamina, PGN dan Pertagas?

21/07/2018 08:48:51 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

3. Kenapa harus disinergikan? Kan dua-duanya sudah dikontrol Pertamina? Secara struktur korporasi, benar. Kenyataannya di lapangan, PGN & Pertagas, dengan target bisnis masing-masing, tetap bersaing. Apalagi sebelum saham PGN dialihkan ke Pertamina, keduanya memang bersaing.

21/07/2018 08:52:13 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

4. Kan bagus bersaing? Bukankah, secara teori ekonomi, justru kompetisi menguntungkan konsumen? Sampai disini, kita perlu memahami nature dan teknis dari bisnis gas. Perlu diingat bahwa tidak seperti minyak (liquid), gas lebih sulit disimpan dan dimobilisasi.

21/07/2018 08:55:28 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

5. Idealnya, selama jarak masih cukup dekat, gas langsung dialirkan dari sumbernya ke konsumen melalui jaringan pipa. Tidak ada biaya handling, biaya konversi, lebih ekonomis selama skalanya cukup. Nah PGN dan Pertagas ini sama-sama membangun jaringan infrastruktur pipa gas.

21/07/2018 08:57:41 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

6. Persoalannya adalah tanpa adanya sinergi, pembangunan pipa gas berpotensi menjadi tidak efisien. MIsalnya PGN memiliki jaringan pipa ke lokasi A. Pertagas mau menyalurkan ke lokasi B (yang jaraknya dekat dengan A). Pilihan apa yang dimiliki Pertagas?

21/07/2018 08:59:59 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

7. Pilihan pertama, minta izin PGN (kerjasama) menggunakan jaringan pipa gasnya ke lokasi A dan tinggal tambahkan pipa menuju lokasi B. Kalau kerjasama tak terwujud? Pertagas mau tak mau bangun jaringan pipa ke lokasi B sekalipun jaraknya jauh. Konsekuensi : harga di konsumen.

21/07/2018 09:02:42 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

8. Atas dasar itu sejak lama (di berita sudah ada dari tahun 2014) ada keinginan mensinergikan PGN dan Pertagas. Tujuannya selain untuk value creation sang perusahaan, juga diharapkan mengkoreksi harga gas di konsumen. Muncul pertanyaan teknis : bagaimana struktur dan skemanya?

21/07/2018 09:07:28 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

9. Berikut adalah struktur sebelum dan sesudah pembentukan holding BUMN Migas. Tahapannya : - Pemerintah alihkan kepemilikan saham 57% di PGN ke Pertamina. Secara administratif, status Persero PGN hilang Notes : status Persero apabila perusahaan langsung dimiliki pemerintah pic.twitter.com/ToEFV9jAqT

21/07/2018 09:11:49 WIB
Expand pic
Hisyam @HisyamHF

@adriandanarw Holding BUMN Migas ini emang bagus mas. Banyak biaya operasional maupun investasi yang bisa dibuat efisien. Yang jadi masalah adalah skema akuisisi ini. Skema awal dari holding ini adalah SINERGI, bukan AKUISISI.

22/07/2018 06:27:30 WIB
Hisyam @HisyamHF

@adriandanarw Skema sinergi pertagas dan pgn di bawah komando pertamina jelas lebih menguntungkan negara, tapi tiba2 menteri bumn memutuskan menjadi skema akuisisi yang lebih memperkaya pihak publik dan mengurangi laba untuk negara pic.twitter.com/pfMqyo1uUp

22/07/2018 06:29:29 WIB
Expand pic
Adrian Danar W @adriandanarw

10. Lanjut - Mensinergikan PGN dan Pertagas. Pilihannya bisa dengan merger, inberg, atau acquisition. Pilihan mana yang lebih baik? Disinilah tantangan yang sebenarnya muncul dan memakan waktu tahunan untuk dibahas.

21/07/2018 09:15:06 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

11. Dua fakta ini perlu digunakan sebagai pertimbangan utama. Pertama, PGN lebih besar daripada Pertagas. Asset infrastruktur pipa gas PGN hampir 3 kali lipat dari Pertagas (c.7.500 km vs c.2.500 km) Asset memang bukan satu-satunya acuan, tapi kebetulan nature bisnisnya serupa.

21/07/2018 09:19:36 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

12. Kedua, hanya c.57% saham PGN yang dimiliki pemerintah (sekarang via Pertamina), sementara sisanya milik publik. Sebagai catatan, PGN adalah listed company (PGAS). Nah dari kedua fakta tersebut, bagaimana kita menimbang pilihan inberg, merger, atau acquisition?

21/07/2018 09:24:12 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

13. Merger adalah penyatuan dua perusahaan menjadi entitas baru. Dengan kata lain, kalau merger, PGN & Pertagas menjadi perusahaan baru. Skema ini tidak menimbulkan perdebatan siapa harus diakuisisi siapa. Merger Tbk (PGN) dan Non Tbk (Pertagas) juga secara teknis memungkinkan.

21/07/2018 09:28:14 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

14. Cons dari merger adalah perlu rebranding perusahaan baru tersebut serta memakan waktu lebih lama (1 tahun atau lebih). Dan satu lagi yang paling penting (dan sangat mungkin jadi politis) adalah pengurangan jumlah Board of Director. Ya wajar saja, 2 company jadi 1 company.

21/07/2018 09:31:25 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

15. Pilihan inberg dan acquisition menimbulkan pertanyaan PGN yang memiliki Pertagas atau Pertagas yang memiliki PGN. Secara skala perusahaan, lebih masuk akal PGN memiliki Pertagas. Tapi kan PGN tidak 100% milik pemerintah? Apakah ada cara agar Pertagas bisa akuisisi PGN?

21/07/2018 09:35:28 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

16. Kalau pertanyaan disederhanakan, dalam M&A, apakah ada cara dimana perusahaan yang lebih kecil mengakuisisi perusahaan yang lebih besar? Jawabannya ada, selama acquirer punya cara untuk membayar transaksinya! Sederhana kan ­čśü Nah bagaimana agar sanggup membayar?

21/07/2018 09:38:26 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

17. Ada dua cara : dari perusahaan dan dari pinjaman Bank. Pertagas bisa di-inject capital oleh Pertamina untuk transaksi ini, dan sebagian meminjam dari Bank. Konsekuensi : Cash flow Pertamina terpengaruh (terbebani) dan pinjaman dari Bank berpotensi lebih besar.

21/07/2018 09:44:04 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

18. Walau memungkinkan, skema Pertagas akuisisi PGN menjadi kurang preferable. Tinggal tersisa pilihan PGN akusisi Pertagas. Antara Inberg dan Akuisisi, mana yang lebih menguntungkan Negara?

21/07/2018 09:48:14 WIB
Adrian Danar W @adriandanarw

19. Karena PGN hanya dimiliki c.57% oleh Negara, Inberg akan terlalu menguntungkan investor publik (c.43%) di PGN. Walau akan mempengaruhi Cash Flow, skema akuisisi lebih fair : saham Pertagas dibayarkan PGN ke Pertamina. Konsekuensi : asset pipa gas kita c.43% dimiliki publik.

21/07/2018 09:53:23 WIB
Load Remaining (18)

Comment

No comments yet. Write yours!