Bahas Energi Baru Terbarukan, Presiden akan Awasi Implementasi di Lapangan

Presiden Jokowi memimpin Rapat Terbatas membahas Percepatan Pelaksanaan Mandatori Biodisel di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat, 20 Juli 2018.
National energi ratas
290 View 0 comments
Add to Favorite
0
Login and hide ads.
Sekretariat Kabinet @setkabgoid
Selamat pagi tweeps. Hari ini (20/7), Presiden Jokowi memimpin Rapat Terbatas #ratas di Kantor Presiden, Jakarta. pic.twitter.com/9lJ5az6yEh
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
Sekretariat Kabinet @setkabgoid
1. Awali #ratas, Presiden menyampaikan bahwa agenda kali ini membahas Percepatan Pelaksanaan Mandatori Biodisel.
Sekretariat Kabinet @setkabgoid
2. Pembahasan mengenai biodisel, menurut Presiden, saat ini penggunaan energi fosil masih sangat dominan sedangkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) masih kecil. #Ratas
Sekretariat Kabinet @setkabgoid
3. Presiden sampaikan agar tidak boleh hanya bergantung pada energi fosil semata. #Ratas
Sekretariat Kabinet @setkabgoid
4. Mengenai energi baru terbarukan, Presiden sampaikan implementasi di lapangan belum sesuai harapan. Program ini ke depan perlu ditingkatkan agar neraca pembayaran diperbaiki. #ratas
Sekretariat Kabinet @setkabgoid
5. Selain itu, Presiden sampaikan salah satu cara untuk melakukan penghematan neraca pembayaran yakni dengan cara mengurangi impor energi fosil. #Ratas
Sekretariat Kabinet @setkabgoid
6. Untuk itu, Presiden akan terus mengawasi setiap kementerian/lembaga dan BUMN serta diminta disiapkan dari hulu sampai hilir sehingga implementasi program energi baru terbarukan bisa dilakukan dengan baik. #ratas
Sekretariat Kabinet @setkabgoid
Demikian pengantar #Ratas kali ini. Berita selengkapnya silakan simak di setkab.go.id dan saluran media sosial resmi yang dikelola oleh Sekretariat Kabinet. Salam. Selamat melanjutkan aktivitas.
Login and hide ads.