"Bagaimanakah Mengurus 'Akta Cerai' Yang Hilang?" by @Agielz

0
Mohammad Aqil Ali @Agielz

1. #AktaCerai yg sya maksud disini adalah suatu Akta yg diterbitkan oleh Pengadilan Agama sebagai bukti autentik telah resmi bercerainya pasangan suami istri yg dahulu menikah menurut agama #Islam.

15/07/2018 00:27:53 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

2. Terbitnya #AktaCerai bisa berasal dari Cerai Talak (perkara cerai yg diajukan suami) atau dari Cerai Gugat (perkara cerai yg diajulan istri, dan atas perkara tsb telah berkekuatan hukum tetap. Suami/Istri tdk lakukan upaya hukum Banding atau Kasasi.

15/07/2018 00:30:15 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

3. Sangat jarang sekali sya menemukan kasus hilangnya #AktaCerai krn biasanya akta itu tersimpan rapi oleh si pemilik atau mungkin tidak lama setelah terbit lalu digunakan utk menikah lagi.

15/07/2018 00:32:14 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

4. Kebetulan salah seorang klien lama menghubungi sya dgn aduan sedemikian, dan sya tengok dlm peraturan2 yg ada ternyata nihil literasinya, sya tdk menemukan tata cara yg mengaturnya secara formil.

15/07/2018 00:33:59 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

5. Singkatnya, sya tdk menemukan proses formilnya dlm Hukum Acara ttg bgmana mengurus #AktaCerai yg hilang ini. Mngingat hubungan baik yg sdh terjalin serta merasa punya tanggungjawab pada klien lama maka sya setuju membantunya.

15/07/2018 00:36:01 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

6. Ternyata setelah mnghubungi pejabat brwenang, #AktaCerai yg hilang TIDAK DAPAT DIGANTI. Tidak ada penerbitan Akta baru maupun Akta duplikat untuk #AktaCetai yg hilang.

15/07/2018 00:56:36 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

7. Yg ada hanyalah copy arsip #AktaCerai tsb yg tersimpan di Kepaniteraan Pengadilan Agama tempat dahulu Akta itu pernah diterbitkan. Arsip tsb tanpa cap "ex suami" atau "ex istri" sbgmana dimiliki oleh yg brsangkutan.

15/07/2018 00:59:18 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

8. Copy arsip #AktaCerai itu lalu di cap legalisasi dgn bunyinya menyatakan sebagai pengganti Akta yg hilang, lalu ditandatangani oleh Panitera Pengadilan Agama setempat dilengkapi lampiran Putusan yg mendasari perkara cerai terdahulu.

15/07/2018 01:01:48 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

9. Itulah pengganti #AktaCerai yg hilang di Pengadilan Agama, tdk seperti #BukuNikah yg hilang di KUA diterbitkan duplikatnya. Atau SIM hilang diterbitkan lg SIM barunya. Akta ini tidak.

15/07/2018 01:04:01 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

10. Alasan Pengadilan Agama tidak menerbitkan duplikat atau Akta Baru menurut pejabat tsb adalah menghindari penyalahgunaan yg mungkin saja terjadi.

15/07/2018 01:05:13 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

11. Seperti disalahgunakan utk menikah lg dgn pasangan baru padahal #AktaCerai sebelumnya sdh digunakan menikah lg dgn yg lain.

15/07/2018 01:06:24 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

12. Atau menyalahgunakannya untuk melakukan akad kredit lembaga keuangan tanpa sepengetahuan pasangannya, dan lain2 penyalahgunaan #AktaCerai tsb.

15/07/2018 01:07:34 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

13. Karena dampak hukum yg fatal yg dapat ditimbulkan atas kemungkinan penyalahgunaan #AktaCerai duplikat atau baru, maka Pengadilan Agama membuat produknya seperti sya sebutkan diatas.

15/07/2018 01:09:08 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

14. Pejabat tsb mengklaim penggantian seperti itu saja sdh cukup dan tdk mengurangi kegunaannya. Tetap berlaku selayaknya #AktaCerai yg asli yg telah hilang.

15/07/2018 01:10:54 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

15. Oh ya, syarat utama penggantian #AktaCerai yg hilang di Pengadilan Agama adalah surat tanda laporan kehilangan dari kepolisian dan surat keterangan belum menikah lagi dari Lurah setempat.

15/07/2018 01:12:49 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

16. Oleh karena itu, saran sya jagalah #AktaCerai anda dengan baik dan simpan di tempat yg aman sebagaimana berkasbpenting anda lainnya seperti BPKB atau Sertifikat Tanah.

15/07/2018 01:14:40 WIB
Mohammad Aqil Ali @Agielz

17. Dmikian sedikit kultwit ttg #AktaCerai dr sya, skedar share pngetahuan mngingat ini jarang terjadi dan tdl banyak diketahui umum. Semoga bermanfaat.

15/07/2018 01:18:56 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!