#Memetwit Kisah Penglaris Kuliner Paling Top, Memakai Kuah Dari Borok Kaki Orang Bernanah Agar Dagangannya Laris | @kisahtanahjawa

Penglaris ini bahkan sering digunakan di kota besar hingga kalangan atas
Others penglaris Memetwit
1694 View 0 comments
1
The Lost Book @kisahtanahjawa
Mimin kali ini masih akan membahas mengenai penglaris kuliner. Oh ya, sebelumnya mimin sedikit jelaskan, bahwa penglaris dan pesugihan sangat jauh berbeda, kalo pesugihan biasanya menggunakan tumbal nyawa, kalo penglaris, tidak. Namun semua tetap ada konsekuensi nya #memetwit pic.twitter.com/GXWVFwOe6u
 Expand pic
The Lost Book @kisahtanahjawa
Secara hasil, pesugihan lebih menjanjikan dari pada penglaris namun semua sama saja, perbuatan ini adalah bentuk menyekutukan Tuhan yang dilarang oleh agama apapun #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Seperti pembahasan kali ini mengenai pemanfaatan orang yang sakit borok (kulit), bisa karena sakit diabetes basah, kusta, ataupun penyakit² kulit lainnya, terutama yang ada di kaki #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Awalnya para pelaku penglaris mencari orang² yang mengalami sakit kulit seperti yg disebutkan diatas, terutama kaum yang tidak berpunya dengan dalih akan dirawat dan diobati dengan layak. (Biasanya adalah kaum manula) #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Setelah mendapatkan target sesuai harapan, maka penderita sakit akan dibawa ke suatu tempat yang layak (biasanya rumah pemilik penglaris, bisa juga kamar yang berada di belakang tempat usaha) #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Sebelumnya, pemuja setan (pencari penglaris) terlebih dulu mendatangi dukun dan meminta syarat. Syarat dan uborampe berupa bongkahan garam (garam krosok) yang banyak beserta syarat² lainnya yang tidak perlu kami detailkan #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Nah, garam yang telah diolah dengan energi negatif oleh sang dukun kemudian dibawa kembali oleh pencari penglaris dan telah siap dipergunakan. Temen² tau tidak apa fungsi garam tadi? #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Garam tadi diambil sedikit demi sedikit untuk dicampur air hangat, kemudian dipergunakan merendam kaki si penderita sakit kulit dengan dalih agar lukanya lekas mengering. Biasanya kegiatan ini rutin dipake tiap pagi apa sore menjelang usaha kuliner tersebut buka #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Namun yang terjadi bukan kesembuhan yang didapat, melainkan semakin menjadi, bahkan sakit itu akan melebar dan keluar nanah bercampur darah yang baunya amis serta busuk. Ironisnya, semakin parah sakitnya, maka tempat usaha itu semakin rame dan laris #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Air rendaman borok kaki tadi kemudian dipergunakan untuk campuran kuah berbagai makanan yang dijual oleh si pelaku penglaris #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Penglaris ini dinamakan penglarisan banyu buthek (air keruh). Jika diamati warna air tersebut mirip dengan minuman kemasan p*car* #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Tim Kisah Tanah Jawa menilai bahwa penglaris ini merupakan penglaris paling top dari semua jimat penglarisan yang ada #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Karena orang yang memiliki kepekaan indera ke 6 tidak bisa mendeteksi keberadaan mahluk ghaib seperti pocong atau jin² negatif lainnya di sekitar rumah makan #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Hanya saja, jika temen² peka, makanan² yang menggunakan penglaris Banyu Buthek bisa melihat aura yang keluar dari makanan itu berwarna merah #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Ciri fisik lainnya adalah, ketika memasak dengan campuran air ajaib ini (banyu buthek) aroma nya akan menyebar kemana² #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Contohnya : ketika si koki masak menuangkan air campuran nanah dan darah serta dibuat untuk menumis di wajan, baunya menusuk serta menyebar kemana² dan membuat orang² yang menciumnya merasakan hasrat ingin makan ditempat tersebut #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Aromanya hampir mirip minyak babi, tapi ini tidak normal, lebih dahsyat, baik daya jangkauan maupun aroma yang ditimbulkan #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Usaha kuliner yang menggunakan penglaris ini biasanya ada di kota² besar, bahkan di tempat² kalangan menengah ke atas #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Yang bikin mimin sedih.. Tanpa disadari lambat laun orang yang dikaryakan penyakit kulitnya tadi akan mengalami kematian mengenaskan dengan luka borok yang makin menjadi, dan sakit kulit tadi otomatis akan berpindah kepada pemilik usaha, ataupun orang tua nya (jika masih hidup)
The Lost Book @kisahtanahjawa
Disini kemudian akan terjadi kesepakatan keluarga, apakah penerus usaha sanggup dan mau untuk meneruskan ritual ini apa tidak. Jika tidak maka yang terjadi, usaha tersebut akan berangsur² menjadi sepi #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Sosok Jin yg memanfaatkan nanah, darah serta koreng sebagai sumber energinya berwujud manusia dgn badan kurus kering & sekujur tubuhnya mengelupas kulitnya serta bermata merah menyala. Jin ini adlah sosok jenis jin pemakan bangkai busuk. (Mungkin lebih tepatnya mimin sebut setan)
The Lost Book @kisahtanahjawa
Jin ini hanya bekerja ketika garam yang telah diberi mantra² sang dukun dicampur dengan air hangat dan dipergunakan untuk merendam kaki pasien tadi. Setelah usai, jin akan pergi sehingga keberadaan sosok mahluk halus di tempat usaha tidak akan terdeteksi #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Ketika garam habis, maka pemuja penglarisan wajib segera mendatangi dukun tadi, agar usahanya tetap berjalan lancar #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Berikut kata kata yang disampaikan salah satu Jin pemakan bangkai ke salah satu tim kami "kutambahi ini ini ini (dia neteli gudig e) biar kalian makin lahap makannya.. hahahaha" #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Dan berikut kata kata dukun penglaris "makani uwong ngo gudig, ya bakalan kewales gudigen"
Login and hide ads.