1

Setelah 'disemprot', Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah lalu memaparkan kesalahan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Fahri mengaku ingin memberi masukan kepada Susi. Ada pula gaya Menteri Susi yang dikagumi oleh Fahri. Dia lalu bicara soal Rusdianto, aktivis nelayan yang jadi tersangka pencemaran nama baik atas laporan Susi. Fahri mengatakan bahwa hidup nelayan makin sulit saat ini.

Story Kena 'Semprot' Susi Pudjiastuti Soal Illegal Fishing, Fahri Hamzah Balas dengan Memapark.. Setelah 'disemprot', Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah lalu memaparkan kesalahan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. 2164 pv 8
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Ibu Susi yth, Negara ini besar Perlu pikiran besar. Tapi bangsa ini juga punya kultur, sering terpukau sama orang terkenal. Itulah yang saya lihat sehingga kesalahan ibu Gak ada yg berani cegah. Ketemu lagi presiden yang Gak paham persoalan. Sempurna!
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Di tambah lagi, gaya jenggo ibu Susi memang langka (saya dalam banyak hal setuju). Tetapi, kita tetap harus benar, tidak melanggar hukum dan terbuka menerima kritik dan saran. Saya ingin menyampaikan masukan kepada ibu di luar puja puji asal ibu senang.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Ada anak muda dari kampung saya, aktifis nelayan namanya Rusdianto. Kami orang sumbawa tinggal di pesisir jadi kami tahu keadaan nelayan. Rusdianto mengkritik ibu Susi yg merugikan. Eka yan lalu dia menjadi tersangka pencemaran nama baik. Itu tidak baik. Dia nelayan.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Saya sekarang ingin memperdengarkan suara nelayan kepada ibu. Nelayan tambah susah bu, hidup makin sengsara, melaut lebih susah dan mereka menangis. Lalu dengan segenap popularitas itu ibu berjuang untuk siapa? Rusdi bukan siapa2 bu, dia nelayan kecil.
SISINGA MANGARAJA #88 @dedisagala24
@Fahrihamzah Nelayan yg mana?? Kalo memang ada tunjukkan data jangan hanya sok peduli padahal tujuannya hanya bermuatan politis..
Decing @Decing1
@Fahrihamzah Pak nelayan mana, datanya mana, berapa orang, jangan hoaks aja, kl yang diuntungkan jangan ditapokin.rakyat hidup makin sengsara kok anda enak enak aja dpt duit cm duduk doank. Terjun ke lapangan kasih sumbangan kek. Jangan duduk twit aja. Siapa sih yanh gak bs bekerja
Jason Bourne @big_bourne
@makLambeTurah @Fahrihamzah Yg jadi pertanyaan, benarkah ada nelayan yg bernama Rusdianto itu dari kampungnya? Ato hanya delusi fiktif?

Namun netizen menemuk fakta tentang Rusdianto yang disebut-sebut oleh Fahri Hamzah

FF @nrg07
@Fahrihamzah Rusdianto yang Bapak jadikan contoh bukan nelayan kecil, Pak. Dia konsultan media dan buzzer untuk meramaikan isu cantrang kemarin. Pernah dibahas @PartaiSocmed @susipudjiastuti twitter.com/partaisocmed/s…
alfin @alter_naif
@nrg07 @Fahrihamzah @PartaiSocmed @susipudjiastuti Mantap mba, gini kan bagus Langsung di counter Supaya warganet tidak Salah menilai :)
SiBonekaAyu#MCA=MCK @SiBonekaAyu
@Fahrihamzah FH dari tadi tidak menyebutkan nelayan teraebut lebih susah dan menangis karena apa. Tidak berani mengungkapkan fakta bahwa Rusdianto adalah aktivis pendukung CANTRANG. Penggunaan cantrang dilarang karena akan merusak eskosistem laut. Naif pic.twitter.com/uWdlVds1s0
Expand pic
Bermuda @firlyxx
@nrg07 @Fahrihamzah @PartaiSocmed @susipudjiastuti Ya elaaah @Fahrihamzah waka dpr kok data nya meleset total gini.. malu sm jabatan tuh.. banyakin makan ikan biar sehat..

Kultwit lengkap dari PartaiSocmed

#99 @PartaiSocmed
Rusdianto Samawa alias @yanto_2012 alias @chalistarano alias @SagarinoSamawa dlm geng cantrang berperan sbg konsultan media dan buzzer. Dalam operasi jahatnya Rusdianto Samawa ini selalu membawa2 nama Muhammadiyah, tepatnya Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah. pic.twitter.com/LES8wi8PRt
Expand pic
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Namun akibat brutalnya hoax dan fitnah yg disebar Rusdianto Samawa terhadap bu @susipudjiastuti di sosmed, pihak MPM Muhammadiyah sampai perlu memberikan klarifikasi lewat akun @muhammadiyah twitter.com/muhammadiyah/s…
#99 @PartaiSocmed
Jelas sudah disini bahwa pihak MPM Muhammadiyah menolak dicatut namanya oleh Rusdianto Samawa untuk memfitnah bu @susipudjiastuti. Dan jelas pula bahwa Rusdianto Samawa adalah seorang provokator berkedok konsultan media dan buzzer yg mendapatkan rezeki dari memfitnah orang. pic.twitter.com/AE45Gxs4uJ
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Hal yg menarik, setelah kultwit awal kami semalam si Rusdianto Samawa ini lewat akun @chalistarano dengan semangatnya menggunakan bocoran dokumen internal BPK untuk memojokkan @susipudjiastuti. Namun kemudian tweet ini dia hapus sendiri karena ketakutan. pic.twitter.com/oMoscu1iRx
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Kejadian ini sekaligus mengingatkan kita pada opini Disclaimer yg diberikan BPK kepada KKP. Kisahnya menarik karena mirip dengan perseteruan Ahok dan BPK dulu
#99 @PartaiSocmed
Jadi begini. Anggota BPK pemeriksa KKP adalah Rizal Djalil, seorang politisi PAN. pic.twitter.com/dW8TOoIuz5
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Rizal Djalil ini dulu pernah jadi Ketua BPK pada masa Pilpres. Dan saat itu dia ditengarai bermain politik memanfaatkan jabatannya untuk menghambat Jokowi.
#99 @PartaiSocmed
Berikut kultwit akun @SindikatNegara (dulu @SindikatJogja) tentang sepak terjang Rizal Djalil ini di masa pilpres 2014 chirpstory.com/li/217197
#99 @PartaiSocmed
Nah, Rizal Djalil yg dikenal hobi menyalahgunakan jabatannya di BPK untuk kepentingan politik inilah yg kelak menjadi pemeriksa KKP. Kita semua tahu bahwa opini BPK bisa dinegosiasikan. Sudah banyak auditor BPK yg jadi tersangka KPK karena jualan opini bukan?
#99 @PartaiSocmed
Masalahnya bu @susipudjiastuti ini sikapnya terhadap BPK sama persis seperti Ahok. Tidak mau negosiasi! Seandainya dulu sebelum opini disclaimer mau bertemu dgn oknum BPK dan 'bernegosiasi' maka pasti opini disclaimer itu tidak akan ada
Load Remaining (66)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.