1
Login and hide ads.
The Lost Book @kisahtanahjawa
Pernahkan temen² mengalami kejadian order makanan via ojek online atau beli makanan di restoran yang ramai namun ketika dibungkus dan dibawa pulang, rasa makanannya tidak se enak dan se nikmat ketika kita makan di rumah makan tersebut? #memetwit pic.twitter.com/tht03ZTJe9
 Expand pic
The Lost Book @kisahtanahjawa
Mungkin kita baru menyadari Hal tersebut ketika temen² kita berkata "Kok rasanya tidak enak ya? Tidak seperti biasanya?". Apakah Hal ini ada kaitannya dengan "penglaris"? #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Nah untuk membuktikannya, Kali ini Tim @kisahtanahjawa akan menginvestigasi salah satu jenis penglaris yang biasanya digunakan sampai saat ini. Untuk detailnya, Yuk langsung disimak #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Kasak - kusuk mengenai penglaris air liur dan ludah pocong mungkin sudah jamak ditelinga Kita, bahkan Hal ini terkadang menjadi bahan obrolan di kalangan masyarakat #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Meskipun banyak orang yang masih Tidak Percaya akan Hal ini, namun pemakaian jenis penglaris ini nyatanya masih digunakan sampai sekarang #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Dari segi kekuatan, Jenis penglaris ini satu tingkat diatas penglaris "penari ronggeng" yang sempat Kita bahas di postingan sebelumnya #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Para pengguna penglaris dan pesugihan yang terjadi saat ini, rata² adalah mereka yang memiliki permasalahan ekonomi dan mereka yang frustasi #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
"Saya sudah lelah hidup susah.. Banyak hutang... Dihina orang... Udah berusaha tapi dagangan selalu sepi... Ada gak sih tempat yang bisa buat dagangan saya laris....? #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Pertanyaan tersebut sering kami dengar dari para pedagang. Namun, pertanyaan itu merupakan bibit awal yang akan menjerumuskan pada jurang kesesatan apabila pertanyaan tersebut ditujukan pada orang yang salah #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Mereka yang terlanjur bertanya pada orang salah, akan diantarkan ke seorang dukun yang tahu cara mengaktifkan kekuatan qorin² pocong dengan tujuan untuk mengumpulkan harta kekayaan. Meski menyalahi aturan, namun mereka yang frustasi akan tetap memilihnya #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Meskipun cara mendapatkannya Tidak mudah, Para pelaku pesugihan yang sudah bertekad, akan disuruh berdiam diri di sebuah kuburan dengan membaca mantra² yang diberikan oleh sang dukun #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Untuk mendapatkan kekuatan maksimal, biasanya si pelaku disuruh menggali kuburan untuk mencuri potongan kain kafan pocong yang meninggal pada hari² tertentu. Biasanya orang yang meninggal pada hari Jumat Kliwon atau selasa Kliwon #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Hal ini yang menyebabkan masyarakat di wilayah Jawa Tengah untuk menjaga kuburan tersebut secara bergantian selama 40 hari, agar tidak terjadi pencurian kain kafan ataupun jenazah itu sendiri (ini biasanya untuk upgrade ilmu hitam) #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Usai menjalani ritual mengambil kain kafan beserta tanah kuburan, para pelaku akan memberikan kepada si dukun untuk pengaktifan kekuatan penglaris tersebut #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Namun jangan dibayangkan lelaku ini mudah, selama semalam di makam, pencari penglaris dan pesugihan ini akan ditampaki oleh berbagai macam penampakan pocong dan sosok lainnya #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Setelah di "proses" oleh dukun dengan berbagai ritual, tanah kuburan dan kain kafan tersebut diserahkan kembali kepada si pelaku untuk digunakan. Tanah kuburan disebarkan disekitar tempat usaha #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Sedangkan kain kafan disimpan dan digunakan setiap hari untuk direndam di air yang nantinya dibuat sebagai kuah masakan serta air minum yang akan disajikan pada pembeli #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Hal yang terjadi sebenarnya pocong tersebut akan meludah serta meneteskan cairan yang ada di hidung pada setiap masakan serta minuman yang disajikan #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Secara kasat mata, cairan ludah serta lendir hidung itu berbau busuk seperti mayat. Namun jika orang biasa yang menikmati makanannya akan terasa nikmat dan lezat serta membuat ketagihan #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Namun, dengan pandangan mata ketiga, rumah makan tersebut nampak suram seperti kuburan lengkap dengan penampakan pocong #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Dari sisi manusia normal hal tersebut akan terasa menjijikan, meskipun secara kesehatan mungkin tidak akan berpengaruh, karena cairan mayat tersebut wujudnya ghaib dan air yang terkena kain kafan bekas tersebut juga sudah direbus hingga bakteri nya mati #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Namun jika ada yang sedkit peka akan merasakan mual dan ingin muntah, bahkan dengan penglihatan mata ketiga, wujud makanan tersebut kadang penuh belatung serta berbau busuk #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Mungkin temen² akan bertanya, apakah ada ciri fisik rumah makan atau restoran yang menggunakan media ludah pocong ? #memetwit
The Lost Book @kisahtanahjawa
Nah, biasanya rumah makan yang menggunakan kekuatan ludah pocong, tempat usaha nya nampak remang² dengan penerangan yang tidak terang seperti pada umumnya dan pengunjungnya berlimpah ruah bahkan sampai antri berlama² #memetwit
Load Remaining (12)
Login and hide ads.