"Drama Pencalonan Presiden 2019-2024"

Chirpified
publicpolicy
1220 View 0 comments
Add to Favorite
0
Login and hide ads.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
“Drama Pencalonan Presiden 2019-2024” - #Thread Saya pilih Joko Widodo, jika beliau kelak diajukan sebagai calon Presiden Republik Indonesia 2019-2024. Siapapun wakil yang dipasangkan mendampinginya. pic.twitter.com/0pURBZCw6l
 Expand pic
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Pertimbangan saya jelas dan tegas. Dia tak memperkaya diri sendiri. Juga istri dan anak-anaknya. Jika dibandingkan dengan presiden manapun yang pernah memimpin kita, pertumbuhan hartanya dihitung per satuan waktu, sama sekali pasti tak berarti. Silahkan cek toko sebelah, deh.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Mantan Walikota Solo dan Gubernur Jakarta itu, juga bekerja sepenuh hati dalam menunaikan amanah. Dalam kesederhanaan dan keterbatasan yang dimilikinya, dia berupaya menuntaskan hal yang paling mungkin dilakukan.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Di tengah sistem demokrasi dan tata negara yang tersedia hari ini, membangun infrastruktur fisik untuk memperkuat modal penyelengaraan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia di masa depan, adalah yang paling mungkin.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Sesuatu yang sangat terukur untuk dilakukan dalam 5 tahun pertama kekuasaannya. Hal yang mampu dengan mudah dipastikan terselenggara, tanpa harus terlalu hirau terhadap tekanan maupun manuver lawan politik. Mulai dari penganggaran hingga penugasan pihak yang melaksanakan.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Sementara itu, pada sejumlah hal lain yang diwariskan masa lalu dan terlanjur berdiri sebagai ‘preseden’, kita semua justru menyaksikan kerumitan upaya yang perlu dilakukan Joko Widodo, untuk membenahi dan sekedar ‘meluruskan’-nya kembali.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Meski ia telah berupaya maksimal untuk mengerahkan segenap kekuasaan dan orang-orang terbaik yang berada di sekitarnya.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Lihatlah perjalanan panjang yang harus dilaluinya untuk mengambil alih saham perusahaan tambang Freeport yang sejak berpuluh tahun lalu begitu leluasa mengeruk isi perut Papua. Kegundahan Joko Widodo bukan hanya pada soal bagian dari hasil penambangan yang menjadi hak kita.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Tapi juga tentang pengembangan nilai tambah yang selama ini justru seperti ‘sengaja’ disia-siakan. Semata karena terbukanya peluang bancakan istimewa yang dapat dilakukan lingkaran ‘elite’ yang berada di sekitar kekuasaan Negara saat itu.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Maka, atas nama landasan hukum perjanjian yang ditanda tangani pemegang kekuasaan masa lalu bersama perusahaan yang menjadi mitra kerjasama kita, hak-hak istimewa pada kekayaan bumi tersebut, di sana-sini justru telah tergadaikan.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Dalam kalkulasi kekuasaan 5 tahun yang dimilikinya, Joko Widodo menantang segenap resiko untuk meluruskan kembali hak bangsa Indonesia itu. Termasuk masyarakat lokal Papua yang justru terbengkalai dan tak memperoleh manfaat wajar selama ini.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Hal yang sesungguhnya sangat kita maklumi akan mendapat perlawanan sengit dari rival politik yang selama ini diuntungkan oleh ‘perkeliruan’ itu.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Tentu masih hangat pada ingatan kita semua, bagaimana drama epik ‘Papa Minta Saham’ pernah menghiasi hari-hari pertama pemerintahan yang dipimpinnya kemarin.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Begitu pula dengan berbagai upaya ‘tata ulang’ lain yang dilakukannya, seperti penguasaan kembali ‘Blok Mahakam’, ‘Pembubaran Bisnis Rente Petral’, dan sebagainya.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Joko Widodo memang bukan ‘Superman’ yang mampu menuntaskan persoalan bangsa kita yang sangat banyak. Beliau bukan hanya membutuhkan semangat gotong-royong dan kerelaan berkorban semua pihak. Tapi juga keleluasaan mengelola orang-orang terbaik yang bekerja sama dan membantunya.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Hal ini adalah permasalahan utama yang harus dihadapi sejak hari pertama dia memasuki Istana Negara. Kita memaklumi, tekad awalnya untuk mengisi kabinet dengan sosok-sosok profesional dan independen, ternyata tak bisa dipertahankan.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Tekanan partai-partai politik pendukungnya begitu besar sehingga ia tak kuasa menampik keharusan mengakomodasi kader-kader mereka. Bahkan julukan ‘Petugas Partai’ segera disematkan PDIP yang pada tahun 2014 kemarin, sempat bertele-tele memastikan pencalonannya.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Kita kemudian harus memaklumi ketika puteri Ketua Umum partai itu ditempatkannya menduduki salah satu posisi Menteri Koordinator. Lalu kemudian prestasi  kementerian tersebut memang tak banyak terdengar selama masa kekuasaan Joko Widodo yang kini hampir berakhir.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Padahal, dari kantor tersebut, kita berharap cemas soal Revolusi Mental yang pernah dikumandangkan sang Presiden pada awal mula dia terpilih. Atau tentang berbagai hal yang mencerminkan peningkatan kemakmuran, pemerataan kesejahteraan, dan keadilan sosial yang sebenarnya.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Di kemudian hari, ketika akhirnya harus melakukan sejumlah perombakan, Presiden RI ke 7 itu pun ‘terpaksa’ membuka pintu koalisi terhadap partai-partai yang semula tak mendukungnya. Lalu kemudian diikuti langkah penempatan sejumlah kader mereka pada jajaran kabinetnya.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Berbagai posisi strategis yang amat penting bagi masa depan bangsa ini, justru dikuasakan pada tokoh-tokoh partai politik. Seperti Perindustrian, Perdagangan, Dalam Negeri, Kehakiman, Sosiial, Pendayaangunaan Aparatur Negara, dan seterusnya.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Infrastruktur memang bkn satu2nya persoalan kita. Begitu pula penguasaan kembali & optimasi manfaat sumberdaya alam yg selama ini hampir tak berarti dibanding potensi perolehan mestinya. Dua hal yg memang perlu & mampu dituntaskan Joko Widodo dlm periode pertama kepemimpinannya.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Kita sesungguhnya juga membutuhkan pembenahan segera pada berbagai suprastruktur yang menopang keberlangsungan bangsa ini agar mampu bangkit dari keterpurukan dan menyongsong masa depannya.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Juga pd sistem & tatanan birokrasi yg menjalankan berbgai fungsi pemerintahan utk menyelesaikan persoalan & mnghadapi tantangan. Hal2 besar yg hampir mustahil dilakukan jk pertikaian politik terus-menerus mnyandera & masing2 kelompok semakin asyik saling menegasi satu dg yg lain.
A. Abraham Mohamad @abekadabra
Di luar kedua hal tersebut di atas tadi — infrastruktur dan optimasi pemanfataan sumberdaya alam — Joko Widodo memang menghadapi ancaman pada kerawanan kinerja pemerintahannya. Sebagian karena hal-hal yang diluar kendali beliau. Seperti gejolak & dinamika pada stabilitas global.
Load Remaining (77)
Login and hide ads.