0

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah kembali mengkritik cara Presiden PKS, Sohibul Iman dalam memimpin partainya.

Ia menyebut PKS saat ini sudah salah arah di bawah kepemimpinan Sohibul, yang sengaja menciptakan konflik di antara para kader partai itu sendiri.

"Caranya memimpin PKS yang tidak menunjukan karakter Islam. Kalau ada apa-apa saya sudah sampaikan. Pimpinan kita telah salah arah, karena nyata-nya menghancurkan secara kasat mata dari dalam," kata Fahri di Jakarta, Rabu (11/7).

Karena itu, Wakil Ketua DPR RI ini mengajak para kader PKS untuk bangkit menyelamatkan partai yang tengah mengalami perpecahan. Dirinya mengaku tidak bisa diam dengan perkembangan partai yang semakin pecah belah.

"Harus ada yang bertanggungjawab. Kita bisa pakai tagar #SelamatkanPKS atau #SavePKS apapun. Sampai malam ini saya mendengar perpecahan semakin dalam," ungkapnya.

Paling tidak, lanjut anggota DPR asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, sebagai kader PKS jangan membiarkan pimpinannya beku dan mematikan iklim dialog dan ukhuwah yang selama ini menjadi budaya PKS.

"Banyak keputusan Presiden PKS Sohibul Iman yang justru merugikan partai. Seperti surat edaran, DPP PKS yang membuat aturan baru yang mengikat, bagi kader partai yang ingin maju sebagai calon anggota DPR Tingkat Pusat/Wilayah/Daerah," ujar dia.

Dimana, aturan tersebut tertuang dalam surat edaran bernomor surat 02/D/EDR/DPP-PKS/2018 yang ditandatangani oleh Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman.

Selain itu, lanjut Fahri, pernyataan Sohibul yang menyatakan akan mengusung Gubernur DKI Anies Baswedan sebagai calon presiden di Pilpres 2019 mendatang juga dinilai kontroversial.

"Padahal sebelumnya DPP PKS telah menetapkan 9 nama kadernya yang akan diusung sebagai capres dan cawapres," demikian Fahri.[]

SUMBER:

Akuratco @akuratco
Fahri Hamzah Sebut di Bawah Kepemimpinan Sohibul, PKS Sudah Salah Arah akurat.co/news/id-250781… pic.twitter.com/slqiyYXhw0
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.