'Telepon Putin' Buat Rusia Taklukan Spanyol!!!

gugur PialaDuniaRusia2018 spanyol football rusia AduPinalty
1

Langkah Tim Nasional (Timnas) Rusia di Piala Dunia 2018 terus berlanjut. Di setiap langkah maju kesebelasan beralias Sbornaya, Presiden Vladimir Putin tak mau ketinggalan untuk mengawal mereka.

Rusia sempat dilanda keraguan karena hasil minor dalam serangkaian uji tanding menjelang turnamen. Namun, mereka membungkam suara sumbang dengan kemenangan 5-0 atas Arab Saudi pada laga perdana.

Kesuksesan tersebut turut disaksikan Putin. Tak pelak, sang patron melayangkan ucapan selamat kepada pelatih Stanislav Cherchesov, bahkan ketika sang juru taktik tengah menjalani jumpa pers.

Telepon Putin kembali mengiringi kiprah Rusia di babak 16 besar. Kali ini, dia bukan menghubungi Cherchesov seusai laga, melainkan menjelang pertandingan kontra Spanyol di Luzhniki Stadium, Minggu (1/7/2018) malam WIB.

"Sebelum pertandingan, Presiden mengontak pelatih dan menyampakaikan harapan agar Rusia meraih hasil positif," tutur Dmitry Peskov, juru bicara Kremlin, seperti dikutip dari BBC.

Dorongan semangat dari Putin berujung catatan apik, setelah bermain imbang 1-1 selama 130 menit, Russia berhasil meraih tiket perempat final usai menaklukan Spanyol lewat drama adu penalti di Stadion Luzhniki, Luzhniki, Moscow.

Tampil cemerlang di bawah mistar gawang Rusia, Igor Akinfeev berhasil menghalau dua tendangan penalti yang dilepaskan oleh Koke dan Iago Aspas. Mengantarkan Rusia memenangi adu penalti dengan skor 4-3.

Oleh karenanya, Putin mengapresiasi perjuangan Igor Akinfeev. Terlebih lagi, Spanyol merupakan tim kuat di pentas sepak bola dan sempat dijagokan Putin untuk keluar sebagai kampiun sebelum turnamen berlangsung.

"Kata Putin, Timnas Rusia telah mencapai sesuatu yang mustahil di bawah kepemimpinan Cherchesov. Tak ada yang menyangka kami bisa melewati Spanyol," ujar Peskov menambahkan.

Pujian pemimpin negara tidak lantas membuat Cherchesov merasa jemawa. Dia mengklaim ekspresinya tidak berlebihan. Memang itu terlihat dari situasi perayaan Rusia setelah memenangi adu penalti. Ekspresinya tetap datar.

Lebih dari itu, Cherchesov menilai bahwa kesuksesan timnya tidak cuma menyoal telepon Putin. Dia menunjuk perubahan taktik sebagai faktor utama di balik penampilan solid Rusia.

Rusia memang bermain dengan sistem 5-3-2 alih-alih 4-2-3-1 seperti di fase grup. Dengan menumpuk pemain di area sendiri, mereka mampu membuat La Furia Roja kesulitan masuk ke kotak penalti.

"Kami sebenarnya tidak menyukai sistem ini, tetapi harus bermain dengan tiga bek tengah. Saya coba berbicara dengan pemain terkait alasan dari perubahan taktik. Syukurlah mereka memercayai saya dan mematuhi instruksi," kata Cherchesov sebagaimana dikutip dari Guardian.

FIFA World Cup @FIFAWorldCup
Key stats: 👉 #RUS are only the second team to concede two own goals at a #WorldCup (after Bulgaria in 1966) 👉 #ESP have never beaten a host team at World Cup (playing Italy x2 in 1938, #BRA in 1950 and #KOR in 2002) #ESPRUS pic.twitter.com/AE9QwzTpLs
Expand pic

Spanyol 1-1 Rusia ( 3 - 4 ) .

laga Perdelapan Final Piala Dunia Rusia 2018
Stadion Luzhniki, Luzhniki, Moscow/Minggu 1 Juli 2018
Wasit: Bjorn Kuipers (Belanda)
Gol: Sergei Ignashevich (12' og), Artem Dzyuba (41' p)

Susunan Pemain:

Spanyol (4-2-3-1): David De Gea; Nacho Fernandez (Daniel Carvajal 70'), Gerard Pique, Sergio Ramos, Jordi Alba; Koke Sergio Busquets; David Silva (Andres Iniesta 67'), Isco, Marco Asensio (Rodrigo 104'); Diego Costa (Iago Aspas 80'). Pelatih: Fernando Hierro.

Rusia (3-4-2-1): Igor Akinfeev; Fedor Kudryashov, Sergei Ignashevich, Ilya Kutepov; Yuri Zhirkov (Vladimir Granat 46'), Roman Zobnin, Daler Kuzyaev (Aleksandr Yerokhin 97'), Mario Fernandes; Aleksandr Golovin, Aleksandr Samedov (Denis Cheryshev 61'); Artem Dzyuba (Fedor Smolov 65'). Pelatih: Stanislav Cherchesov.]

Comment

Login and hide ads.
Login and hide ads.