0
URL Bisnis.com 4 Rasio Utang Pemerintah terhadap PDB Meningkat | Finansial - Bisnis.com Bisnis.com, JAKARTA - Posisi utang pemerintah pusat hingga akhir 2017 tercatat sebesar Rp3.938,7 triliun atau melonjak sebesar Rp423,3 triliun dari 2016 yakni Rp3.515,4 trilliun. Meski membengkak, utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masi
Cristiano @rihandaulah
@heggykearens 1. Rasio utang thd PDB agak sulit dibandingin cross country, termasuk tidak ada treshold yg pasti berapa sih safe nya rasio tsb. Kenapa? Karena tiap negara punya distribusi creditor dan cost of fund yang beda2. Misal jepang gede gt, tp ya safe krn utangny dlm negeri
Cristiano @rihandaulah
Ttg cost of fund bisa dilihat bgmn kemampuan negara menyicil pokok dan bunganya. Utang AS yg gede gt bisa leluasa utk dicicil krn bunga utang yg cm 1-2 persen dibanding kita yang sampe 8-10 persen.
Cristiano @rihandaulah
Buat gw ukuran yg bs dipake buat liat utang kita aman atau gak adalah bgmn beban APBN dlm menservice utang. Per 2017 pembayaran bunga utang (BUNGANYA SAJA) sdh nembus 10 persen porsi APBN, lbh gede dr belanja subsidi dan sosial. Knp? utang kita mahal.
Cristiano @rihandaulah
Utang baru yg masuk ke APBN kita udah lebih kecil dr beban cicilan utang. Artinya udah gali lobang tutup lobang, kena debt trap kita.
Cristiano @rihandaulah
Kenapa itu bisa terjadi, karena 2. Utang kita g produktif. Sy bisa bilang bahwa klaim yg bilang utang kita sgt dibutuhkan karena bla bla bla, itu klaim yg mayan lebay. Nyatanya kita g pernah bener2 tahu utang kita dipake utk apa. Kita berutang skrg dlm bentuk SUN,
Cristiano @rihandaulah
Bedanya wkt jaman soeharto, utang kita kebanyakan utang proyek dgn skema bilateral atau multilateral, jd jelas penggunaannya. Sementara skrg rejim nya adl surat utang dijuar ke pasar uang, dan masuk semua ke sisi penerimaan APBN tanpa earmarked (udah kecampur)
Cristiano @rihandaulah
Artinya ya utang itu jg dipake buat belanja rutin, uang rapat, sppd dsb. Cb cek aja rasio belanja rutin dan belanja modal skrg. G ada perbaikan signifikan, gt 2 aja. Lalu kenapa pemerintah jkw ini doyan ngutang?
Cristiano @rihandaulah
3. Karena manajemen anggarannya duh aduh, meleset mulu. Shorftall (kekurangan) pajak udah konsisten di 200 T tiap tahun, itu ditambal sama utang. Tapi susah ya mau ngakui ini, gengsi doooongg.. mending narik utang baru dan bayar ahensi PR
Cristiano @rihandaulah
4. Sementara itu banyak utang negara demi ambisi infrastructures dilakukan secara “off balance sheet” alias diluar APBN dgn menugaskan BUMN2 infra nerbitin corporate bond (ngutang) yg otomatis naikin exposure risikonya cc bu @shallypristine cmiiw
Cristiano @rihandaulah
Dimana aset BUMN itu sendiri yg dijadikan collateral (jaminan) bahkan proyeksi pendapatan kedepan BUMN pun diijon dlm sekuritisasi. Suatu saat jika worst case terjadi (gagal nyicil), BUMN musti dijual atau asetnta disita atau pemerintah membailout.
Cristiano @rihandaulah
5. Selain itu. Satu sisi kita ngutang utk nambal APBN, di sisi lain Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemerintah (akumulasi APBN yg tdk terserap naik terus. Adanya SiLPA artinya Pemerintah merugi karena berutang tetapi tidak digunakan dan sudah menanggung beban bunga
Cristiano @rihandaulah
6. Masih mau bilang all iz well dgn utang 2 ini dgn segala meme dan infografisnya? Asal tahu aja sejak pak Jokowi memimpin, utang publik dr 2600 T nembus ke 4000an T. Artinya rata2 ngambil utang baru sebesar Rp 1.28 T per hari. Lanjutin dua periode 😁? TAMAT
Cristiano @rihandaulah
Topik Thread ini sempet sy tulis dlm sebuah policy brief. Yg minat silakan DM nnt ta kirim link nya pic.twitter.com/YrAhfRZWfk
Expand pic
Cristiano @rihandaulah
Gw bukannya anti utang, tapi anti orang yg boros utang
Cristiano @rihandaulah
@shallypristine Betul, kan sy jg Udah batasi td ttf “off balance sheet” dr APBN. Risiko utang APBN ini menurut sy di estimasi cashflow nya (asumsi user, pendapatan, dsb) yg sgt lazim overrated. Contoh railink. Kalo term collateral nya g hati2, saat risk terjadi itu bakal jd bancakan.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.