1
Akmal Sjafril @malakmalakmal
01. Sekarang, ramai (lagi) pembicaraan soal 'Islam Nusantara'. Memang bukan topik bahasan yang utama, tapi cukup seru juga. Terutama karena konsep ini memang tdk pernah dijelaskan secara tuntas.
Akmal Sjafril @malakmalakmal
02. Memang namanya sangat 'bombastis', seolah konsep ini sudah disepakati o/ Muslim se-Nusantara. Tapi triknya memang begitu. Sama spt Sumpah Palapa, hendak persatukan Nusantara. Akhirnya org lupa bhw Majapahit tak pernah berhasil lakukan hal tsb.
Akmal Sjafril @malakmalakmal
03. Saya teringat pernah diskusi soal Islam Nusantara di UIN Jakarta bersama salah seorang dosennya. Kata beliau, Muslim Nusantara tdk perlu meniru Muslim Arab. Tak perlu panjangkan jenggot, pakai sorban dan gamis.
Akmal Sjafril @malakmalakmal
04. Tentu saja pendapat ini absurd, sebab sudah sejak dulu Muslim Nusantara berjenggot, bersorban dan bergamis, serta berhijab besar. Apalagi skrg sudah jaman globalisasi. Tdk relevan mempermasalahkan hal spt itu. pic.twitter.com/y6BZX4NMuw
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Akmal Sjafril @malakmalakmal
05. Pembahasannya juga sempat 'lucu'. Muncul diskusi, fiqih harus kontekstual. Tapi mereka yg paham persoalan pasti bertanya: memang sejak kapan fiqih tdk kontekstual? Imam Syafi'i saja fatwanya berubah, ya krn fiqih itu mmg kontekstual. Dan beliau org Arab.
Akmal Sjafril @malakmalakmal
06. Fiqih tdk jd kontekstual di Indonesia saja. Dari jaman baheula pun fiqih memang tdk melulu kaku. Hanya org2 liberal saja yg mengklaim dirinya paling kontekstualis, dan yg lain tekstualis.
Akmal Sjafril @malakmalakmal
07. Kenyataannya, ya seperti yg sudah pernah saya jelaskan beberapa waktu yg lalu. Kaum liberalis diam2 tekstualis juga kok 😁 pic.twitter.com/LULq0IzPmf
Expand pic
Expand pic
Akmal Sjafril @malakmalakmal
08. Ada jg yg bilang Islam Nusantara itu lebih toleran. Padahal, justru klaim 'Nusantara' itulah yg menunjukkan intoleransi mereka. Siapa yg beri mereka mandat utk mengaku paling Nusantara, dan yg lain tidak?
Akmal Sjafril @malakmalakmal
09. Kenyataannya, banyak yg menolak konsep Islam Nusantara. Dan mereka adalah bagian dari umat Muslim yg sejak lama eksis di Indonesia juga. Begitulah intoleransi 'kaum toleran'.
Akmal Sjafril @malakmalakmal
10. Soal Islam Nusantara, sudah pernah saya bahas secara agak panjang lebar di malakmalakmal.com/selintas-wacan…, silakan mampir. Sayangnya, bbrp link nampaknya tdk aktif lagi.
Akmal Sjafril @malakmalakmal
11. Sebenarnya saya berharap, setelah bbrp tahun digulirkan, akan ada bahasan yg lbh mendalam soal Islam Nusantara. Tapi nyatanya tak pernah ada. Ya segitu aja. Sangat memprihatinkan.
Galuh Yudha® @dialektikayudha
001. Twit ini saya buat untuk menanggapi Akmal Sjafril (@malakmalakmal) dkk tentang Islam Nusantara.
Galuh Yudha® @dialektikayudha
002. Islam Nusantara hanyalah sebuah tipologi sebagaimana dijelaskan oleh KH. Said Aqil Siroj. Ia bukanlah sebuah sekte yg memisahkan diri dari ajaran Nabi Muhammad saw.
Galuh Yudha® @dialektikayudha
003. Islam Nusantara bukanlah hal baru, ia adalah warisan sekitar satu abad yg lalu. Meskipun istilah ini baru dikenal belakangan, karena baru beberapa tahun lalu dicetuskan oleh PBNU.
Galuh Yudha® @dialektikayudha
004. Islam Nusantara mencoba membedakan diri dengan budaya yg berkembang di kawasan Arab. Seperti yg kita ketahui, di sana terjadi peperangan yg tak tahu kapan akan selesai.
Galuh Yudha® @dialektikayudha
005. Budaya Nusantara dikenal penuh dengan kesantunan, seperti halnya Wali Songo yg bisa mengislamkan penduduk Indonesia zaman dahulu yg mayoritas non-Muslim.
Galuh Yudha® @dialektikayudha
006. Tidak ada kebaruan dari konsep Islam Nusantara, karena nanti apabila terlalu mencolok akan difitnah sebagai bid’ah. Ia hanya sebuah tipologi yg membedakan dari ideologi asing.
Galuh Yudha® @dialektikayudha
007. Belakangan ini marak terjad impor ideologi asing yg masuk ke Indonesia. Sebut saja Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, Salafi-Wahabi, ISIS, Al-Qaeda, dsb.
Galuh Yudha® @dialektikayudha
008. Jika lebih teliti, berbagai ideologi asing tersebut kadang menyerang kalangan Muslim Tradisionalis seperti NU. Mungkin sebab itulah ide Islam Nusantara dianggap penting.
Galuh Yudha® @dialektikayudha
009. Seperti yg dikatakan oleh KH. Ahmad Hasyim Muzadi pada acara ILC bahwa yg benar2 asli Indonesia adalah NU & Muhammadiyah. youtu.be/ROdRQUeiRU8
Expand pic
Galuh Yudha® @dialektikayudha
010. Berbeda dengan Akmal Sjafril (@malakmalakmal), kultwit ini akan saya buat lebih ilmiah. Beberapa buku & link sudah saya siapkan agar memiliki dasar yg cukup kuat.
Galuh Yudha® @dialektikayudha
011. Buku “Khazanah Aswaja” ditulis oleh Tim Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur menjelaskan bagaimana ciri dari ormas NU yg kini telah mengeluarkan istilah Islam Nusantara. pic.twitter.com/mjkEwIdymH
Expand pic
Galuh Yudha® @dialektikayudha
012. Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) tidak mudah mengkafirkan. Kata al-jama’ah mengacu pada arti menjaga kebersamaan dan kerukunan. Hal ini dijunjung tinggi oleh NU.
Galuh Yudha® @dialektikayudha
013. Sikap kemasyarakatan NU bercirikan tawasuth (sikap tengah), tasamuh (sikap toleran), tawazun (sikap seimbang), serta amar ma’ruf nahi munkar.
Load Remaining (112)

Comment

Yaqub Walker @yaqubwalker 30/06/2018 03:00:12 WIB
Si Akmal ini orangnya agak aneh sih, suka nyinyir tapi nggak suka kalo dinyiyirin balik. Ini nih ada sedikit bukti kelakuannya di media sosial: https://chirpstory.com/li/395654
Login and hide ads.