4
// Jax @JackVardan
Pecitraan jilid II, di sini gua gak habis pikir dengan konsultan pencitraannya. Idul Fitri itu, sesusah susahnya orang, dia bakal kasih pakaian terbaik untuk menghormati orang yang mengundang. Gak perlu baru, paling enggak sopan. Celana kolor dan topi caping? Terlalu lebay.
// Jax @JackVardan
Banyak hal halu yang dipertontonkan konsultan pencitraan. Kerja amatiran dan memang sangat amatir. Kekacauan branding sedari awal di Solo, hal yang paling fatal diantaranya adalah terkait, "esemka". Jangan tipu rakyat.
// Jax @JackVardan
Bagaimana branding itu kacau? Mempertontonkan cangkul, turun ke sawah, blusukan ke wilayah tani, tapi mengapa jadi kacau? Kekacauan saat bicara impor komoditas pangan. Kontra dengan branding berbau tani. Impor mengalir deras. Ini yang membuat rakyat berpikir ulang.
// Jax @JackVardan
Dari kekacauan branding sangat disimpulkan bahwa tak ada visi yang jelas, karena orientasinya kekuasaan. Sekadar lips service, skenario, dan kontra dengan kebijakan. Untuk dua periode sudah gak layak, apa yang mau dipertahankan?
// Jax @JackVardan
"Kenapa ribut dan menagih janji, padahal kamu tidak memilih?", tanya die hardnya. Begini, kontestasi politik itu berlomba dalam visi dan misi, ada janji di dalamnya. Bagi yang kalah dalam kontestasi, maka sepakat dengan visi yang didengungkan, karena politik untuk rakyat.
// Jax @JackVardan
Utang luar negeri tidak masalah, masalahnya ada yang janji tolak utang luar negeri tapi malah utang. Impor itu biasa, tapi terkait swasembada, bagaimana dikatakan swasembada, jika saat panen justeru impor ditambah impor deras sejumlah komoditas. Janjilah sesuai kemampuan.
// Jax @JackVardan
Oh iya, ada lagi bentuk kekacauan branding yang sangat menyengat. Ini hal lucu karena tidak sinkron antara konsultan pencitraan dan awak eksekutif. Apa saja itu? Pelan-pelan kita bahas, hal telanjang yang menelanjangi struktur yang mulai membusuk itu.
// Jax @JackVardan
Dengan berat hati gua mau nyampaikan, bahwa pak jokowi low power didalam struktur yang dia pimpin. Beliau malah jadi korban karena kegagalan orang-orang di sekelilingnya, serta kegagalan konsultan pencitraan yang tanpa kontrol dan tidak sinkrondengan kebijakan. Maksudnya?
// Jax @JackVardan
Ya tak ada power dalam mengatur ritme dan menguasai isu nasional. Seperti jalan sendiri-sendiri, Tumpang tindihnya kebijakan, kontra kebijakan, kekacauan branding berulang kali, di sini Pak Jokowi terlihat nyaman saja sementara semua menjadi bola salju yang terus membesar.
// Jax @JackVardan
"Lord LBP" ini yang harusnya ditertibkan. Ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya tentang siapa sebenarnya yang memimpin istana. Delegasi segala urusan yang sibuk jadi centeng kana kiri, reklamasi, urusan CPO sawit, utang luar negeri, urusan IMF, delegasi ke US. Bikin bingung?
// Jax @JackVardan
"Lord LBP" kemaritiman yan sibuk urus sabang yang sekarang punya hak ases oleh India, kawasan wisata TOBA, proyek LRT, IMF WB Bali, Kuala Tanjung Internasional Hub Port and Industrial Estate dan (KEK) Sei Mangke pengembangan Kuala Namu International Airport and Aerocity Sumut.
// Jax @JackVardan
"lord LBP" Kalimantan Utara, proyek yang ditawarkan pengembangan kawasan industri Klaster Smelter Alumina dan Alumunium, Klaster Energi, kawasan industri dan pelabuhan internasional Tanah Kuning. Selain itu pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air Bulungan.
// Jax @JackVardan
"lord LBP" kawasan Sulawesi Utara, proyek investasi yang ditawarkan yakni pembangunan Pelabuhan Internasional Bitung, Kawasan Industri Bitung, dan Manado dan Lembe MICE dan sektor pariwisata.
// Jax @JackVardan
Ini semua terkait OBOR dan topeng investasi yang padahal invasi. Malaysia sudah masuk fase kontra "yida yilu". Alhamdulillah titik jakarta, "yida yilu", terlempar oleh riyad dan liberti. Kalau ada yang jadi centeng dan kini tak bisa apa-apa lagi. Karena tau siapa yang dihadapi.
// Jax @JackVardan
Kenapa saya concern dengan perkara "yida yilu"? Jauh sebelum 12 juni sudah saya katakan. Dan Indonesia adalah kue. Inilah yang dihadapi "lord LBP", apa dia berani? pic.twitter.com/JyLckWh3Od
Expand pic
Expand pic
// Jax @JackVardan
Kita sisihkan dulu yida yilu, kembali gimana konsultan pencitraan yang tidak mengerti dengan apa yang dilakukan oleh awak eksekutif. Kita bahas kekacauan demi kekacauan branding yang justeru terus dan akan menggerus elektabilitas. Kalian bukan time traveler. Terlambat.

Comment

Login and hide ads.