0
BurSubur @SuburBur
BI menyatakan uang yang ada stempel PRABOWO akan dimusnahkan dan TIDAK LAYAK EDAR. Pedagang bisa menolak jika ada yang gunakan uang tersebut sbg alat pembayaran. Konsumen juga bisa menolak jika menerima uang tersebut sbg alat kembalian. #TolakUangBerstempel pic.twitter.com/aGjT7F99xZ
Expand pic
Expand pic
agan adi @HadiAdi28
@SuburBur Apa ngak ada ide yg lain cuy.bodoh amat yah
Jogja Paperbag @JogjaPaperbag
@SuburBur Dibuang Sayang...Solusi terbaik diTukar ke BI krn dianggap Rusak 😝😅😝
☆࿐ཽ༵ a̾r̾̾ie̾ ࿐ཽ༵☆ @JawiDwipa
@YRadianto @fadlizon @Gerindra @prabowo Apakah ini sudah termasuk tindakan pidana... Itu yg saya tanyakan om😊
@BlueSky217
@ganafmargi @Next_J2P @tioharimurtie UUD no 7 thn 2011..pasal 35 kurungan 5 thn penjara.denda 1 miliar😆

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia kembali mengingatkan khalayak untuk tidak mencorat-coret uang, karena termasuk pelanggaran dan bisa kena pidana.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Suhaedi mengatakan orang yang dengan sengaja merusak atau menghancurkan uang bisa dikategorikan melanggar UU No. 7 tahun 2011 pasal 35 dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

"Setiap orang yang sengaja merusak, memotong, menghancurkan uang bisa dijerat UU No.7 tahun 2011 tentang mata uang, bisa dipidanakan," ujar Suhaedi di Kantor Pusat BI, Jakarta Selasa (2/2/2016).

Walaupun begitu, hingga kini belum ada orang yang pernah dipermasalahkan karena melanggar undang-undang ini. Menurut dia, hingga saat ini BI menggunakan pendekatan yang lebih halus.

URL KOMPAS.com 85 Hati-hati, Mencoret-coret Uang Bisa Kena Pidana... - Kompas.com Orang yang dengan sengaja merusak atau menghancurkan uang bisa dikategorikan melanggar UU No. 7 tahun 2011 pasal 35 dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.
☆࿐ཽ༵ a̾r̾̾ie̾ ࿐ཽ༵☆ @JawiDwipa
MERUSAK RUPIAH BISA DIPENJARA 5 TAHUN dan DENDA Rp 1 MILIAR MENSTEMPEL UANG RESMI APAKAH TERMASUK MERUSAK UANG RUPIAH? ADA YG BISA JELASKAN? pic.twitter.com/eIENfvRel9
Expand pic
☆࿐ཽ༵ a̾r̾̾ie̾ ࿐ཽ༵☆ @JawiDwipa
Merujuk pada Pasal 35 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011. Ayat pertama menyebut setiap orang yang sengaja merusak, memotong, menghancurkan, dan mengubah nilai rupiah dengan maksud merendahkan kehormatan rupiah termasuk tindakan pidana. pic.twitter.com/FPvpTt1sbT
Expand pic
☆࿐ཽ༵ a̾r̾̾ie̾ ࿐ཽ༵☆ @JawiDwipa
@denmasz Ini sudah jelas berarti perlu diciduk pihak gerombolan sebelah
s_shinta @i_sshinta
@Next_J2P @RizmaWidiono Kl menyangkut kubu sono, senyaapp, suaranya nyaris tak terdengar 😊
Balian @sparkiee70
@Next_J2P Paling ujung2nya kalau viral akan bela diri:"kami difitnah" keluar play victim nya. Drama ketebak.
Casava @4Y4NKZ
Bank Indonesia akan menghancurkan uang rupiah berstempel ganti presiden 2019 dan Prabowo Subianto," Dan Uang itu Tidak Berlaku alias tdk ada nilainya. jadi tidah sah untuk Jual Beli. merdeka.com m.merdeka.com/peristiwa/bi-a…
RosoJati @MuhSujarw4
Saya kok meliatnya jauh. Kenapa hanya dihancurkan? Logikanya. Kalo ada uang asli yg dicetak di BI dan uang itu ber stempel Prabowo, maka dipastikan dalam tubuh BI ada orang2 yg Pro Prabowo. Kok bisa?.... Kenapa BI kok tidak Pro Pemerintah yg sah. Harus diusut twitter.com/4Y4NKZ/status/…
The Investor @maximvs09
@MuhSujarw4 Mas. Uang itu distempel setelah beredar. Bukan sebelumnya.
Wan AIBON @Abdoelghanii
@MuhSujarw4 kayaknya bukan dari BI tapi pihak2 lain yg bikin stempel sendiri.
Load Remaining (1)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.