"Dari Analisa DPT 2009 dan 2014 Mudah Bagi Rakyat Menyimpulkan Siapa Pelaku Pencurangan Pilpres 2009 dan 2014 Serta Otak Pelaku Sabotase Proyek EKTP" - by @albertpanjaitn

Peledakan Bom Mega Kuningan dan Kedubes Australia keduanya trjadi tak lama usai pilpres 2004 dan 2009
0
Batak Modern @BatakModeren

"Daftar Panjang Korban Pengkhianatan @SBYudhoyono Kepada Para Tokoh dan Negara. Siapa Mau Menyusul Korban SBY Berikutnya?" By @Toni_Soecipto - Chirpstory chirpstory.com/li/395015 lewat @chirpstory

16/06/2018 08:17:20 WIB
Batak Modern @BatakModeren

"Semakin Banyak Terungkap Fakta SBY Bantu Kemenangan Jokowi dan Mengkhianati Prabowo-Hatta Pada Pilpres 2014" Keledai dungu yang terperosok ke lubang sama berkali2 by @IreneViena - Chirpstory chirpstory.com/li/378321 lewat @chirpstory

16/06/2018 08:18:08 WIB
Batak Modern @BatakModeren

1. Pemilu dan Pilpres Indonesia adalah salah satu tercurang di dunia dengan melibatkan jumlah pemilih siluman/fiktif/ganda/di bawah usia terbesar di dunia: sekitar 26 juta - 30 juta pemilih ilegal atau setara 2 kali total pemilih Malaysia tahun 2018 kemarin yg hanya 14 juta orang

16/06/2018 13:56:19 WIB
Batak Modern @BatakModeren

2. Kecurangan pemilu-pilpres di Indonesia berubah dari pemaksaan, intimidasi terhadap rakyat pemilih seperti terjadi pada masa ORBA, menjadi pencurangan melalui manipulasi dan rekayasa hasil pemilu-pilpres seperti terjadi pada pemilu-pilpres 2009 dan 2014

16/06/2018 13:58:35 WIB
Batak Modern @BatakModeren

3. Esensi dari pemilu-pilpres adalah hasil perhitungan suara. Modus pencurangan pemilu-pilpres ditujukan utk dapat mengubah hasil perhitungan suara sehingga menguntungkan pihak tertentu (partai, capres, cakada)

16/06/2018 14:00:37 WIB
Batak Modern @BatakModeren

4. Banyak cara pencurangan pemilu-pilpres: 1. Penggelembungan DPT dg menambah pemilih (nama ganda, pemilih fiktif, pemilih sdh meninggal, pemilih di bawah umur dst) 2. Manipulasi hasil perhitungan dg menyertakan pemilih ilegal 3. Mengubah hasil perhitungan melalui intercept dll

16/06/2018 14:04:29 WIB
Batak Modern @BatakModeren

5. 4. Menambah jumlah TPS dg memasukan TPS fiktif dan pemilih fiktif 5. Memalsukan hasil rekap perhitungan di semua tahapan perhitungan

16/06/2018 14:06:12 WIB
Batak Modern @BatakModeren

6. Cara mencurangi atau modus pencurangan pemilu-pilpres Indonesia yg paling kasat mata, brutal dan radikal adalah melalui penggelembungan DPT Pemilu-Pilpres Paling parah terjadi pada Pemilu 2009 dan 2014 di mana terdapat 26-30 juta pemilih fiktif masuk dlm hasil perhitungan

16/06/2018 14:10:08 WIB
Batak Modern @BatakModeren

7. Mari kita lihat bukti terjadi pencurangan Pilpres 2009 dan 2014. Kita mulai dari membuka kembali DPT pemilu sebelumnya 2004 1999 1997 1992 1987 1982 1977 1971 Kita akan melihat betapa besar Pemilih Siluman di pemilu 2009 dan 2014

16/06/2018 14:13:05 WIB
Batak Modern @BatakModeren

8. Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 1971 sd 1997 adalah DPT paling akurat dalam sejarah Indonesia karena tertib administrasi penduduk, pelaksanaan Sensus Penduduk (1971, 1980, 1990) dan efektifitas pemerintah ORBA 'mewajibkan' rakyat agar terdaftar sbg pemilih & memberikan suara

16/06/2018 14:16:48 WIB
Batak Modern @BatakModeren

9. Daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu dibanding jumlah total penduduk, diperoleh prosentase sbb: DPT Dibanding Jumlah Penduduk 1971 = 53% 1977 = 55% 1982 = 53% 1987 = 55% 1992 = 56% 1997 = 60% 1999 = 57%

16/06/2018 14:18:20 WIB
Batak Modern @BatakModeren

10. Perbandingan DPT dg Jumlah Penduduk rata pada kisaran 53-60% pada Pemilu 1971 sd 1999 Perhatikan DPT Pemilu - Pilpres setelah 1999 2004 = 67% 2009 = 76% 2014 = 75% 2019 = 74% (estimasi KPU)

16/06/2018 14:25:17 WIB
Batak Modern @BatakModeren

11. Sekali lagi cermati baik2 DPT : Jumlah Penduduk 1971 = 53% 1977 = 55% 1982 = 53% 1987 = 55% 1992 = 56% 1997 = 60% 1999 = 57% 2004 = 67% 2009 = 76% 2014 = 75% 2019 = 74% (estimasi KPU)

16/06/2018 14:26:20 WIB
Batak Modern @BatakModeren

12. Data hasil sensus penduduk dianggap sebagai data paling akurat utk mengetahui jumlah penduduk Jumlah Penduduk RI 1971 = 119 juta 1980 = 147 juta (28 juta) 1990 = 179 juta (32 juta) 2000 = 206 juta (27 juta) 2010 =  237 juta (29 juta) 2020 =  269 juta (32 juta) est

16/06/2018 14:31:17 WIB
Batak Modern @BatakModeren

13. Bandingkan jumlah penduduk pada tahun pemilu 1971 = 119 juta 1980 = 147 juta 1990 = 179 juta 2000 = 206 juta 2010 =  237 juta (29 juta) 2020 =  269 juta (32 juta) 1999 = 203 juta 2004 = 217 juta 2009 = 233 juta 2014 = 248 juta 2018 = 264 juta 2019 = 267 juta

16/06/2018 14:33:27 WIB
Batak Modern @BatakModeren

14. Berdasarkan data DPT dibanding jumlah penduduk tadi dapat dianalisa sbb: Bahwa DPT akurat adalah pada kisaran 53% - 56% Bahwa DPT 1997 mencapai 60% diduga sebagai akibat penggelembungan jumlah pemilih oleh rezim ORBA

16/06/2018 14:35:30 WIB
Batak Modern @BatakModeren

15. Pada tahun 1997 terjadi lonjakan DPT hingga 60% dari jumlah penduduk Kita tahu saat itu rezim ORBA menggunakan segala cara untuk memastikan supremasi Golkar di Pemilu 1997 & mempertahankan kekuasaan ORBA yg tengah menghadapi perlawanan hebat dari lawan2 politik ORBA

16/06/2018 14:38:35 WIB
Batak Modern @BatakModeren

16. Terbukti ketika pada tahun 1999 di mana Indonesia pertama kali melaksanakan pemilu secara benar2 LUBER, jumlah DPT kembali mengalami penurunan atau dikoreksi menjadi 57% dibanding jumlah penduduk Secara umum, penetapan DPT pada masa ORBA dan Habibie lebih akurat akuntable

16/06/2018 14:41:09 WIB
Batak Modern @BatakModeren

17. Mengenai Penetapan DPT terbukti rezim ORBA lebih baik, lebih jujur dan lebih akurat dibanding periode setelah Habibie Pemerintah ORBA selalu melakukan Sensus Penduduk setiap 10 tahun, sehingga akurasi jumlah penduduk Indonesia - DPT Pemilu lebih dapat dipertanggungjawabkan

16/06/2018 14:43:28 WIB
Batak Modern @BatakModeren

18. Bahwa lonjakan tajam jumlah pemilih DPT Pemilu 2004 sebesar 67% adalah nyata-nyata sebagai akibat dari penggelembungan DPT oleh oknum bejat perampok kedaulatan dengan modus penggandaan pemilih, pencantuman pemilih fiktif dan pencantuman WNI di bawah umur sebagai pemilih.

16/06/2018 14:46:23 WIB
Batak Modern @BatakModeren

19. Mengacu pada prosentase ideal DPT 53%-57% dari jumlah penduduk, maka pada pemilu - pilpres 2004 terdapat sedikitnya penggelembungan sebesar 10% dari jumlah total pemilih atau sekitar 15 juta pemilih siluman/fiktif/ganda/di bawah umur.

16/06/2018 14:47:41 WIB
Batak Modern @BatakModeren

20. Selanjutnya, pada pemilu 2009 di mana DPT sebesar 76% dari total penduduk, maka dipastikan terjadi penggelembungan sekitar 20% dari jumlah DPT seharusnya atau sekitar 30 juta pemilih siluman/fiktif/ganda/di bawah umur. Benar2 perampokan terhadap kedaulatan rakyat Indonesia

16/06/2018 14:49:18 WIB
Batak Modern @BatakModeren

21. Jumlah pemilih pilpres pada DPT 2009 sebesar 176 juta, sedangkan jumlah akurat pemilih Pilpres 2009 diyakini adalah sebesar 146 juta atau paling banyak 150 juta pemilih

16/06/2018 14:51:00 WIB
Batak Modern @BatakModeren

22. Bahwa penggelembungan DPT 2009 di mana jumlah pemilih fiktif/siluman/ganda/di bawah umur sebanyak 26 juta sampai 30 juta pemilih adalah sebuah kejahatan besar terhadap demokrasi, pemilu dan kedaulatan rakyat. Pelakunya adalah perampok demokrasi dan kedaulatan rakyat

16/06/2018 14:54:46 WIB
Batak Modern @BatakModeren

23. Bahwa penggelembungan DPT dengan jumlah hampir sama terjadi lagi pada pilpres 2014. Pada DPT 2014 terdapat 26 juta sampai 30 juta pemilih siluman/fiktif/ganda/di bawah umur. Pemenang pemilu dan pilpres 2009 dan 2014 ditentukan oleh pemilih siluman

16/06/2018 14:55:40 WIB
Load Remaining (17)

Comment